• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Dwiek Jasmine memiliki usaha beromzet hingga puluhan juta rupiah. (Foto: Dok/Tugu Jatim)

Dwiek Jasmine memiliki usaha beromzet hingga puluhan juta rupiah. (Foto: Dok/Tugu Jatim)

Bermodal Rp 500 Ribu dari Jualan Daster, Dwiek Jasmine Jadi Pengusaha Sukses Beromzet Puluhan Juta Rupiah

Redaksi by Redaksi
5 years ago
in Bisnis, Featured
0
Share on FacebookShare on Twitter

SIDOARJO, Tugujatim.id – Kisah Dwiek Jasmine ini barang kali bisa menjadi inspirasi bagi pengusaha lainnya yang sedang mengejar kesuksesan. Untuk memulai suatu usaha itu tidak harus memiliki modal yang besar. Buktinya Dwiek memulainya hanya dari satu kantong kresek berisi daster dengan modal Rp 500 ribu. Dan kini dia menjadi salah satu pengusaha sukses.

Perempuan yang tinggal di Perum Villa Jasmine 1 Blok E8, Sidoarjo, Jawa Timur, itu mengawali bisnisnya mulai 2010, pasca resign dari perusahaan tempatnya bekerja. Sebab, saat itu dia tengah hamil sehingga memutuskan untuk memulai bisnis berjualan daster.

You might also like

Rajut

Produk Rajut Ernawati Lolos Kurasi, Masuk Display Gerai Ritel Fashion Asal Jepang, Kini Tembus Pasar Internasional

20/07/2026 3:30 PM
GBC ke-74

GBC ke-74 Coach Fahmi Dimulai di Malang, 80 Pengusaha dari Berbagai Daerah Ikuti Pelatihan Bisnis

14/07/2026 1:52 PM

“Ya, bisnis daster ini sudah berjalan selama 10 tahun. Awalnya belum seperti ini saya jualannya. Cuma 1 kantong kresek, itu pun harus keliling karena belum punya lapak. Waktu itu nggak ambil laba banyak, tapi keuntungan saya kumpulkan dan diputar lagi uangnya sampai akhirnya bisa menambah stok jualan hingga 10 kantong kresek. Butuh waktu yang lama saat itu,” jelasnya.

Tak hanya itu, Dwiek juga rutin mengikuti bazar di berbagai kota. Menurut dia, melalui bazar menjadi salah satu peluang untuk mengenalkan produk kepada masyarakat.

“Ikut bazar dengan harga yang sangat terjangkau, waktu itu saya rajin ikut bazar karena melalui kegiatan tersebut bisa memperluas market untuk memasarkan produk,” imbuhnya.

Selama 5 tahun setelah usaha jualan daster yang dia rintis berkembang, Dwiek memutuskan mengangkat pegawai khusus untuk mengelola akun online miliknya. “Jadi, setelah 5 tahun saya baru mengangkat pegawai 1 orang, tapi khusus untuk online karena saya merasa kewalahan. Dan untuk offline-nya, tetap saya yang megang,” jelasnya.

Dwiek sedang mempersiapkan stok dagangannya. (Foto: Dok/Tugu Jatim)
Dwiek sedang mempersiapkan stok dagangannya. (Foto: Dok/Tugu Jatim)

Tak disangka, bisnis daster yang berawal dari berkeliling telah memiliki reseller kurang lebih 4.000 tersebar di seluruh Indonesia. Saat ini Dwiek tidak hanya menjual daster, tapi juga seprai dan selimut.

Dwiek menyebutkan bahwa strategi pemasaran produk mengalami perubahan antara offline dan online. “Jadi, kalau dulu itu menjalankan bisnis online-nya sekitar 25 persen dan offline 75 persen. Sekarang kebalikannya karena dengan memasarkan secara online lebih cepat dan konsumen mudah menjangkaunya secara luas,” terang perempuan berusia 39 tahun itu.

Untuk satu daster dia banderol dengan harga Rp 50 ribu-Rp 80 ribu. Sedangkan untuk menjalankan bisnisnya, saat ini ada 4 orang yang membantu Dwiek untuk melayani konsumen secara online dan offline. Dan Dwiek bisa memperoleh omzet hingga puluhan juta rupiah dari usaha ini.

Adapun akun media sosial yang digunakan untuk promosi yaitu Facebook https://www.facebook.com/dwiek.jasmine, sedangkan untuk akun Instagram http://instagram.com/distributordastersidoarjo.

Rencananya, untuk mengembangkan usahanya, Dwiek ingin memiliki konveksi dan gencar melakukan promosi secara konsisten.

Selain menceritakan perkembangan usahanya, Dwiek juga membagikan pengalamannya bergabung dengan komunitas Tangan Di Atas (TDA). Dia ikut komunitas ini mulai pada 2017. Dwiek juga memperoleh banyak manfaat, di antaranya, semakin banyak teman dan menambah ilmu dalam segala bidang.

“Jadi, di TDA saya merasa punya keluarga karena bukan hanya membicarakan soal bisnis, tapi juga aktif di berbagai kegiatan sosial,” ungkapnya.

Tak lupa Dwiek juga membagikan tip untuk memulai bisnis, di antaranya konsisten melakukan promosi, tidak menyerah, memperluas jaringan, dan disiplin keuangan dengan memisahkan antara uang belanja dan uang usaha. (rza/ln)

Tags: dasterjual dasterpelaku usahapengusaha SidoarjoSidoarjousahawirausahawan
Redaksi

Redaksi

Related Stories

Rajut

Produk Rajut Ernawati Lolos Kurasi, Masuk Display Gerai Ritel Fashion Asal Jepang, Kini Tembus Pasar Internasional

by Mochamad Abdurrochim
20/07/2026 3:30 PM
0

SIDOARJO, Tugujatim.id – Produk rajut milik Ernawati, pelaku UMKM asal Desa Candipari, Kecamatan Porong, Kabupaten Sidoarjo, berhasil lolos kurasi Dinas...

GBC ke-74

GBC ke-74 Coach Fahmi Dimulai di Malang, 80 Pengusaha dari Berbagai Daerah Ikuti Pelatihan Bisnis

by Mochamad Abdurrochim
14/07/2026 1:52 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Grounded Business Coaching (GBC) angkatan ke-74 resmi dimulai di Kota Malang, Selasa (14/07/2026). Pelatihan bisnis yang dikenal...

Teras Semeru.

Mengenal Muhammad Syafi’i, Santri Sukses Berdayakan Warga Kampung berkat Rumah Makan Teras Semeru Lumajang yang Viral

by Dwi Linda
06/07/2026 5:13 PM
0

LUMAJANG, Tugujatim.id – Di balik meroketnya angka kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) di Kabupaten Lumajang selama libur Lebaran 2026, ada satu...

Gading Gajah

Polda Jatim Bongkar Penyelundupan Gading Gajah, Kupu-Kupu Langka dan Benih Lobster ke Luar Negeri

by Mochamad Abdurrochim
30/06/2026 12:15 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id - Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Timur mengungkap tiga kasus penyelundupan dan perdagangan ilegal sumber daya alam yang melibatkan...

Next Post
Sharing Komunikasi dan Motivasi dari Dr Aqua Dwipayana bakal berlanjut di Kodim IV/Diponegoro. (Foto:Dok/Tugu Jatim)

Sharing Komunikasi dan Motivasi, Dr Aqua Dwipayana Kembali Hadir di Kodam IV/Diponegoro

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID