• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Wartawan Senior Kompas M. Nasir memberikan materi dalam Fellowship Jurnalisme Pendidikan (FJP) 2021 Batch 3 yang digelar secara virtual pada Jumat (24/09/2021). (Foto: Mochamad Abdurrochim/Tugu Jatim)

Wartawan Senior Kompas M. Nasir memberikan materi dalam Fellowship Jurnalisme Pendidikan (FJP) 2021 Batch 3 yang digelar secara virtual pada Jumat (24/09/2021). (Foto: Mochamad Abdurrochim/Tugu Jatim)

Cara Mengarusutamakan Isu Pendidikan dengan Menulis Tokoh Inspiratif

Dwi Lindawati by Dwi Lindawati
5 years ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

TUBAN, Tugujatim.id – Pelatihan jurnalistik dalam program Fellowship Jurnalisme Pendidikan (FJP) 2021 Batch 3 pada hari keempat digelar secara virtual pada Jumat (24/09/2021). Dalam pelatihan kali ini, ada 15 peserta yang mengikuti program yang diselenggarakan oleh Gerakan Wartawan Peduli Pendidikan (GWPP) bekerja sama dengan PT Paragon Technology and Innovation. Mereka mendapatkan materi “Kiat Menulis Tokoh/Sosok”.

Mantan Wartawan Senior Kompas M. Nasir berbagi pengalaman dan ilmu cara penulisan tokoh maupun sosok atau profil seseorang yang dianggap memiliki nilai pemberitaan, baik terkait motivasi, prestasi, inspiratif, maupun lain-lainnya. Sebab, menurut dia, penulisan tokoh itu cara mengarusutamakan isu pendidikan. Misalnya bisa mengangkat sosok perjuangan guru yang mengajar di daerah pedalaman hutan maupun di suatu daerah terpencil. Selain itu, bisa menulis soal prestasi dan lain-lainnya.

You might also like

Muktamar

Pesantren Tambakberas Jombang Disterilkan, Golf Cart dan Becak Listrik Disiagakan untuk Muktamar NU

21/07/2026 11:17 AM
Jawa Timur

Cuaca Jawa Timur Hari Ini Bikin Waspada, Dari Kabut Pekat hingga Hujan dan Angin Kencang Mengintai

21/07/2026 10:00 AM

M. Nasir mengatakan, dalam penulisan sosok ini memang tidak semudah yang diinginkan. Sebab, ada proses yang harus dilalui. Tentunya, dia melanjutkan, dibutuhkan jam terbang dan kesungguhan dalam berlatih.

“Pasti ada prosesnya. Jadi teruslah berlatih (menulis,red),” ungkap pria yang kini menjabat sebagai Sekjen Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Pusat ini.

Pria yang yang akrab disapa Pak Haji ini mengungkapkan, jika penulisan sosok dipakai untuk media massa, maka langkah awal yang dilakukan yakni menentukan temanya dulu. Apa yang ingin digali dari narasumber. Jika subjek ketika diwawancara berbicara di luar tema yang ditentukan, kembalikan ke tema yang direncanakan.

“Bisa saja ketika diwawancarai temanya soal pendidikan, tapi narasumber cerita soal ekonomi yang tidak berkait dengan pendidikan. Silakan saja narasumber berbicara di luar tema, tapi itu tidak menjadi bagian materi yang akan ditulis,” ucap Pak Haji.

Wartawan yang memiliki segudang pengalaman ini menambahkan, penulisan sosok ini pada prinsipnya memanggungkan subjek seseorang. Artinya, tulisan ini memanggungkan orang, orang yang punya kiprah dan kepedulian yang luar biasa kepada kehidupan banyak orang banyak, kepada manusia dan kemanusiaan, hingga pada bidang tertentu, atau kebaikan lainnya.

“Tujuan menulis sosok itu bukan untuk memamerkan perbuatan baik, tapi menyebarluaskan supaya diteladani oleh banyak orang. Apa yang ditampilkan?” terangnya.

Para peserta Fellowship Jurnalisme Pendidikan (FJP) 2021 Batch 3 yang mengikuti pelatihan pada Jumat (24/09/2021). (Foto: Mochamad Abdurrochim/Tugu Jatim)
Para peserta Fellowship Jurnalisme Pendidikan (FJP) 2021 Batch 3 yang mengikuti pelatihan pada Jumat (24/09/2021). (Foto: Mochamad Abdurrochim/Tugu Jatim)

Dia mengatakan, tulis saja apa yang didapat dari hasil wawancara dan catatan latar belakang yang sudah diuji kebenarannya, serta kesaksian orang lain kalau ada. Apa yang mau dituturkan terlebih dulu. Yaitu, lead yang memancing minat pembaca hingga menuntaskan membaca dan lain-lainnya.

“Bikin pembaca penasaran. Menyusun cerita mengalir dari alinea ke alinea perlu latihan. Di antara alinea di atas dan yang di bawah ada jembatan berupa kata atau frase yang menghubungkan sehingga pikiran tidak terputus,” tandasnya.

Terutama, masih kata M. Nasir, sampaikan dengan Jujur. Sebab, dia mengatakan, banyak narasumber yang tidak sanggup menceritakan warna kehidupannya seperti apa adanya. Banyak yang “menyensor” cerita kehidupannya sendiri. Kejujuran adalah tantangan terbesar bagi orang yang ditulis kehidupannya. Menulis kehidupan (live writing) berbeda dengan menulis novel yang mengutamakan creation dan fiction.

“Menulis kehidupan bukan bertujuan untuk memamerkan kesuksesan, tapi untuk menjadi teladan atau pelajaran bagi banyak orang yang sedang menapaki kehidupan yang penuh rintangan,” ujarnya.

Untuk diketahui, Fellowship Jurnalisme Pendidikan Batch 3 yang digagas oleh Gerakan Wartawan Peduli Pendidikan (GWPP) didukung oleh PT Paragon Technology and Innovation. Paragon sendiri adalah brand kosmetik yang menghasilkan produk Wardah, Make Over, Emina, Kahf, dan Putri.

 

Tags: Fellowship batch 3Fellowship Jurnalisme Pendidikan 2021Isu pendidikanJurnalisme pendidikanjurnalistikwartawan
Dwi Lindawati

Dwi Lindawati

Related Stories

Muktamar

Pesantren Tambakberas Jombang Disterilkan, Golf Cart dan Becak Listrik Disiagakan untuk Muktamar NU

by Mochamad Abdurrochim
21/07/2026 11:17 AM
0

JOMBANG, Tugujatim.id – Alih-alih kendaraan bermotor, panitia gelaran Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas Jombang...

Jawa Timur

Cuaca Jawa Timur Hari Ini Bikin Waspada, Dari Kabut Pekat hingga Hujan dan Angin Kencang Mengintai

by Mochamad Abdurrochim
21/07/2026 10:00 AM
0

Tugujatim.id - Cuaca di Jawa Timur pada Selasa (21/07/2026) bergerak dinamis dengan pola yang tidak merata di banyak daerah. Sejumlah...

Rumah doa.

DPRD Kabupaten Pasuruan Terima Aduan Warga Tolak Dugaan Rumah Doa Ilegal di Bangil

by Dwi Linda
20/07/2026 9:04 PM
0

PASURUAN, Tugujatim.id - Perwakilan warga Lingkungan Sukalipura, Kelurahan Dermo, Kecamatan Bangil, mendatangi kantor DPRD Kabupaten Pasuruan untuk audiensi pada Senin...

Piala Dunia 2026.

Spanyol Juara Piala Dunia 2026, Ribuan Warga Nobar di Sidoarjo Senang Berhadiah Umrah hingga Sepeda Gunung

by Dwi Linda
20/07/2026 6:05 PM
0

SIDOARJO, Tugujatim.id – Ribuan warga memadati Jalan Cokronegoro di depan Pendopo Delta Wibawa, Kabupaten Sidoarjo, Senin dini hari (20/07/2026). Mereka...

Next Post
Pelantikan mutasi jabatan oleh Bupati Bojonegoro Anna Muawanah di Pendapa Malowopati Bojonegoro, Jumat (24/09/2021). (Foto: Humas Pemkab Bojonegoro/Tugu Jatim)

42 Pejabat Dilantik, Kadisdik Bojonegoro Resmi Diganti

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID