• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Magawa, si tikus pelacak ranjau di Kamboja. (Foto: APOPO (https://www.apopo.org/en)/Tugu Jatim)

Magawa, si tikus pelacak ranjau di Kamboja. (Foto: APOPO)

Bertahun-tahun Deteksi Ranjau Darat, Tikus Pahlawan Magawa Pensiun

Dwi Lindawati by Dwi Lindawati
5 years ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

Tugujatim.id – Setelah lima tahun mengendus ranjau darat dan persenjataan yang tidak meledak di Kamboja, Magawa pensiun. Tikus berkantung raksasa dari Afrika ini merupakan hewan pengerat paling sukses yang dilatih dan diawasi oleh organisasi nirlaba Belgia, APOPO.

Magawa dilatih untuk mendeteksi senyawa kimia dalam bahan peledak, artinya tikus ini mengabaikan besi tua dan dapat mencari ranjau lebih cepat. Begitu Magawa menemukan bahan peledak, dia menggaruk bagian atas untuk memperingatkan rekan kerjanya (manusia, red).

You might also like

Surabaya

Malam Pengesahan Warga Pesilat, Aksi Tawuran Terjadi di Surabaya

17/06/2026 3:34 PM
Jawa Timur.

Cuaca Cerah Dominasi Jawa Timur 17 Juni 2026, Aktivitas Luar Ruang Naik Signifikan

17/06/2026 7:00 AM

Magawa mampu mencari lapangan seukuran lapangan tenis hanya dalam 20 menit, padahal sesuatu yang APOPO cari membutuhkan seseorang dengan detektor logam antara 1-4 hari.
APOPO menggunakan metode penguatan positif. Di mana tikus diberi hadiah makanan bila menyelesaikan tugas seperti menemukan target atau berjalan melintasi permukaan.

Selain itu, Magawa dilatih dalam pembedaan aroma: memilih aroma eksplosif di atas sesuatu yang lain untuk mendapatkan hadiah makanan. Meski memiliki penglihatan yang buruk, tikus sangat ideal untuk pekerjaan seperti ini karena indra penciumannya luar biasa.

Badan tikus sangat ringan, membuatnya tidak memicu ranjau. Ketika ranjau terdeteksi, Magawa akan menggaruk ringan di atasnya, memberi isyarat kepada pawangnya apa yang telah ditemukan.
Hadiahnya pun pisang.

Magawa adalah bagian dari kelompok tikus yang dibiakkan untuk tujuan ini. Dia lahir di Tanzania pada 2014. Dan 2016 silam pindah ke kota barat laut Kamboja, Siem Reap, rumah dari kuil Angkor yang terkenal untuk memulai karirnya sebagai pelacak bom, dilansir dari the Guardian.

Menurut APOPO, Magawa telah membersihkan lebih dari 141.000 meter persegi tanah dan mengendus 71 ranjau darat dan 38 item persenjataan yang tidak meledak. Menurut NPR tahun lalu, Magawa menerima salah satu penghargaan hewan tertinggi di Inggris.

Pada sebuah upacara virtual, badan amal Inggris PDSA memberi Magawa medali emas untuk pekerjaan menyelamatkan nyawa. PSDA mulai memberikan medali selama Perang Dunia II untuk mengenali hewan karena keberanian dalam menghadapi konflik. Penghargaan sebelumnya juga diberikan, termasuk pada anjing, merpati, kuda, dan kucing.

Medali Magawa pun berukuran sempurna dan cocok dengan harness kerjanya. Namun, pada Kamis (04/06/2021), APOPO mengumumkan di Twitter bahwa Magawa telah mencapai usia pensiun dan mulai melambat, meski masih dalam kondisi kesehatan yang baik.

Dilansir dari BBC bahwa pekan lalu, APOPO mengatakan, sekelompok tikus muda baru telah dinilai oleh Pusat Aksi Ranjau Kamboja (CMAC) dan lulus “dengan nilai memuaskan”. Magawa akan tinggal di pos selama beberapa minggu lagi untuk “mengajar” rekrutan baru dan membantu mereka beradaptasi.

Tags: KambojaTikus pelacak bomTikus pendeteksi ranjauTikus pensiunTikus pintar
Dwi Lindawati

Dwi Lindawati

Related Stories

Surabaya

Malam Pengesahan Warga Pesilat, Aksi Tawuran Terjadi di Surabaya

by Mochamad Abdurrochim
17/06/2026 3:34 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id - Warga Jalan Kalijudan gang 10, 12 dan 14, Kecamatan Mulyorejo, Surabaya, Rabu (17/06/2026) sekitar pukul 00.30 WIB...

Jawa Timur.

Cuaca Cerah Dominasi Jawa Timur 17 Juni 2026, Aktivitas Luar Ruang Naik Signifikan

by Dwi Linda
17/06/2026 7:00 AM
0

Tugujatim.id - Cuaca di Jawa Timur pada Rabu (17/06/2026) didominasi kondisi cerah di sebagian besar wilayah, terutama kawasan perkotaan dan...

IKA PMII Kota Malang.

Jelang Muscab III, IKA PMII Kota Malang Rumuskan Arah Gerak Organisasi Kuatkan Fondasi

by Dwi Linda
16/06/2026 9:00 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Ikatan Alumni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Kota Malang (IKA PMII Kota Malang) menggelar Kick Off Musyawarah Cabang (Muscab)...

Pendaki ilegal Gunung Semeru.

13 Pendaki Ilegal Gunung Semeru Ditangkap, Empat Orang Masih Dicari Sempat Kabur ke Kebun Warga

by Dwi Linda
16/06/2026 8:24 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (BB TNBTS) mengamankan 13 orang yang diduga melakukan pendakian ilegal...

Next Post
Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Gatot Repli Handoko menyampaikan kasus di Ruang Konferensi Pers Humas Polda Jatim, Senin (07/06/2021). (Foto: Rangga Aji/Tugu Jatim)

Polda Jatim Ringkus 4 Tersangka Akses Ilegal Akun Bank hingga Marketplace WNA

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID