• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Direktur GWPP sekaligus Pemimpin Redaksi (Pemred) Tugu Media Group Nurcholis MA Basyari (kiri) dan mantan Wartawan Media Indonesia Haryo Prasetyo (kanan) dalam Jurnalisme Pendidikan Batch 3 pada Rabu (29/09/2021). (Foto: Mochamad Abdurrochim/Tugu Jatim)

Direktur GWPP sekaligus Pemimpin Redaksi (Pemred) Tugu Media Group Nurcholis MA Basyari (kiri) dan mantan Wartawan Media Indonesia Haryo Prasetyo (kanan) dalam Jurnalisme Pendidikan Batch 3 pada Rabu (29/09/2021). (Foto: Mochamad Abdurrochim/Tugu Jatim)

Angkat Isu Pendidikan, Jurnalis Harus Variatif dalam Investigative Reporting

Dwi Lindawati by Dwi Lindawati
5 years ago
in News, Pendidikan
0
Share on FacebookShare on Twitter

TUBAN, Tugujatim.id – Program Fellowship Jurnalisme Pendidikan Batch 3 terus memberikan materi-materi yang menarik terkait jurnalistik pada Rabu pagi (29/09/2021) secara virtual. Program yang diinisiasi Gerakan Wartawan Peduli Pendidikan (GWPP) ini membahas soal berita yang lebih mendalam, yakni berita investigasi atau investigative reporting.

Ciri khas penulisan berita investigasi itu melibatkan proses riset dan reportase yang lebih mendalam dibandingkan liputan jurnalistik jenis lainnya. Selain itu, juga ada kegiatan paper trail atau penelusuran dokumen dalam mencari kebenaran dan mendukung hipotesis yang dibangun.

You might also like

Jawa Timur.

Kabut dan Udara Kabur Mendominasi, Waspadai Jarak Pandang di Jawa Timur 4 Juni 2026

04/06/2026 8:23 AM
BGN

Eks Kepala BGN Jadi Tersangka Korupsi MBG, Dugaan Modus hingga Harta Kekayaan Dadan Hindayana Terkuak

03/06/2026 10:41 PM

“Investigasi atau penyelidikan serta penelusuran dalam jurnalisme ini diterapkan terhadap kasus yang belum terungkap atau tersembunyi,” ujar mantan Wartawan Media Indonesia Haryo Prasetyo di hadapan peserta FJP saat menjadi narasumber pada Rabu (29/09/2021).

Pelatihan jurnalistik dalam Fellowship Jurnalisme Pendidikan 2021 Batch 3 yang diselenggarakan Gerakan Wartawan Peduli Pendidikan (GWPP) bekerja sama dengan PT Paragon Technology and Innovation pada Rabu (29/09/2021). (Foto: Mochamad Abdurrochim/Tugu Malang/Tugu Jatim)
Pelatihan jurnalistik dalam Fellowship Jurnalisme Pendidikan 2021 Batch 3 yang diselenggarakan Gerakan Wartawan Peduli Pendidikan (GWPP) bekerja sama dengan PT Paragon Technology and Innovation pada Rabu (29/09/2021). (Foto: Mochamad Abdurrochim/Tugu Malang/Tugu Jatim)

Dia mengatakan, gaya penulisannya sedikit mirip dengan indepth reporting, hanya di bagian tertentu saja berbeda.

“Kalau indepth reporting tidak ada ada intensi untuk membongkar dugaan penyimpangan, kesalahan, kelemahan, pelanggaran hukum, dan atau kejahatan pihak tertentu, tapi sekadar memperdalam suatu isu,” ujarnya.

Sedangkan investigative reporting, dia menjelaskan, sangat cenderung membuktikan benar dan tidaknya hipotesis tentang adanya dugaan penyimpangan tersebut dengan melakukan pengumpulan fakta empiris yang belum terungkap.

“Sebelum hasil investigative reporting diterbitkan, ada pengujian potensi persoalan hukum yang akan muncul atau lebih dari itu atau tidak,” terangnya.

Narasumber dan peserta Fellowship Jurnalisme Pendidikan 2021 Batch 3 pada Rabu (29/09/2021). (Foto: Mochamad Abdurrochim/Tugu Malang/Tugu Jatim)
Narasumber dan peserta Fellowship Jurnalisme Pendidikan 2021 Batch 3 pada Rabu (29/09/2021). (Foto: Mochamad Abdurrochim/Tugu Malang/Tugu Jatim)

Menurut dia, sebenarnya banyak topik yang bisa dikerjakan dalam isu pendidikan. Dia memberi contoh soal penyimpangan dana bantuan operasional sekolah (BOS), jual beli kursi di sekolah-sekolah favorit, hingga korupsi dana pembangunan gedung dinas pendidikan maupun gedung sekolah.

Selain itu, jurnalis juga bisa membahas soal korupsi dana bantuan untuk kegiatan belajar mengajar selama pandemi, seperti subsidi pulsa yang tidak disalurkan atau diselewengkan, anggaran penyiapan prokes saat dimulainya PTM, pungutan liar kepada siswa di sekolah-sekolah negeri, dan masih banyak yang lainnya.

“Nanti setelah dibekali dengan banyak teknik dan jenis penulisan, terutama soal indepth reporting, feature, maupun lain-lainnya. Kita akan mencoba mengarusutamaknan isu pendidikan. Caranya dengan penulisan berita yang variatif,” ujarnya.

Untuk diketahui, dalam program ini hadir pula Direktur GWPP sekaligus Pemimpin Redaksi (Pemred) Tugu Media Group Nurcholis MA Basyari. Ya, Fellowship Jurnalisme Pendidikan Batch 3 yang digagas oleh Gerakan Wartawan Peduli Pendidikan (GWPP) ini didukung oleh PT Paragon Technology and Innovation. Paragon sendiri adalah brand kosmetik yang menghasilkan produk Wardah, Make Over, Emina, Kahf, dan Putri.

 

Tags: Fellowship batch 3Fellowship Jurnalisme Pendidikan 2021Isu pendidikanPelatihan jurnalistikPT Paragon Technology and Innovation
Dwi Lindawati

Dwi Lindawati

Related Stories

Jawa Timur.

Kabut dan Udara Kabur Mendominasi, Waspadai Jarak Pandang di Jawa Timur 4 Juni 2026

by Dwi Linda
04/06/2026 8:23 AM
0

Tugujatim.id - Prakiraan cuaca Jawa Timur untuk Kamis (04/06/2026) menunjukkan dominasi kabut, udara kabur, dan kondisi berawan di banyak wilayah,...

BGN

Eks Kepala BGN Jadi Tersangka Korupsi MBG, Dugaan Modus hingga Harta Kekayaan Dadan Hindayana Terkuak

by Mochamad Abdurrochim
03/06/2026 10:41 PM
0

Tugujatim.id - Mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, resmi ditahan Kejaksaan Agung (Kejagung) setelah ditetapkan sebagai tersangka kasus...

Bawang Merah

Harga Bawang Merah di Probolinggo Tembus Rp65 Ribu, Dipicu Permintaan Iduladha

by Mochamad Abdurrochim
03/06/2026 8:13 PM
0

PROBOLINGGO, Tugujatim.id - Harga bawang merah di Kabupaten Probolinggo masih bertahan tinggi usai Hari Raya Iduladha 2026. Di sejumlah pasar...

Semeru

Pendaki Semeru Terjatuh Saat Lewat Jalur Ilegal, Evakuasi Terkendala Medan Curam

by Mochamad Abdurrochim
03/06/2026 6:15 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Pendaki Semeru kembali memakan korban. Seorang pendaki dilaporkan terjatuh di lereng Gunung Semeru usai nekat melintas melalui...

Next Post
Kawasan tertib lalu lintas di Simpang Empat BCA Jalan Panglima Sudirman, Kota Batu, ini diawasi kamera ETLE. (Foto: M. Ulul Azmy/Tugu Malang/Tugu Jatim)

Efektif Kurangi Angka Pelanggaran Lalin, Polres Batu Pasang Kamera ETLE Baru di 8 Titik

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID