MALANG, Tugujatim.id – Generasi Z dan milenial menjadi perhatian khusus dalam acara diskusi politik yang digelar di sebuah kafe di bilangan jalan Jakarta, Kota Malang, Kamis (21/11/24). Dalam diskusi tersebut, mantan juru kampanye nasional (Jurkamnas) Ganjar Pranowo pada Pilpres 2024, Aryo Seno Bagaskoro hadir bersama calon Wali kota Malang, Heri Cahyono.
Ketua Tim Pemenangan Daerah (TPD), Risma-Gus Hans, Amithya Ratnanggani Siradhuhita, mengungkapkan bahwa acara tersebut sengaja dirancang untuk memberikan perspektif politik kepada generasi muda, terutama terkait Pilkada Serentak 2024.
“Kami ingin generasi muda memahami kondisi politik di Kota Malang dan meresponsnya dengan referensi serta perspektif yang luas. Mereka harus mampu menentukan siapa pemimpin yang layak memimpin lima tahun ke depan,” ujar Amithya disela-sela diskusi, Senin (20/11).
Menurut Amithya, diskusi tersebut melibatkan anak-anak muda dari berbagai latar belakang, tanpa membatasi komunitas tertentu. Generasi muda dengan rentang usia 25 tahun itu diundang untuk mendengar langsung pandangan Arya Seno Baskoro, serta berbagi pengalaman soal politik di usia muda.

“Anak muda perlu memahami bahwa dunia politik bukan sekadar apatisme atau ketidakpedulian. Dengan forum seperti ini, mereka diajak untuk berdialog dan mengungkapkan gagasan mereka secara langsung, sesuatu yang tidak bisa ditemukan di media sosial,” tambahnya.
Selain itu, acara ini juga membuka ruang inklusif dengan melibatkan berbagai kalangan, termasuk komunitas disabilitas tuli. “Kami ingin forum ini menjadi tempat bagi semua kelompok, mulai dari perempuan hingga komunitas disabilitas, agar semua dapat memahami kondisi perpolitikan saat ini,” katanya.
Amithya menekankan pentingnya pendekatan langsung untuk menyosialisasikan Pilkada kepada generasi muda. “Di era disrupsi teknologi, informasi yang mereka peroleh sering kali parsial. Dengan bertatap muka, mereka bisa brainstorming, belajar bagaimana berpikir kritis, dan memahami dinamika politik,” jelasnya.
Aryo mengatakan bahwa aspirasi dari anak-anak muda sangat vital untuk didiskusikan dan disampaikan terus menerus.
“Sebentar lagi Indonesia mengadakan pemilihan serentak kepala daerah. Baik walikota, bupati, dan gubernur dan wakil-wakilnya. Jangan lewatkan kesempatan untuk diam saja dan tidak memilih,” tegas Aryo dihadapan ratusan anak muda.
Alumnus Fisip Unair Surabaya itu, mengatakan memahami visi misi sedalam mungkin dari seluruh calon yang ada menjadi sangat penting. Ruang-ruang terbuka untuk diskusi bisa menjadi media penting memahami apa yang dibawa calon-calon kepala daerah sehingga muda-mudi bisa menyelaraskan apa yang diinginkan dari seorang pemimpin.
Menurut Aryo, pemimpin yang akan terpilih akan menentukan nasib kaum muda-mudi kedepan.
“Pahami yang akan dipilih. Piliih yang memang mewakili hati nurani dan memiliki visi misi jelas. Ayo kritis dan aktif dalam hal-hal seperti ini. Pesta demokrasi ini menentukan nasib pembangunan kedepan,” tegas Aryo yang juga Politisi PDI Perjuangan itu.
Dengan adanya diskusi semacam ini, diharapkan generasi Z dan milenial lebih memahami arti penting Pilkada, sehingga dapat memberikan suara mereka dengan bijak demi masa depan daerahnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Reporter : Yona Arianto Anggoro
Editor: Darmadi Sasongko








