• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Banjir Kediri. (Foto: Pipit Syahrodin/Tugu Jatim)

Ilustrasi banjir yang melanda Dusun Plosolanang, Desa Gambyok, Kabupaten Kediri, Kamis (20/01/2022). (Foto: Pipit Syahrodin/Tugu Jatim)

Banjir Kediri Akibat Alih Fungsi Lahan di Lereng Wilis? Bupati Dhito Lakukan Kajian Bencana

Dwi Lindawati by Dwi Lindawati
4 years ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

KEDIRI, Tugujatim.id – Banjir Kediri yang melanda berbagai wilayah di Kecamatan Grogol, Kamis (20/01/2022), tak hanya karena faktor hujan deras yang mengguyur selama 6 jam. Tapi, ternyata bencana itu terjadi akibat alih fungsi lahan di Lereng Wilis. Untuk itu, Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana masih melakukan pendalaman atau kajian bencana.

“Saya masih melakukan pendalaman terkait bencana Kediri, biar dinas saja yang komentar lebih lanjut,” ungkap Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana yang ditemui setelah Apel Siaga Bencana di Lapangan Desa Paron, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Kediri, Kamis (27/01/2022).

You might also like

Rumah doa.

DPRD Kabupaten Pasuruan Terima Aduan Warga Tolak Dugaan Rumah Doa Ilegal di Bangil

20/07/2026 9:04 PM
Piala Dunia 2026.

Spanyol Juara Piala Dunia 2026, Ribuan Warga Nobar di Sidoarjo Senang Berhadiah Umrah hingga Sepeda Gunung

20/07/2026 6:05 PM

Dia mengatakan, banjir Kediri yang menerjang wilayah di Kecamatan Grogol tersebut akibat hujan deras yang mengguyur selama 6 jam. Sungai pun tidak dapat menampung debit air dari aliran daerah atas Lereng Wilis sehingga meluap ke pemukiman warga. Selain itu, juga terjadi longsor di daerah Desa Kalipang, Kecamatan Grogol.

Untuk menanggulangi bencana banjir terjadi lagi di wilayah tersebut, bupati yang kerap disapa Dhito itu akan menemui bupati Nganjuk. Dia mengatakan, Pemkab Kediri sudah melakukan normalisasi untuk sungai di daerah Kecamatan Grogol tersebut. Namun, dia menambahkan, normalisasi tersebut tidak cukup hanya dilakukan di Kabupaten Kediri saja. Sebab, hilir sungai juga melewati di wilayah Kabupaten Nganjuk.

“Kami sudah normalisasi berkali-kali, Kamis atau Jumat saya akan bertemu dengan bupati Nganjuk. Untuk apa? Sodetan sungai itu sampai ke Kabupaten Nganjuk, jadi kalau melakukan normalisasi harus sampai sana,” ujarnya.

Terpisah, Kepala BPBD Kabupaten Kediri Slamet Turmudi mengatakan, memang ancaman bencana tanah longsor dan banjir ada di beberapa titik di Kabupaten Kediri di Gunung Kelud dan Gunung Wilis. Hal tersebut salah satu penyebabnya adalah alih fungsi lahan.

“Ada alih fungsi lahan yang mungkin perlu kami pecahkan bersama solusinya,” ungkanya saat ditemui setelah Apel Siaga Bencana di Lapangan Desa Paron, Kecamatan Ngasem, Kamis (27/01/2022).

Dia menambahkan, untuk mencegah longsor susulan yang terjadi di Desa Kalipang, pihaknya sudah memasang jaring besi untuk menahan tanah. Sedangkan untuk banjir, dia mengatakan, normalisasi sungai yang ada di Grogol tersebut harus dilakukan di dua kabupaten, yaitu Kediri dan Nganjuk. Sebab, anak Sungai Brantas tersebut muaranya di Kabupaten Nganjuk.

“Nanti Mas Bup (Bupati, red) akan berkoordinasi dengan bupati Nganjuk. Sebab, percuma kalau hanya di hulu saja, tapi juga semuanya sampai hilir,” ujarnya.

Tags: Akibat banjir bandangbanjir bandangbanjir bandang di Kediriberita banjir hari iniberita Kediri hari iniBupati Kediri Hanindhito Himawan PramanaKorban Banjir Bandang
Dwi Lindawati

Dwi Lindawati

Related Stories

Rumah doa.

DPRD Kabupaten Pasuruan Terima Aduan Warga Tolak Dugaan Rumah Doa Ilegal di Bangil

by Dwi Linda
20/07/2026 9:04 PM
0

PASURUAN, Tugujatim.id - Perwakilan warga Lingkungan Sukalipura, Kelurahan Dermo, Kecamatan Bangil, mendatangi kantor DPRD Kabupaten Pasuruan untuk audiensi pada Senin...

Piala Dunia 2026.

Spanyol Juara Piala Dunia 2026, Ribuan Warga Nobar di Sidoarjo Senang Berhadiah Umrah hingga Sepeda Gunung

by Dwi Linda
20/07/2026 6:05 PM
0

SIDOARJO, Tugujatim.id – Ribuan warga memadati Jalan Cokronegoro di depan Pendopo Delta Wibawa, Kabupaten Sidoarjo, Senin dini hari (20/07/2026). Mereka...

Pungli.

Kasus Dugaan Pungli Sewa Lahan Pemkot Surabaya, LPMK Kalijudan Janji Kembalikan Uang Pedagang

by Dwi Linda
20/07/2026 5:18 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id - Kelurahan Kalijudan, Surabaya, menggelar pertemuan bersama LPMK Kalijudan dan para pedagang kali lima (PKL) terkait kasus pungutan...

Jembatan Sonokembang.

Jembatan Sonokembang Kota Malang Mulai Dibuka, Truk Tronton Bakal Dilarang Melintas

by Dwi Linda
20/07/2026 5:01 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Jembatan Sonokembang di Kota Malang, Jatim, kini mulai dibuka untuk masyarakat meski proses pembangunannya masih menyisakan tahap...

Next Post
Sales motor di Pasuruan.(Foto: tangkapan layar CCTV warga/Tugu Jatim)

Viral Sales Motor di Pasuruan Curi Honda Genio Milik Dealer, Ternyata Baru Kerja 4 Bulan

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID