Bikin Usaha Maju, Inilah Kiat Bisnis ala CEO Paragon Salman Subakat

  • Bagikan
CEO PT Paragon Technology and Innovation Salman Subakat saat berbagi kiat bikin usaha maju di acara Bincang Sociopreneur yang digelar Tugu Malang Group. (Foto: Feni Yusnia/Tugu Jatim)
CEO PT Paragon Technology and Innovation Salman Subakat saat berbagi kiat bikin usaha maju di acara Bincang Sociopreneur yang digelar Tugu Malang Group. (Foto: Feni Yusnia/Tugu Jatim)

MALANG, Tugujatim.id – Di era pandemi Covid-19, kegiatan ekonomi masih tertahan dengan berbagai pembatasan. Meski begitu, PT Paragon Technology and Innovation (Paragon) atau yang lebih dikenal sebagai perusahaan induk Wardah, Makeover, Kahf, maupun Emina ini masih tetap eksis di kalangan masyarakat.

CEO PT Paragon Technology and Innovation Salman Subakat mengatakan, salah satu kunci agar tetap eksis ialah perkembangan inovasi dan teknologi.

Sumbangan Kemanusiaan Gempa Malang

“Yang bisa bikin usaha maju itu inovasinya. Misal di usaha restoran, bagaimana inovasi karyawan menyapa konsumennya, pemilihan konsumen, waktu sepi ada happy hour, dia (pengusaha) ngulik banget inovasi apalagi. Sebab, mau resto ramai atau nggak, ongkosnya sama, makanan itu akan dimasak sama dengan sepenuh hati,” katanya dalam Bincang Sociopreneur (Social Entrepreneur) bertajuk “Peran Sociopreneur dan Inovasi Bisnis dalam Membangkitkan Ekonomi di Era Pandemi” secara virtual dalam rangkaian Hari Ulang Tahun (HUT) ke-2 Tugu Malang ID yang diadakan oleh tugumalang.idtugujatim.id, bekerja sama dengan PT Paragon Technology and Innovationpada, Senin (15/02/2021).

Menurut dia, seorang penguasa tak perlu khawatir saat inovasinya ditiru orang lain. Selain upaya peniruan itu tidak akan sepenuhnya sempurna, upaya peniruan tersebut menunjukkan jika produk pengusaha ini bagus.

“Saya lebih takut kalau usahanya nggak ada yang niru. Kalau ditiru, itu tandanya usaha kita bagus. Ketika desain atau produk kita ditiru, value atau service kita akan susah ditiru. Pasti ada value, service, atau cost yang berbeda antara satu dengan lainnya,” paparnya.

Tak hanya itu, Salman melanjutkan, membangun sebuah bisnis itu layaknya membangun jembatan silaturahmi. Menjaring banyak dukungan sembari membentuk ekosistem.

“Karena kita usaha itu nggak sendiri, kita bangun community dalam perusahaan, saling ngobrol, partnership, kurang tepat kalau hanya untuk golongan kita saja. Diskusi itu kelihatannya gampang, tapi aslinya sulit. Namun, ada kebahagian di situ,” ujarnya.

Acara yang diikuti sekitar 570 peserta itu selain dihadiri narasumber CEO PT Paragon Technology & Innovation Salman Subakat, juga ada Pakar Komunikasi dan Motivator Nasional Dr Aqua Dwipayana. Selain itu, juga ada Pemimpin Redaksi (Pemred) tugujatim.id Nurcholis MA Basyari selaku moderator.

Dalam kesempatan ini, Salam juga turut membuka kolaborasi terbaru antara Tugu Media Group dengan PT Paragon Technology and Innovation yang bertajuk “TuguMedia x Paragon Go To School 2021”.

“Dengan ini, resmi saya buka program TuguMedia x Paragon Go To School 2021. Semoga bisa mengedukasi dan menginspirasi para adik-adik kita nantinya,” ujar dia. (Feni Yusnia/ln)

  • Bagikan