MOJOKERTO, Tugujatim.id – Arus balik pada Idulfitri 1447 Hijriah tampaknya mulai terasa. Seperti volume penumpang kereta api yang mulai mencatat kenaikan. Keterangan dari pihak KAI Daops 8 Surabaya menyebutkan, sedikitnya 1.927 penumpang menggunakan layanan Stasiun Mojokerto.
Sementara itu, catatan penumpang hingga Selasa (24/03/2026) menyebutkan bahwa sebaran penumpang tampak tidak terpaut jauh. Total 904 penumpang berangkat dan 1.023 penumpang tiba di Stasiun Mojokerto. Jumlah ini diprediksi akan meningkat seiring kedatangan kereta api jarak jauh hingga malam hari.
Baca Juga: Hingga H+10 Lebaran, Prediksi Penumpang di Stasiun Mojokerto Bisa Tembus 26.842 Orang
“Pada masa angkutan lebaran periode 11 hingga 24 Maret 2026, Stasiun Mojokerto telah melayani 22.115 penumpang. Jumlah ini terdiri dari 11.736 orang berangkat dan 10.379 orang tiba di stasiun tersebut,” terang Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya Mahendro Trang Bawono pada Selasa (24/03/2026).
Masih kata Mahendro, selama periode masa angkutan Lebaran 2026 yang dimulai sejak 11 Maret 2026 atau H-10 hingga 01 April 2026 H+10 mendatang, Stasiun Mojokerto diprediksi akan dipadati oleh 31.225 penumpang. Prediksi ini terdiri dari 15.524 orang berangkat dan 15.701 orang tiba.
“Puncak arus mudik di Stasiun Mojokerto tercatat pada 19 Maret lalu dengan total 2.073 penumpang, terdiri dari 1.252 penumpang berangkat dan 821 penumpang tiba,” sambung Mahendro.
Sementara, periode arus balik diprediksi mencapai puncak pada 23 Maret 2026 dengan total 2.214 penumpang, yang terdiri dari 1.154 penumpang berangkat dan 1.060 penumpang tiba.
Baca Juga: 27 Ribu Penumpang Naik-Turun di Stasiun Mojokerto selama Nataru, Arus Balik Masih Tinggi
Pada masa angkutan Idulfitri tahun ini, Stasiun Mojokerto setiap harinya menyediakan 32 perjalanan kereta api jarak jauh. Layanan ini terdiri dari 28 perjalanan kereta api reguler dan 4 perjalanan kereta tambahan.
“Kami turut mengimbau pelanggan agar tidak datang terlalu dekat dengan waktu keberangkatan, serta mengatur waktu kedatangan di stasiun lebih awal untuk menghindari risiko tertinggal kereta,” tandas Mahendro.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Writer: Hanif Nanda Zakaria
Editor: Dwi Lindawati








