Chelsea vs Crystal Palace: Pemain yang Jadi Ancaman Barisan Pertahanan Chelsea

  • Bagikan
Wilfred Zaha dimungkinkan besar bakal turun dalam laga Chelsea vs Crystal Palace nanti malam (3/10)
Wilfred Zaha dimungkinkan besar bakal turun dalam laga Chelsea vs Crystal Palace nanti malam (3/10) (Foto: Instagram Crystal Palace)

LONDON – Anak asuh pelatih Frank Lampard harus mewaspadai lini serang Crystal Palace, dalam lanjutan Liga Primer pekan ini, Sabtu 3 Oktober 2020. Dari tiga pertandingan terakhir, Palace berhasil menjebloskan 5 gol dan kebobolan 3 gol. Sementata Chelsea lebih rapuh di lini bertahan, dengan kebobolan 6 gol.

Palace saat ini berada di peringkat 6 klasemen, sedangkan Chelsea di posisi 9. Saat ini kedua tim sama-sama ingin berada di papan atas klasemen. Namun Chelsea setidaknya lebih menjadi sorotan, karena inkonstisten dalam pekan-pekan awal meski sejumlah pemain anyar mereka sudah bergabung dalam tim.

Chelsea nyaris kalah di Markas West Bromwich Albion, meski akhirnya imbang 3-3. London biru juga disingkirkan dari piala liga oleh tim sekota Tottenham Hotspur. Dua laga terakhir Chelsea memperlihatkan tim tersebut belum menemukan komposisi pemain yang pas. Frank Lampard sudah beberapa kali mengotak-atik posisi kiper hingga pemain depan.

Sementara Palace yang merupakan tim sekota Chelsea, menjalani laga-laga awal dengan impresif. Bahkan kemenangan 3-1 Palace atas Manchester United kemarin masih belum bisa dilupakan. Laga pekan keempat liga inggirs Chelsea versus Crystal Palace nanti malam pukul 18.30 WIB yang disiarkan live streaming dan Mola TV, patut dinantikan.

Frank Lampard mengkonfirmasi, sayap Cristian Pulisic sudah masuk skuad tim. Hanya saja, pemain asal Amerika tersebut belum bisa bermain sebagai starter. Lampard masih was-was untuk kesehatan Pulisic. Meskipun pelatih tersebut ingin Pulisic bisa segera bermain menggedor pertahanan lawan.

“Pulisic sudah masuk skuad untuk pertandingan nanti. Tapi dia belum bisa mulai pertandingan karena cideranya. Tapi saya sangat ingin membawanya kembali bergabung dalam tim,” kata pelatih asal Inggris tersebut.

Pemain sayap Hakim Ziyech juga dipastikan belum bisa turun ke lapangan. Meskipun Chelsea sudah memberi kabar eks pemain Ajax Amsterdam tersebut sudah pulih. Namun Ziyech masih perlu menjalani tahap-tahap pemulihan.

Otomatis, posisi Pulisic dan Ziyech akan diisi Mason Mount, Kai Havertz, Timo Werner, atau Callum Hudson-Odoi. Meski banyak pilihan di posisi sayap, namun Ziyech tetap ditunggu fans setelah debutnya di liga primer melawan Brigton, Ziyech menjadi pembeda.

Lalu siapa penyerang Crystal Palace yang perlu diwaspadai oleh Chelsea? Ada gelandang eks Totthenham Hotspur, Townsend, dan eks penyerang Arsenal Wilfred Zaha. Zaha sudah mencetak 3 tol dalam dua laga. 1 gol penentu kemenangan Palace saat melawan Southampton, dan 2 gol dijebloskan ke gawang Manchester United. Kemenangan 3-1 Palace atas Manchaster merah, 1 gol dicetak Townsend.

Crystal Palace menjadi momok klub elit yang belum konsisten. Meski begitu, tim asuhan Roy Hodgson itu juga masih kehilangan pemain intinya. Seperti pamain bertahan Gary Cahill yang masih cidera, dan Michy Batshuayi yang tidak bisa tampil karena melawan klub induknya, Chelsea. Palace hanya diuntungkan karena memiliki jeda agak panjang sebelum laga melawan Chelsea. (jaf/gg)

  • Bagikan