MOJOKERTO, Tugujatim.id – Bupati Mojokerto Muhammad Albarraa menyinggung hasil monitoring dan evaluasi (monev) dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada November 2025 lalu. Monev tersebut berkaitan dengan tata kelola hibah, pengelolaan pokok-pokok pikiran DPRD setempat, serta pengadaan barang dan jasa.
Bupati Mojokerto Albarraa memberi perintah untuk seluruh perangkat daerah agar segera menindaklanjuti rekomendasi tersebut sesuai kewenangan masing-masing.
Baca Juga: BKPSDM Mojokerto Sebut Pengangkatan PPPK SPPG MBG Langsung dari Pusat
Hal ini muncul dalam Penandatanganan Perjanjian Kinerja dan Pakta Integritas tahun 2026 di Pendopo Graha Maja Tama Pemkab Mojokerto, Kamis (22/01/2026).
Dalam momen tersebut, Bupati Mojokerto Albarraa menegaskan adanya legalisasi perjanjian kinerja dan pakta integritas ini menjadi upaya dan komitmen pemerintah daerah setempat untuk meningkatkan integritas, akuntabilitas, transparansi, dan kinerja aparatur.
“Kegiatan ini adalah kontrak moral sekaligus kontrak kerja nyata antara pemerintah dengan masyarakat yang kita layani, harus terwujud dalam kinerja yang sesungguhnya,” tandasnya melalui keterangan resmi, Jumat (23/01/2026).
Evaluasi Bupati selama 2025
Bupati Albarraa menekankan, perjanjian kinerja tersebut menjadi salah satu tolok ukur keberhasilan atau kegagalan dalam mencapai tujuan dan sasaran strategis Pemkab Mojokerto yang sejalan dengan visi, misi, dan hasi luaran (outcome) perencanaan periode 2025-2029.
Sementara itu, Bupati Albarraa turut memberikan hasil sementara evaluasi capaian kinerja makro Pemkab Mojokerto pada tahun lalu, meliputi naiknya Indeks Pembangunan Manusia (IPM) pada tahun 2025 dengan 77,46 poin, naik dari 76,69 pada 2024. Lalu, Harapan Lama Sekolah (HLS) naik menjadi 13,16 tahun, dari sebelumnya 12,99 tahun.
Kemudian, Rata-rata Lama Sekolah (RLS) juga naik meski tipis, yakni 9,14 tahun. Angka ini naik dari 9,13 tahun pada tahun sebelumnya. Pertumbuhan ekonomi tercatat 6,05 persen pada triwulan III 2025, lebih baik dari periode yang sama pada 2024.
Baca Juga: Rangkaian Hari Pers Nasional Digelar Turnamen Futsal PWI Mojokerto Cup 2026
“Capaian tersebut hendaknya menjadi perhatian bersama, terus dimonitor dan dievaluasi agar semakin meningkat di masa mendatang,” kata Bupati Albarraa.
Terpisah, Asisten Administrasi Umum Setdakab Mojokerto Siswadi mengatakan bahwa ditekennya dokumen perjanjian kinerja dan pakta integritas menjadi komitmen bersama mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih dan akuntabel.
“Sekaligus menjadi landasan moral dan administratif bagi seluruh perangkat daerah untuk menjalankan tugas secara profesional, transparan, serta bertanggung jawab kepada masyarakat dan pimpinan daerah,” tandasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Writer: Hanif Nanda Zakaria
Editor: Dwi Lindawati








