• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Anggur Shine Muscat.

Badan Karantina Indonesia menyelidiki anggur Shine Muscat impor. (Foto: Badan Karantina Indonesia)

Badan Karantina Indonesia Selidiki Dugaan Kandungan Kimia Berbahaya Anggur Shine Muscat Impor di Surabaya

Dwi Linda by Dwi Linda
2 years ago
in Nasional, News
0
Share on FacebookShare on Twitter

SURABAYA, Tugujatim.id – Badan Karantina Indonesia melakukan sidak ke tempat pemeriksaan karantina di Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya usai mendengar temuan Thailand terkait adanya dugaan kandungan residu kimia berbahaya pada anggur Shine Muscat. Tujuannya untuk memastikan seluruh komoditas tumbuhan dan bahan pangan yang sudah masuk ke Indonesia telah memenuhi prosedur karantina sesuai regulasi keamanan pangan.

“Kami memastikan bahwa setiap komoditas yang masuk melalui pintu-pintu pemasukan sudah melalui pengawasan yang ketat serta memenuhi persyaratan karantina tumbuhan, termasuk standar keamanan pangan sebagaimana diamanatkan oleh Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2019 tentang karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan,” kata Kepala Badan Karantina Indonesia Sahat M. Panggabean mengutip dari detik.com pada Kamis (31/10/2024).

You might also like

Rumah doa.

DPRD Kabupaten Pasuruan Terima Aduan Warga Tolak Dugaan Rumah Doa Ilegal di Bangil

20/07/2026 9:04 PM
Piala Dunia 2026.

Spanyol Juara Piala Dunia 2026, Ribuan Warga Nobar di Sidoarjo Senang Berhadiah Umrah hingga Sepeda Gunung

20/07/2026 6:05 PM

Baca Juga: Bidik Nasabah Baru, Inovasi Pegadaian Madiun lewat Servis Kendaraan Gratis

Dia juga menjelaskan, adanya prosedur tersebut tidak hanya untuk memastikan keamanan pangan, tetapi juga untuk meminimalisasi risiko adanya organisme pengganggu tumbuhan karantina (OPTK) yang akan berdampak pada kelestarian tanaman lokal dan keseimbangan ekosistem.

“Prosedur ini tidak hanya memastikan keamanan pangan, tetapi juga meminimalisasi risiko masuknya organisme pengganggu tumbuhan karantina (OTPK) yang bisa berdampak pada kelestarian tanaman lokal dan keseimbangan ekosistem,” jelasnya.

Menurut dia, penilaian risiko aspek keamanan pangan juga sudah dilakukan yang hasilnya telah diterapkan dalam bentuk pengawasan keamanan pangan segar asal tumbuhan melalui mekanisme rekognisi atau pengakuan sistem keamanan pangan negara asal maupun registrasi laboratorium penguji keamanan pangan di negara asal.

Dengan adanya pengawasan ketat ini, dia berharap dapat memastikan setiap komoditas yang masuk ke Indonesia aman untuk dikonsumsi. Selain itu, juga tidak akan membawa risiko bagi kesehatan manusia serta ekosistem di dalam negeri ini.

Baca Juga: Irigasi Terancam, Petugas DLHP Tuban Sat-Set Bersihkan Tumpukan Sampah di Bendungan Sungai Tempur

Sementara itu, Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan RI (BPOM) Taruna Ikrar juga mengimbau masyarakat untuk lebih waspada apabila ingin membeli produk yang diduga mengandung bahan kimia berbahaya selama proses pemeriksaan sedang berlangsung.

“Sebaiknya masyarakat meminimalisasi konsumsi anggur Shine Muscat selama proses pemeriksaan dan pengujian laboratorium dilakukan terhadap sampel anggur yang beredar di wilayah Indonesia. Masyarakat juga diharapkan tidak panik dan selalu mengecek apabila mendapatkan informasi terkait produk yang diduga mengandung bahan kimia berbahaya,” imbau Taruna Ikrar pada Kamis (31/10/2024).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id

Writer: Abidhah Jinan Salma Octavia/Magang

Editor: Dwi Lindawati

Tags: Anggur Shine Muscat viralBadan Karantina IndonesiaBerita Kota Surabaya hari iniKandungan anggur Shine MuscatKota Surabaya hari iniPelabuhan Tanjung Perak Surabaya
Dwi Linda

Dwi Linda

Related Stories

Rumah doa.

DPRD Kabupaten Pasuruan Terima Aduan Warga Tolak Dugaan Rumah Doa Ilegal di Bangil

by Dwi Linda
20/07/2026 9:04 PM
0

PASURUAN, Tugujatim.id - Perwakilan warga Lingkungan Sukalipura, Kelurahan Dermo, Kecamatan Bangil, mendatangi kantor DPRD Kabupaten Pasuruan untuk audiensi pada Senin...

Piala Dunia 2026.

Spanyol Juara Piala Dunia 2026, Ribuan Warga Nobar di Sidoarjo Senang Berhadiah Umrah hingga Sepeda Gunung

by Dwi Linda
20/07/2026 6:05 PM
0

SIDOARJO, Tugujatim.id – Ribuan warga memadati Jalan Cokronegoro di depan Pendopo Delta Wibawa, Kabupaten Sidoarjo, Senin dini hari (20/07/2026). Mereka...

Pungli.

Kasus Dugaan Pungli Sewa Lahan Pemkot Surabaya, LPMK Kalijudan Janji Kembalikan Uang Pedagang

by Dwi Linda
20/07/2026 5:18 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id - Kelurahan Kalijudan, Surabaya, menggelar pertemuan bersama LPMK Kalijudan dan para pedagang kali lima (PKL) terkait kasus pungutan...

Jembatan Sonokembang.

Jembatan Sonokembang Kota Malang Mulai Dibuka, Truk Tronton Bakal Dilarang Melintas

by Dwi Linda
20/07/2026 5:01 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Jembatan Sonokembang di Kota Malang, Jatim, kini mulai dibuka untuk masyarakat meski proses pembangunannya masih menyisakan tahap...

Next Post
Tom Lembong.

PT PPI Tanggapi Kasus Dugaan Korupsi Impor Gula yang Menyeret Tom Lembong

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID