JEMBER, Tugujatim.id – Sayembara menangkap pelaku kecurangan selama Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2024 oleh Relawan Rumah Cinta Pemenangan Pasangan Calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Muhammad Fawait-Djoko Susanto, menuai tanggapan Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Jember.
Hal itu dilakukan karena banyaknya aduan dan laporan terkait dugaan keberpihakan penyelenggara maupun pengawasan pilkada terhadap salah satu paslon tertentu.
Ketua Bawaslu Jember Sanda Aditya Pradana mengapresiasi tim pemenangan paslon nomor urut dua tersebut. Menurut dia, sayembara itu merupakan bagian dari upaya partisipasi masyarakat dalam terselenggaranya pilkada yang netral.
Baca Juga: BPOM Cabut Nomor Izin Edar 16 Kosmetik
“Terkait dengan sayembara ini kami tahu sekilas, apalagi terkait dengan penyelenggara ini merupakan bagian dari partisipasi masyarakat dan dipersilakan, tetapi jangan sampai melanggar perundang-undangan,” ujar Sanda Aditya Pradana saat dikonfirmasi pada Senin (18/11/2024).
Kendati demikian, Sanda Aditya Pradana menegaskan terkait hadiah yang diberikan nanti, jangan sampai memunculkan persepsi di masyarakat. Di mana, tim pemenangan paslon Fawait-Djoko menjanjikan hadiah hingga jutaan rupiah.
“Jangan sampai ada salah persepsi terkait hadiah itu, kami mengkhawatirkan hadiah itu nantinya menjadi mengiming-imingi dan mengarah ke politik uang,” jelas Sanda Aditya Pradana.
Baca Juga: Tangkap Bandar Narkoba, Polres Mojokerto Kota Sita Barang Bukti Senilai Rp2,5 Miliar
Dia menegaskan, sembari itu, pihaknya terus mengawasi hingga level terbawah. Pihaknya juga akan segera menindaklanjuti apabila ada temuan maupun laporan.
“Bila masyarakat menemukan adanya aduan atau temuan bisa disampaikan kepada kami,” imbaunya.
Selain itu, Sanda Aditya Pradana juga mengajak masyarakat untuk mengawasi di daerah sekitarnya masing-masing, termasuk penyelenggara sayembara itu sendiri. Hal itu merupakan langkah partisipatif dalam mengawasi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Writer: Diki Febrianto
Editor: Dwi Lindawati








