JEMBER, Tugujatim.id – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jember siagakan pengamanan di sejumlah tempat wisata saat momen libur panjang (long weekend) dan Isra Mi’raj 2026. Langkah BPBD Jember ini diambil untuk menjaga keselamatan wisatawan yang berkunjung ke destinasi wisata andalan mengingat bertepatan dengan cuaca yang tidak menentu.
Kepala BPBD Jember Edy Budi Susilo mengatakan, pihaknya menjalin sinergi dengan Dinas Kepemudaan, Olahraga, Pariwisata, dan Kebudayaan (Disporaparbud) Kabupaten Jember dalam mengamankan kawasan wisata, khususnya pantai.
Baca Juga: Banjir Rutin Ampel, BPBD Jember Sebut Wuluhan Jadi Langganan Genangan Tahunan
Tim BPBD Jember rutin turun ke lapangan setiap akhir pekan untuk melakukan sosialisasi keselamatan kepada pengunjung.
“Kami ikut membantu misalnya di lokasi Pantai Watu Ulo dan Papuma. Jadi setiap Sabtu Minggu, kami turun ke sana tim untuk membantu sosialisasi keselamatan warga yang melaksanakan liburan di pantai,” ujar Edy pada Jumat (16/01/2026).
Dia mengingatkan pengunjung yang membawa anak kecil untuk selalu menjaga keselamatan buah hatinya. Pengawasan ketat harus dilakukan agar anak-anak tidak lepas dari pengawasan orang tua saat bermain di pantai.
“Tentu saja harus jaga keselamatannya yang bawa anak kecil tentu harus selalu dijaga jangan dibiarkan lepas begitu saja,” tegas Edy.
Setidaknya BPBD Jember menurunkan tim untuk mengamankan kawasan pantai kebanggaan tersebut. Langkah ini dilakukan mengingat potensi lonjakan jumlah pengunjung saat libur panjang yang bertepatan dengan momen bersejarah bagi umat Muslim, yakni perjalanan Nabi Muhammad SAW.
Baca Juga: BPBD Jember Gencarkan Pemangkasan Rutin, Cegah Pohon Tumbang
Terkait cuaca ekstrem yang masih melanda Jember, kepala BPBD mengingatkan masyarakat untuk selalu waspada. Menurut dia, Jember termasuk daerah yang memiliki potensi beragam bencana.
“Jember termasuk minimarket bencana. Ini sudah dari dulu memang seperti itu. Ada bencana hidrometeorologi, ada bencana angin, ada bencana tanah longsor,” ungkapnya.
Edy mengimbau seluruh masyarakat, terutama yang tinggal di titik-titik rawan bencana, untuk selalu meningkatkan kewaspadaan menghadapi potensi bencana yang dapat terjadi sewaktu-waktu.
Seperti yang dilakukan BPBD Jember beberapa waktu lalu, yakni menangani kasus rumah roboh yang terjadi di Kecamatan Panti. Edy menyampaikan bahwa kondisi korban sudah aman dan pihaknya telah memberikan bantuan berupa bahan kebutuhan pokok.
“Saya lihat aman dan kemudian kita berikan beberapa bahan kebutuhan pokok untuk kejutannya,” tandasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Writer: Diki Febrianto
Editor: Dwi Lindawati








