Belajar Sejarah Cara Asyik Lewat Game ARCADIA Buatan Mahasiswa ITS

  • Bagikan
Augmented Reality History Education Card Game (ARCADIA), game untuk belajar sejarah buatan mahasiswa ITS. (Foto: Dokumen ITS)
Augmented Reality History Education Card Game (ARCADIA), game untuk belajar sejarah buatan mahasiswa ITS. (Foto: Dokumen ITS)

SURABAYA, Tugujatim.id – Pelajaran sejarah mungkin terbilang tidak menarik bagi sebagian siswa SMP atau SMA. Namun, melalui game atau permainan bernama Augmented Reality History Education Card Game (ARCADIA), belajar sejarah dipastikan bakal asyik dan seru.

Ya, game ARCADIA merupakan game buatan 6 mahasiswa Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya. Antara lain adalah Hammam Dhiyaurrahman, Muhammad Wahyudin, Daffa Rizdhiya Sadek, Hanif Srisubaga Alim, Nathaniel Bisma Adyatma, dan Annisa Ramadhani.

Sumbangan Kemanusiaan Gempa Malang

Permainan ini sendiri diperuntukkan bagi siswa jenjang SMP dan SMA sederajat.

Kru mahasiswa/i ITS Surabaya yang membuat game ARCADIA, game untuk belajar sejarah. (Foto: Dokumen ITS)
Kru mahasiswa/i ITS Surabaya yang membuat game ARCADIA, game untuk belajar sejarah. (Foto: Dokumen ITS)

Game ARCADIA Merupakan Permainan Berbasis Kartu

Hanif Srisubaga salah satu anggota tim mengatakan, ARCADIA merupakan permainan kartu di mana siswa diminta untuk menentukan tokoh sejarah yang terkait dengan peristiwa sejarah yang ditampilkan.

“Nantinya, siswa yang mendapat kartu paling banyak adalah pemenang dari permainan ini,” kata Hanif, seperti dilansir Basra, partner Tugu Jatim, Minggu (21/3/2021).

Hanif menuturkan, hadirnya teknologi AR membuat permainan ini mudah diakses oleh siswa, bahkan dengan ponsel sederhana sekalipun. Selain itu, permainan ini tidak membutuhkan kapasitas penyimpanan yang besar dan tidak memerlukan perangkat pendukung lain.

“Berdasarkan hasil pengujian, tingkat keberhasilan permainan ini dalam meningkatkan nasionalisme siswa mencapai 90 persen,” ungkap mahasiswa dari Departemen Teknik Sistem dan Industri, Fakultas Teknologi Industri dan Rekayasa Sistem ITS ini.

Ke depannya, Hanif dan tim akan mengembangkan ARCADIA lebih lanjut supaya dapat diakses dengan lebih mudah oleh masyarakat luas.

“Dengan adanya inovasi ini, semoga bisa semakin meningkatkan nasionalisme dan cinta tanah air siswa,” pungkasnya.

Diketahui, berkat inovasi tersebut, Hanif dan tim berhasil meraih medali emas pada kategori Social Science di ASEAN Innovative Science Environmental and Entrepreneur Fair (AISEEF) 2021 yang digelar Indonesian Young Scientist Association (IYSA), Februari lalu.

Atas kreativitas dan inovasi yang dihadirkan dalam permainan ini, ARCADIA juga mendapat Special Award dari Malaysia Innovation, Invention, and Creativity Award (MIICA). (Amm/Basra/gg)

 

Sumber Artikel: Berita Anak Surabaya

  • Bagikan