MOJOKERTO, Tugujatim.id – Besaran dana hibah di Kota Mojokerto tak sebesar tahun-tahun sebelumnya. Hal ini disampaikan oleh Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari kala menyalurkan dana hibah untuk masjid dan musala. Wali Kota Ika mengatakan bahwa pemerintah lebih fokus pada pembangunan untuk bidang kesehatan dan pendidikan.
“Secara total nominalnya memang jauh berkurang dibandingkan dengan anggaran hibah sebelumnya. Karena memang dari pemerintah pusat mengharuskan kami untuk melakukan efisiensi terhadap anggaran,” kata Ning Ita, sapaan Wali Kota Ika, dalam keterangan resmi, Minggu (09/03/2025).
Program Prioritas Presiden Prabowo Subianto
Ning Ita melanjutkan bahwa efisiensi tersebut dilakukan sebab terdapat ada hal-hal mendasar yang menjadi program prioritas Presiden Prabowo Subianto, yakni bidang pendidikan dan kesehatan.
BACA JUGA: Pedoman Teknis SPMB ‘Sistem Domisili’ Kota Mojokerto Terus Dikebut
“Bidang pendidikan ada program namanya MBG, makan bergizi gratis yang diberikan kepada anak-anak sekolah mulai dari usia TK hingga SMA, yang kalau dilakukan dalam waktu setahun penuh membutuhkan anggaran yang sangat fantastis. Secara nasional angkanya tembus ratusan triliun,” terangnya.
Selain itu, program prioritas dalam bidang kesehatan adalah pengobatan gratis. Sebab, warga dari semua daerah belum mendapatkan jaminan kesehatan nasional secara menyeluruh (JKN) apalagi sudah meraih predikat UHC seperti Kota Mojokerto.
BACA JUGA: Stok Blangko e-KTP Mojokerto Sempat Menipis Tapi Dipastikan Aman
“Daerah-daerah lain di pelosok Indonesia masih banyak yang belum karena itu anggaran pemerintah difokuskan seluruh warga Indonesia tidak terkecuali harus mendapatkan jaminan kesehatan nasional atau berobat gratis. Nah ini kan juga butuh anggaran yang sangat fantastis seluruh masyarakatnya 280 juta warga Indonesia semuanya harus dijamin pelayanan kesehatan gratis,” urai Ning Ita.
Pada tahun 2025, Pemerintah Kota (Pemkot) Mojokerto menyiapkan anggaran hibah sebesar lebih dari Rp5 miliar rupiah untuk 99 lembaga keagamaan baik itu masjid dan musala, gereja, majelis taklim, dan pondok pesantren.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Reporter : Hanif Nanda Zakaria
Editor: Darmadi Sasongko







