• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
ulama sekaligus YouTuber Idris Al-Marbawi atau Gus Idris yang menjadi perhatian masyarakat karena video penembakan dirinya. (Foto: Instagram/gusidrisofficial) tugu jatim

Ulama sekaligus YouTuber Idris Al-Marbawi atau Gus Idris yang menjadi perhatian masyarakat karena video penembakan dirinya yang diketahui hanya hoaks dan dibuat demi kebutuhan konten. (Foto: Instagram/gusidrisofficial)

Banser Kabupaten Malang Juga Geram karena Idris Al-Marbawi Kumpulkan Guru Spiritual sebelum Video Hoax

Redaksi by Redaksi
5 years ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

MALANG, Tugujatim.id – Sebelum viral video hoax dugaan penembakan terhadap ulama sekaligus YouTuber Idris Al-Marbawi, ternyata sebelumnya pengasuh Pondok Pesantren Thoriqul Jannah tersebut pernah membuat kegiatan kumpul-kumpul para guru spiritual seluruh Indonesia di ponpesnya saat pandemi Covid-19.

“Sebelumnya pernah melakukan hal seperti ini, tapi dari kasus yang lain. Yang terakhir ini dia pernah mendatangkan guru spiritual di tempatnya,” terang Wakil Kepala Banser Kabupaten Malang M. Mukhlis Mubarak saat dikonfirmasi beberapa waktu lalu.

You might also like

Jombang

Merasa Tak Pernah Pinjam Rp70 Juta, Nenek Ngatini Seret Bank Jombang ke Jalur Hukum

07/07/2026 7:30 PM
Blitar

Sita 2,2 Juta Batang, Blitar Jadi Rute Empuk Selundupan Rokok Ilegal ke Sumatera

07/07/2026 7:00 PM

Mukhlis mengatakan jika pihaknya dan Muspika Ngajum sudah memperingatkan agar kegiatan tersebut tidak dilaksanakan saat masih adanya pandemi Covid-19, tapi Idris Al-Marbawi cuek-cuek saja.

“Padahal, di waktu pandemi ini kami sudah memberikan imbauan bekerja sama dengan muspika. Tapi, dia tetap ngotot untuk melanjutkan acara tersebut,” tuturnya.

Karena itu, langkah terakhir yang dilakukan Banser Kabupaten Malang adalah mengadukan Idris Al-Marbawi terkait video hoax dugaan penembakan tersebut.

“Jadi, kami secara organisasi sudah menyerahkan kepada Polres Malang karena Idris sudah melakukan hal semacam ini beberapa kali,” ujarnya.

Sementara itu, Kapolres Malang AKBP Hendri Umar mengatakan jika kasus video hoax ini sekarang sudah memasuki proses penyelidikan. Selanjutnya Polres Malang akan mengambil keterangan dari para saksi ahli.

“Untuk kasus Idris ini kami sudah memasuki tahap proses penyelidikan, saya kira proses pengambilan keterangan para saksi sudah cukup. Mungkin kami akan menambahkan keterangan dari para saksi ahli, baik itu dari saksi ahli pidana maupun saksi ahli dari Kominfo untuk menyampaikan apakah peristiwa tersebut merupakan pidana atau bukan,” jelasnya.

Hendri menargetkan minggu ini proses penyelidikan sudah rampung semua, selanjutnya dia akan berkoordinasi dengan Polda Jawa Timur dan Mabes Polri.

“Setelah proses penyelidikan yang maksimal pada minggu ini, insya Allah pada minggu depan kami akan berkoordinasi dengan Polda Jawa Timur. Kami akan melaksanakan gelar perkara bersama teman-teman dari Cyber Crime, Propam, Irwasda, dan Wassidik. Kemudian nanti kemungkinan akan juga melibatkan Bareskrim Polri khusus untuk penanganan kasus ini,” ujarnya. (rap/ln)

Tags: Berita ViralIdris Al-MarbawiKasus hoaxkasus penembakanulamaYouTuber
Redaksi

Redaksi

Related Stories

Jombang

Merasa Tak Pernah Pinjam Rp70 Juta, Nenek Ngatini Seret Bank Jombang ke Jalur Hukum

by Mochamad Abdurrochim
07/07/2026 7:30 PM
0

JOMBANG, Tugujatim.id – Kasus kredit bermasalah yang menimpa Ngatini, lansia asal Desa Banjardowo, Kecamatan Kabuh, Kabupaten Jombang memasuki babak baru....

Blitar

Sita 2,2 Juta Batang, Blitar Jadi Rute Empuk Selundupan Rokok Ilegal ke Sumatera

by Mochamad Abdurrochim
07/07/2026 7:00 PM
0

BLITAR, Tugujatim.id - Wilayah Blitar ternyata tidak hanya menjadi pasar, melainkan telah bertransformasi menjadi jalur distribusi peredaran rokok ilegal. Sepanjang...

Pemkot Surabaya

Eri Cahyadi Tegaskan Pemkot Surabaya Belum Bayar Rp104 Miliar ke PT Unicomindo, Ini Alasannya

by Mochamad Abdurrochim
07/07/2026 6:30 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id- Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menanggapi surat peringatan yang dilayangkan kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya oleh kuasa hukum...

Chatour Travel

Bersejarah! Lebih dari 2.000 Jama’ah Bersiap Berangkat, Chatour Travel Gelar Manasik di Jawa Timur hingga Sulawesi

by Mochamad Abdurrochim
07/07/2026 4:58 PM
0

GRESIK, Tugujatim.id – Gelombang keberangkatan umrah periode Juli–Agustus 2026 melalui Chatour Travel dipastikan meningkat signifikan. Hingga awal Juli 2026, tercatat...

Next Post
Ketua Tim Tracing Satgas Penanganan Covid-19 Jawa Timur dr Kohar Hari Santoso memastikan virus Corona B.1.1.7 belum masuk ke Jatim. (Foto: Rap/Tugu Jatim)

Satgas Covid-19 Pastikan Corona B.1.1.7 Belum Masuk ke Jawa Timur

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID