BNN Tuban Sidak 2 Tempat Hiburan Malam, 1 Pemandu Lagu Diamankan - Tugujatim.id

BNN Tuban Sidak 2 Tempat Hiburan Malam, 1 Pemandu Lagu Diamankan

  • Bagikan
Petugas  gabungan dari BNN Tuban dan juga kepolisian saat melakukan razia tempat hiburan malam di Tuban, Rabu (24/2/2021) malam. (Foto: Humas BNNK Tuban) tugu jatim
Petugas  gabungan dari BNN Tuban dan juga kepolisian saat melakukan razia tempat hiburan malam di Tuban, Rabu (24/2/2021) malam. (Foto: Humas BNNK Tuban)

TUBAN, Tugujatim.id – Dua tempat hiburan malam di Tuban, yakni Dunia Karaoke dan Glamour menjadi sasaran inspeksi mendadak (sidak) dari petugas gabungan Polres, TNI, dan Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Tuban, Rabu (24/2/2021) malam. Dari razia tersebut, 1 pemandu lagu (PL) diamankan atas dugaan menggunakan narkoba.

Ya, sidak yang dilakukan di dua tempat dunia gemerlap (dugem) di Jalur Pantura, Desa Sugihwaras, Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban tersebut dilakukan sebagai antisipasi penyalahgunaan narkoba di tempat hiburan.

“Satu wanita inisial C (36) positif (narkoba, red), jadi kita bawa ke kantor untuk konseling dan arahnya rehabilitasi,” tegas Kepala BNN Tuban, AKBP I Made Arjana.

Petugas  gabungan dari BNN Tuban dan juga kepolisian saat melakukan razia tempat hiburan malam di Tuban, Rabu (24/2/2021) malam. (Foto: Humas BNNK Tuban)
Petugas  gabungan dari BNN Tuban dan juga kepolisian saat melakukan razia tempat hiburan malam di Tuban, Rabu (24/2/2021) malam. (Foto: Humas BNNK Tuban)

Pada sidak tersebut, para pengunjung dan PL dilakukan tes urine secara sampling oleh petugas. Alhasil, satu tamu karaoke diamankan, dan semua pemandu lagu tidak ada yang terdeteksi atau terindikasi sebagai pengguna obat terlarang berdasarkan hasil tes urine.

“Tes urine secara sampling, dilakukan pada 36 orang di dua tempat karaoke,” jelas Kepala BNN Tuban.

Menurutnya, kegiatan ini merupakan bentuk pencegahan yang dilakukan secara periodik dalam rangka meminimalisir peradaban obat terlarang atau narkotika di tempat hiburan malam.

“Selanjutnya, kegiatan serupa akan dilakukan kepada penghuni kos maupun hotel ,” ungkap mantan Kepala BNN Malang Ini.

Lebih lanjut, petugas gabungan juga memberikan imbauan kepada pengunjung dan pemilik hiburan malam agar mematuhi protokol kesehatan (prokes) sebagai upaya untuk mencegah penyebaran Covid-19. Termasuk, semua diminta mematuhi aturan terkait Penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) dengan skala Mikro mulai 23 Februari hingga 8 Maret 2021.

“Saat ini pandemi belum berakhir, semua harus disiplin menerapkan protokol kesehatan dan menjalankan PPKM agar Pandemi segara berakhir,” pungkasnya. (Mochamad Abdurrochim/gg)

  • Bagikan