• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
surat terbuka untuk nadiem makarim

Paket Surat Terbuka dari EM UB untuk Nadiem Makariem (Dok.)

Tercekik UKT, BEM UB Layangkan Surat Terbuka Untuk Nadiem Makarim

Imam Abu Hanifah by Imam Abu Hanifah
2 years ago
in Pendidikan, Peristiwa
0
Share on FacebookShare on Twitter

Tugujatim.id – Eksekutif Mahasiswa Universitas Brawijaya (EM UB) melayangkan surat terbuka untuk Nadiem Makarim, Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek), pada Jumat (24/5/2024).

Surat terbuka itu buntut dari Peraturan Menteri (Permen) yang berdampak pada kenaikan Uang Kuliah Tunggal (UKT) hingga 2 digit yang dinilai mencekik mahasiswa jalur SNBP 2024.

You might also like

Sekolah terpencil di Sidoarjo.

Sekolah Terpencil di Sidoarjo Viral Disebut Tak Dapat Perhatian, Ini Penjelasan Dispendikbud

20/07/2026 7:42 PM
Polije

Polije Siapkan Kampus 7 di Situbondo, Perluas Akses Pendidikan Vokasi

20/07/2026 3:00 PM

EM UB mengirimkan surat tersebut sepaket dengan bet dan bola pingpong sebagai simbol praktik lempar tanggung jawab antara pemerintah dan perguruan tinggi atau politik pingpong. Paket surat terbuka itu kemudian dinamai Kotak Reformasi.

“Surat terbuka dan raket pingpong ini sebagai bentuk sarkasme yang melabelkan pemerintah dan kampus sedang melakukan Politik Pingpong atau ‘mempingpong’ nasib anak bangsa dengan saling menyalahkan satu sama lain,” kata Satria Naufal, Presiden EM UB.

Baca Juga: Unair Surabaya Janji Tidak Ada Kenaikan UKT untuk Maba 2024, Mahasiswa Berpeluang Ajukan Keringanan

Satria memandang bahwa permasalahan UKT di UB ini menjadi rumit ketika terjadi praktik lempar tanggung jawab. Menurutnya Nadiem Makariem menyalahkan kampus, sedangkan kampus tak memberi solusi.

“Sehingga kami menyimbolkan ini adalah Politik Pingpong,” tegasnya.

EM UB menurutnya juga mengeluarkan video animasi yang berjudul ‘Politik Pingpong’. Isinya, animasi Nadiem Makarim bermain pingpong dengan pihak UB hingga Sekdir Dikti Tjitjik Sri yang mengatakan ‘Kuliah adalah Kebutuhan Tersier’.

Setidaknya, EM UB menyatakan 3 tuntutan yakni:

  1. Menuntut Mendikbud-Ristek untuk mencabut Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nomor 2 Tahun 2024 beserta peraturan turunannya.
  2. Mendesak Kemendikbud-Ristek untuk melakukan audit kepada Peraturan Rentor atau peraturan lainnya yang mengikat untuk kenaikan UKT dan luran Penbangunan Institusi (IPI) di setiap Perguruan Tinggi.
  3. Mendesak Mendikbud-Ristek untuk mencabut beberapa pernyataan yang merendahkan marwah perguruan tinggi.

Polemik kenaikan UKT saat ini tengah menjadi perbincangan hangat. Pasalnya, besaran kenaikan UKT di UB ada yang sampai 2 digit pada prodi tertentu. Kenaikan signifikan terjadi di Fakultas Teknologi Pertanian, Fakultas Hukum, Fakultas Ilmu Administrasi hingga Vokasi.

Baca Juga: Unesa Pastikan Tidak Ada Kenaikan UKT Tahun 2024

Dilansir dari laman selma.ub.ac.id, penetapan besaran UKT di masing masing prodi berbeda-beda. Besaran UKT dibagi menjadi 12 golongan dengan parameter sesuai kemampuan ekonomi orang tua mahasiswa. Semakin tinggi angka golongan, semakin tinggi pula besaran UKT yang diterapkan.

Sebagai contoh, mahasiswa dikategorikan di golongan 10 di prodi Ilmu Matematika, maka ia akan dikenakan UKT senilai Rp 11,8 juta. Namun golongan 10 di Prodi Kedokteran Gigi bisa dikenakan mencapai Rp27 juta.

Hanya saja, jika mahasiswa tersebut tergolong di golongan 1 dan 2, besaran UKT yang dikenakan flat berkisar di angka Rp 500 ribu untuk golongan 1 dan Rp 1 juta untuk golongan 2. Golongan ini terkategori sebagai mahasiswa tidak mampu.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id

Reporter: M. Sholeh

Editor: Imam Abu Hanifah

Tags: BEM UBDemo mahasiswa tolak kenaikan UKTKenaikan UKTNadiem Makarimsurat untuk nadiem
Imam Abu Hanifah

Imam Abu Hanifah

Related Stories

Sekolah terpencil di Sidoarjo.

Sekolah Terpencil di Sidoarjo Viral Disebut Tak Dapat Perhatian, Ini Penjelasan Dispendikbud

by Dwi Linda
20/07/2026 7:42 PM
0

SIDOARJO, Tugujatim.id – Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dispendikbud) Kabupaten Sidoarjo Netti Lastiningsih angkat bicara setelah kondisi sekolah terpencil...

Polije

Polije Siapkan Kampus 7 di Situbondo, Perluas Akses Pendidikan Vokasi

by Mochamad Abdurrochim
20/07/2026 3:00 PM
0

SITUBONDO, Tugujatim.id - Politeknik Negeri Jember (Polije) bersama Pemerintah Kabupaten Situbondo bergegas mematangkan persiapan pembukaan Kampus 7 Polije di Kabupaten...

TPA Benowo

Kebakaran TPA Benowo Dipadamkan Lima Jam, Tumpukan Sampah Jadi Kendala Utama

by Mochamad Abdurrochim
20/07/2026 2:30 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id – Banyaknya tumpukan sampah menjadi salah satu kendala utama dalam proses pemadaman kebakaran di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA)...

Unesa

Diduga Lakukan Kekerasan Verbal di Grup Whatsapp, Unesa Nonaktifkan Enam Mahasiswa

by Mochamad Abdurrochim
19/07/2026 12:53 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id – Sebanyak 6 mahasiswa vokasi dinonaktifkan sementara selama proses investigasi yang dilakukan Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan...

Next Post
Vokasi UMM

Keseruan Kunjungan MA Muhammadiyah 1 Jember ke Vokasi UMM, Dapat Informasi Menarik Tentang Program Unggulan Hingga Peluang Kerja ke Jepang

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID