Atasi Stunting, Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor: Bangun Pipanisasi untuk Peroleh Air Higienis

  • Bagikan
Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor saat Rapat Paripurna di DPRD Sidoarjo, Rabu (16/06/2021).(Foto: Dimas Ari/Tugu Jatim)
Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor saat Rapat Paripurna di DPRD Sidoarjo, Rabu (16/06/2021).(Foto: Dimas Ari/Tugu Jatim)

SIDOARJO, Tugujatim.id – Munculnya kasus stunting di Kabupaten Sidoarjo akibat beberapa ibu hamil dan bayi meminum air tanah yang tidak higienis. Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor pun menegaskan ada pembuatan pipanisasi dari alat umbulan agar warga di desa-desa dapat terhubung dengan air bersih dan higienis.

“Tindak lanjutnya kemarin pada 2021-2022, pipanisasi dari alat umbulan. Memang ada beberapa desa yang jadi lokus utama adanya stunting dikarenakan minum air tanah,” terangnya, Rabu (16/06/2021).

Selain itu, Ahmad menerangkan, lokus-lokus itu bakal dihubungkan ke beberapa desa agar air bersih dapat mengalir dengan lancar melalui umbulan tersebut.

“Lokus-lokus ini nanti kami arahkan untuk buat sambungan. Kemarin kami arahkan rapat, beberapa desa akan mendapat air dari umbulan itu,” tegasnya.

Di sisi lain, untuk air bersih tersebut bakal mendapatkan subsidi per dirigen. Ahmad menjelaskan, dia berharap warga Kabupaten Sidoarjo yang ada di desa-desa dapat segera beralih dari pemakaian air tanah ke air bersih yang higienis untuk mengurangi kasus stunting.

“Tentu dengan subsidi, per dirigen, maka bagaimana masyarakat bisa beralih untuk minum yang lebih higienis untuk dirinya sendiri dan bayinya,” bebernya.

“Beberapa desa nanti kami arahkan agar bergerak ke sana agar tidak hanya orientasi (air layak minum, red) saja. Tapi, juga profit (mendapat keuntungan, red). Agar yang ngurusi juga bisa merawat begitu,” ujarnya.

  • Bagikan