MALANG, Tugujatim.id – Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas PGRI Kanjuruhan Malang (BEM Unikama) menggelar seminar nasional tentang masalah pendidikan. Seminar nasional BEM Unikama Malang ini mengangkat tema “Reformasi Pendidikan Dalam Membangun Karakter dan Moral Bangsa” dilaksanakan di aula Sarwakirti, Kamis (20/06/2024).
Ya, pendidikan di Indonesia tidak terlepas dari beragam masalah yang perlu untuk dipahami. Fenomena yang sering terjadi hingga kini meliputi perundungan, kekerasan seksual, hingga masalah intoleransi.
Berangkat dari masalah tersebut, Ketua Pelaksana Seminar Nasional BEM Unikama Malang Imanuel Budi Ege mengatakan, tiga dosa besar di sektor pendidikan yakni perundungan, kekerasan seksual, hingga intoleransi menjadi momok pendidikan yang perlu direformasi.
Baca Juga: Intip Review Xiaomi Redmi 13C: Smartphone Canggih dengan Inovasi Baru di Kelas Menengah!
“Tiga dosa besar di dunia pendidikan yakni perundungan, kekerasan seksual, dan intoleransi menjadi masalah sensitif yang harus segera dibenahi, maka saat ini kami hadir memberikan paparan dalam seminar,” ungkap Imanuel pada tugujatim, Kamis (20/06/2024).
Imanuel melanjutkan, harapannya seminar BEM Unikama Malang tersebut mampu memberi wawasan serta pengetahuan dan kesadaran kepada seluruh peserta.
“Output-nya agar ada reformasi pendidikan nasional sehingga ke depan mampu membangun moral bangsa. Harapannya supaya mahasiswa dan siswa-siswi bisa diberikan kesadaran,” bebernya.
Sementara itu, Wakil Rektor I Unikama Bidang Akademik, Kemahasiswaan, dan Perencanaan Dr Drs Choirul Hudha MSi dalam kesempatan yang sama mengapresiasi karena anak-anak muda yang ada dalam organisasi masih menyuarakan reformasi pendidikan.
Baca Juga: Dok! Dua Pembunuh Sekdes Sidonganti Tuban Dijatuhi Hukuman 10 dan 15 Tahun Penjara
Dia juga sangat setuju bahwa reformasi perlu terus dilakukan dan tidak boleh berhenti. Apalagi pendidikan di Indonesia dinilainya masih tertinggal.
“Karena pendidikan itu kami ketinggalan 4 tahun dibanding dunia luar, tahun 2020 kami benahi kurikulum namun ternyata saat mereka lulus, dunia luar sudah berubah lagi, itu terus berkejaran. Karena itu, reformasi harus terus kami lakukan,” tutur wakil rektor yang akrab disapa Pak Choi itu.
Dalam seminar nasional kali ini, beberapa narasumber dihadirkan oleh BEM Unikama Malang. Mulai dari Menko PMK yang diwakili oleh Dr Rohman Budijanto SH MH, Kepala Dinas Pendidikan Jatim Aries Agung Paewai, Kepala Dinas Pendidikan Kota Malang diwakili Siswanto Spd MT, dan Kadiknas Kabupaten Malang Drs Suwadji MSi MIP, serta budayawan Jawa Timur Kang Cokro Wibowo Sumarsono.
Sementara peserta seminar nasional yang hadir di antaranya dari perwakilan BEM se-Malang Raya, siswa SMA dan SMK, organisasi daerah, serta organisasi ekstra kampus. (adv)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Writer: Yona Arianto
Editor: Dwi Lindawati








