LUMAJANG, Tugujatim.id – Bupati Lumajang Indah Amperawati menetapkan status darurat bencana selama tujuh hari ke depan menyusul aktivitas Gunung Semeru yang mengeluarkan awan panas guguran (APG).
Penetapan ini tertuang dalam Surat Keputusan (SK) Status Tanggap Darurat Bencana Alam Erupsi Gunung Semeru Tahun 2025 melalui Keputusan Bupati Nomor 100.3.3.2/595/KEP/427.12/2025.
“Saya sudah menandatangani SK darurat bencana selama 7 hari ke depan dan surat edaran tentang status level 4, status awas dari Gunung Semeru,” ujar Bupati Lumajang Indah Amperawati pada Rabu (19/11/2025).
Baca Juga: Erupsi Gunung Semeru di Kabupaten Lumajang Timbulkan Jalur Lahar Baru
Bunda Indah, sapaan akrabnya, melaporkan bahwa warga di zona merah telah melakukan evakuasi ke tempat aman. Sebagian mengungsi ke rumah keluarga, sementara sebagian lainnya menempati titik-titik pengungsian yang disiapkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang.
Meskipun update terakhir menunjukkan Gunung Semeru tidak lagi mengeluarkan APG, Bupati Lumajang Indah meminta masyarakat tetap waspada terhadap kemungkinan hujan atau APG susulan yang datang secara tiba-tiba.
“Saya minta perangkat desa, camat beserta jajarannya, dan tim BPBD untuk terus memantau pergerakan masyarakat agar tidak tinggal di zona merah,” tegasnya.
3 Korban Awan Panas Dirawat Intensif di RS
Dalam kejadian ini, tercatat tiga korban terkena awan panas saat melintas di Jembatan Besuk Kobo’an. Korban kini menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Haryoto.
Sementara itu, kondisi pengungsi secara umum dilaporkan dalam keadaan sehat. Tenaga kesehatan telah memeriksa para pengungsi dan memastikan kebutuhan dasar seperti makanan, selimut, dan tempat tidur khususnya untuk ibu hamil dan balita telah terpenuhi.
Indah memberikan imbauan tegas kepada warga untuk tidak kembali ke rumah sampai situasi dinyatakan aman.
“Kalau ada warga yang bandel, itu sudah di luar tanggung jawab petugas. Tapi kami tetap terus memantau bersama TNI, Polri, kapolres, dan dandim,” pungkasnya.
Setidaknya, dari pantauan Tugujatim.id pada Jumat (21/11/2025), tim gabungan terus memantau di lapangan untuk memastikan keselamatan masyarakat selama masa tanggap darurat bencana. Selain itu, tim medis juga berjaga di tiap titik lokasi pengungsian.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Writer: Diki Febrianto
Editor: Dwi Lindawati








