• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Harga cabai rawit. (Foto: Mila Arinda/Tugu Jatim)

Pedagang cabai rawit di Pasar Kota Bojonegoro. (Foto: Mila Arinda/Tugu Jatim)

Awal Desember, Harga Cabai Rawit di Pasar Bojonegoro Tembus Rp 55 Ribu Per Kilo

Dwi Lindawati by Dwi Lindawati
5 years ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

BOJONEGORO, Tugujatim.id – Awal Desember 2021, harga cabai rawit di Pasar Kota Bojonegoro mengalami kenaikan hingga mencapai Rp 55.000 per kilogram. Padahal di akhir November lalu, harganya masih di angka Rp 45.000.

Hal tersebut diungkap salah satu pedagang komoditas di Pasar Kota Bojonegoro bernama Yuni. Menurut dia, kenaikan harga cabai rawit diakibatkan cuaca hujan yang saat ini terjadi di wilayah Indonesia sehingga membuat produksi cabai menurun.

You might also like

Pasar Gadang.

Pembangunan Pasar Gadang Malang Dinilai Lambat, Warga Khawatir Pedagang Kembali ke Pinggir Jalan

13/06/2026 6:08 PM
Pemkot Malang.

Harga Pertamax Naik, Pemkot Malang Lirik Kendaraan Listrik Tekan Anggaran

13/06/2026 5:25 PM

“Kalau sekarang kan cuaca hujan terus setiap hari, jadi cabai banyak yang membusuk sehingga harga cabai rawit,” ujarnya saat ditemui di kiosnya pada Rabu (01/12/2021).

Yuni menambahkan, kenaikan harga cabai rawit sudah berjalan sejak lima hari yang lalu. Sementara untuk cabai merah keriting dan cabai merah besar masih stabil dengan harga Rp 30.000 per kilo. Kestabilan harga juga sama dengan cabai hijau yang dijual Rp 35.000 per kilo.

Untuk komoditas lain seperti telur ayam justru mengalami penurunan, yang awalnya dijual dengan harga Rp 22.000 per kilo, kini turun menjadi Rp 20.000 per kilo. Untuk harga bawang-bawangan stabil, bawang putih dipatok dengan harga Rp 23.000 per kilo dan bawang merah dijual Rp 18.000 per kilo.

Sementara ditemui di kios berbeda, penjual minyak goreng bernama Dani juga mengungkap kenaikan harga terjadi pada penjualan minyak curah, yang awalnya hanya Rp 10.000 per kilo, namun kini harganya menjadi Rp 18.500 per kilo.

Menurut Dani, kenaikan tersebut banyak dikeluhkan masyarakat yang terbiasa menggunakan minyak curah, seperti ibu rumah tangga, perusahaan tahu, dan perusahaan kerupuk.

“Masyarakat banyak yang mengeluh. Mereka (pembeli) lebih suka menggunakan minyak curah. Kalau curah ini hitungannya kilo, dan banyakan kilo. Minyak goreng kemasan juga lebih mahal,” ungkanya.

Tags: Berita cabai terkiniBerita harga cabaiBojonegoro hari inicabai rawitCabai rawit Kota Bojonegoroharga cabai rawitHarga cabai terkiniHarga jual cabaiPedagang cabaiProduksi cabai
Dwi Lindawati

Dwi Lindawati

Related Stories

Pasar Gadang.

Pembangunan Pasar Gadang Malang Dinilai Lambat, Warga Khawatir Pedagang Kembali ke Pinggir Jalan

by Dwi Linda
13/06/2026 6:08 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Warga Kota Malang mulai mempertanyakan kelanjutan proyek penataan Pasar Induk Gadang setelah proses relokasi pedagang dilakukan sejak...

Pemkot Malang.

Harga Pertamax Naik, Pemkot Malang Lirik Kendaraan Listrik Tekan Anggaran

by Dwi Linda
13/06/2026 5:25 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) non subsidi mulai berdampak pada biaya operasional pemerintah daerah. Di tengah...

Cuaca di Jawa Timur.

Hujan Ringan dan Udara Kabur Dominasi Cuaca di Jawa Timur 13 Juni 2026, Waspadai Kelembapan Tinggi dan Jarak Pandang

by Dwi Linda
13/06/2026 8:58 AM
0

Tugujatim.id - Cuaca di Jawa Timur pada Sabtu (13/06/2026) didominasi hujan ringan, udara kabur, dan kondisi berawan di berbagai wilayah....

Santri

Terkendala Gelombang Tinggi, Pencarian Hari Kedua Santri Terseret Ombak di Blitar Nihil

by Mochamad Abdurrochim
12/06/2026 8:54 PM
0

BLITAR, Tugujatim.id - Operasi pencarian terhadap santri asal Kabupaten Kediri yang terseret ombak di Pantai Pangi, Desa Tumpakkepuh, Kecamatan Bakung,...

Next Post
Banyuwangi. (Foto: Dokumen/Tugu Jatim)

Belum ke Banyuwangi, Kalau Belum ke Waroeng Kemarang

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID