• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Penetration Pricing.

Ilustrasi merencanakan strategi harga. (Foto: Pexels)

Cara Cepat Menggeser Kompetitor lewat Penetration Pricing agar Tak Rugi, Simak Kelebihan dan Kekurangannya!

Dwi Linda by Dwi Linda
2 years ago
in Bisnis
0
Share on FacebookShare on Twitter

Tugujatim.id – Kompetitor bisnis selalu jadi momok kamu bersaing di dunia bisnis? Tenang, ada cara yang bisa dilakukan untuk menggeser posisi kompetitor melalui strategi penetration pricing. Kira-kira bisa rugi nggak ya?

Memasuki pasar dengan banyak kompetitor memang tidak mudah. Dalam memulai bisnis dengan tingkat persaingan yang tinggi tentu membutuhkan strategi yang matang. Perencanaan strategi menjadi kunci untuk memenangkan persaingan. Cara yang dapat dilakukan dalam upaya menggeser kompetitor adalah dengan menerapkan strategi penetapan harga, salah satunya penetration pricing.

You might also like

GBC ke-74

GBC ke-74 Coach Fahmi Dimulai di Malang, 80 Pengusaha dari Berbagai Daerah Ikuti Pelatihan Bisnis

14/07/2026 1:52 PM
Gading Gajah

Polda Jatim Bongkar Penyelundupan Gading Gajah, Kupu-Kupu Langka dan Benih Lobster ke Luar Negeri

30/06/2026 12:15 PM

Bagi kamu yang memiliki bisnis baru tentu akan sulit menghadapi persaingan pasar. Dengan menggunakan strategi ini, kamu akan mencoba memainkan harga yang mana harga menjadi salah satu cara mudah untuk membedakan kita dengan para pesaing.

Apa sih Penetration Pricing Itu?

Penetration pricing menjadi strategi dengan memberikan penawaran dengan harga murah pada produk yang diperjualkan pada masyarakat. Tujuannya untuk memperkenalkan produk kita ke pasar dan untuk merespons kehadiran kompetitor baru.

Umumnya, strategi ini mencoba untuk mengambil hati pelanggan dari para kompetitor yang selalu membeli barang dengan harga yang paling murah. Tentu saja strategi ini akan menjadi sarana promosi yang bagus untuk periode awal dalam mendapatkan pelanggan sebanyak-banyaknya. Namun, strategi ini tidak akan bisa bertahan lama, hanya sampai orang-orang mengenali produk kita dan ketika perusahaan sudah bisa masuk ke pasar yang lebih sehat.

Baca Juga: Bikin Konten Viral dalam Waktu Singkat? Yuk Kenali 4 Jenis yang Wajib Kamu Ketahui Lengkap dengan Cara Memaksimalkannya!

Penerapan strategi ini dilakukan dimana pada awal perilisannya, perusahaan akan mencoba “bakar duit” untuk memperkenalkan diri di tengah para kompetitornya. Seiring berjalannya waktu dan meningkatnya jumlah pelanggan yang semakin aware dengan produk kita, strategi ini pun akan perlahan dihapuskan. Penetapan harga pun semakin tinggi sesuai dengan harga normal karena walaupun harga sudah dirasa tinggi, jika kita sudah mendapatkan pelanggan dari penerapan strategi penetration pricing tadi maka harga yang tinggi tadi tidak akan menjadi masalah. Hal ini dengan syarat kita mampu mempertahankan kualitas yang menjadi alasan pelanggan tetap memilih produk kita.

Dalam menerapkan strategi ini tentu akan banyak kemudahan dan juga lika-liku yang dirasakan. Sebagai pebisnis tentu hal ini akan lumrah terjadi. Tapi, sebelum kamu menerapkan strategi ini penting banget mengetahui kelebihan dan kekurangannya agar tidak rugi.

Kelebihan Strategi Penetration Pricing

1. Mendorong Pelanggan untuk Mencoba

Dengan menetapkan harga yang murah di awal akan mampu menarik banyak pelanggan. Penawaran ini cukup menggiurkan dan tentunya tidak akan dilewatkan oleh siapa pun. Dengan begitu, pelanggan akan berdatangan untuk ikut mencoba produk yang ditawarkan.

2. Produk Mudah Diterima Pasar

Tujuan dari adanya strategi ini adalah untuk memperkenalkan diri ketika memasuki pasar. Sehingga strategi ini akan memungkinkan produk kita mudah dikenali oleh para calon pelanggan.

3. Menggeser Pesaing

Dengan strategi harga murah tentunya memudahkan kita menguasai pasar. Kondisi ini membantu kita untuk perlahan menggeser posisi pesaing yang lebih dulu mapan di pasar. Keuntungannya kita juga bisa mencegah munculnya pesaing baru untuk sukses lebih dulu.

4. Meningkatkan Reorder Point

Dengan memberikan pengalaman berbelanja dengan harga murah dapat meningkatkan potensi kembalinya pelanggan untuk berbelanja kembali di toko kita.

5. Meningkatkan Market Share

Harga yang murah menjadi salah satu cara untuk dapat meningkatkan pangsa pasar. Harga menjadi elemen sensitif yang menjadi penentu tingkat penjualan suatu produk dan juga penentu pelanggan untuk jadi membeli atau tidak.

Baca Juga: Cara Top Up Diamond FF Pakai Pulsa di Platform GameCenter, Simak Caranya!

Kekurangan Strategi Penetration Pricing

1. Loyalitas Pelanggan yang Rendah

Pelanggan tentu akan datang membeli barang dengan harga termurah. Jika strategi ini sudah tidak diterapkan dan harga cenderung akan semakin naik maka pelanggan pun akan beralih ke toko yang memberikan penawaran termurah.

2. Meningkatkan Potensi Kerugian

Jika strategi ini terlalu lama diterapkan, perusahaan harus siap-siap mengalami kerugian. Sebab, pemberian penawaran harga murah juga harus diimbangi dengan modal yang tinggi. Jika terlalu banyak memberikan penawaran produk dengan harga murah maka semakin meningkatkan risiko kerugian.

3. Hanya untuk Strategi Jangka Pendek

Strategi ini tidak akan cocok jika digunakan jangka panjang. Efek yang akan dirasakan jika terlalu lama akan membuat perusahaan tidak stabil bahkan merugi. Karena pada dasarnya strategi ini hanya dilakukan sebagai perkenalan di awal penjualan.

4. Menciptakan Perang Harga

Dengan penetapan harga yang semakin kompetitif akan memunculkan perang harga. Karena setiap dari kompetitor tentu akan mencegah kita menerapkan strategi penetration pricing. Jika perang harga terus berlanjut, pada akhirnya hanya akan merugikan pasar secara keseluruhan.

5. Merusak Brand Image

Penetapan harga yang murah memang mampu menarik pelanggan. Namun jika dibiarkan terlalu lama nantinya akan muncul persepsi negatif dalam benak pelanggan bahwasanya produk yang dijual memang memiliki kualitas yang buruk.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id

Writer: Iqmalia Bella Fortuna Toshi/Magang

Editor: Dwi Lindawati

Tags: Artikel bisnisDunia bisnisKompetitor bisnisPenetration pricing adalahStrategi bisnisStrategi menggeser kompetitor
Dwi Linda

Dwi Linda

Related Stories

GBC ke-74

GBC ke-74 Coach Fahmi Dimulai di Malang, 80 Pengusaha dari Berbagai Daerah Ikuti Pelatihan Bisnis

by Mochamad Abdurrochim
14/07/2026 1:52 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Grounded Business Coaching (GBC) angkatan ke-74 resmi dimulai di Kota Malang, Selasa (14/07/2026). Pelatihan bisnis yang dikenal...

Gading Gajah

Polda Jatim Bongkar Penyelundupan Gading Gajah, Kupu-Kupu Langka dan Benih Lobster ke Luar Negeri

by Mochamad Abdurrochim
30/06/2026 12:15 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id - Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Timur mengungkap tiga kasus penyelundupan dan perdagangan ilegal sumber daya alam yang melibatkan...

Bawang Merah

Probolinggo Gandeng Kota Malang Pasok Bawang Merah, Sekaligus Perluas Pasar UMKM

by Mochamad Abdurrochim
05/06/2026 8:55 AM
0

PROBOLINGGO, Tugujatim.id – Kabupaten Probolinggo terus memperluas jaringan pemasaran komoditas unggulan daerah. Terbaru, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo menjalin kerja sama...

Marketing FYP TikTok

Strategi Marketing FYP TikTok 2026, Cara Brand Menarik Perhatian Konsumen dalam Hitungan Detik

by Mochamad Abdurrochim
04/06/2026 9:30 PM
0

Tugujatim.id – Di tengah derasnya arus konten yang muncul setiap hari di TikTok, perhatian pengguna menjadi sesuatu yang sangat berharga....

Next Post
Indonesia vs Uzbekistan.

Nobar Semifinal Indonesia vs Uzbekistan Libatkan Ratusan Pedagang, Proyeksi Diskopum Jember: Perputaran Uang Capai Rp300 Juta Semalam

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID