The Hateful Eight merupakan film bergenre aksi misteri, kriminal, sekaligus thriller asal Amerika Serikat. Film ini menyajikan aksi menegangkan dari awal hingga akhir cerita. Film ini diproduksi sesuai arahan sutradara Quentin Tarantino yang sekaligus menjadi penulis skenario. Sebelumnya, ia telah menyutradarai beberapa film besar. Film ini didistribusikan secara resmi oleh The Weinstein Company.
The Hateful Eight tayang secara perdana di Cinerama Dome pada tanggal 8 Desember 2015. Kemudian dirilis pertama kali di Amerika Serikat pada tanggal 25 Desember 2015 secara terbatas dan 30 Desember 2015 secara luas. Maka dari itu, durasi film ini ada dua macam, yakni versi tur dan versi general. Durasi film versi tur adalah 187 menit, sedangkan versi general adalah 167 menit.
Baca Juga: Hobi Menyaksikan Video Binatang Lucu dan Imut Baik untuk Kesehatan, Studi Membuktikan
Samuel L Jackson merupakan aktor utama yang membintangi film The Hateful Eight. Selain itu, ada pula beberapa aktor lainnya yang ikut berperan dalam film ini, seperti Kurt Russell, Jennifer Jason Leigh, Walton Goggins, Demián Bichir, Tim Roth, Michael Madsen, dan Bruce Dern.
Sinopsis
Film The Hateful Eight ini menceritakan tentang kejadian yang terjadi setelah masa perang Wyoming. Kejadian itu mempertemukan delapan orang yang saling membenci. Mereka bertemu di tempat dan waktu yang salah. Kejadian itu bermula pada adegan Major Marquis Warren yang membutuhkan tumpangan. Ia pun harus berbagi tumpangan dengan John Ruth yang juga merupakan seorang bounty hunter .
John Ruth sebenarnya curiga dengan motivasi Major Warren. Apalagi saat itu, John Ruth sedang membawa Daisy Domergue yang merupakan seorang buronan dengan harga sepuluh ribu dollar. Buronan itu berhasil ditangkap John Ruth hidup-hidup. John Ruth pun berusaha percaya bahwa Major Warren bukanlah orang berbahaya dalam film The Hateful Eight ini. Mereka pun saling berbagi tempat di sebuah kereta kuda.
Kemudian, ada juga mantan tentara konfederasi bernama Chris Mannix. Ia mengaku sebagai sheriff Red Rock yang baru. Mereka pun bergegas pergi ke Red Rock. Sayangnya di tengah perjalanan, ada badai salju yang mengganggu perlananan mereka menuju Red Rock.
Baca Juga: Agar Hari Lebih Berwarna, Anda Bisa Melakukan Tips-Tips Ini di Pagi Hari
Dalam film The Hateful Eight ini, badai datang secara tiba-tiba dan akhirnya mengharuskan mereka beristirahat di sebuah pondok yang bernama Minnie’s Haberdashery. Pondok tersebut ternyata sudah ditempati oleh empat orang yang tidak mereka kenal. Ada Bob (penjaga selama pemilik pondok pergi liburan Natal), Oswaldo Mobray (tukang jagal untuk acara eksekusi di Red Rock), Ada Joe Gage (penulis yang sedang menuju ke tempat ibunya untuk merayakan Natal), dan General Sandy Smithers (yang hanya diam saja di tempat duduknya).
Seiring berjalannya waktu, beberapa fakta dalam film The Hateful Eight pun terungkap. Ternyata delapan orang ini memiliki kepentingannya masing-masing. Kepentingan itupun berujung pada kekacauan yang luar biasa. Kedelapan orang ini pun tidak ragu untuk saling bunuh atau tembak.
Review Film The Hateful Eight
Berdasarkan rating yang diperoleh, The Hateful Eight mendapatkan penilaian positif dari para kritikus. Situs Rotten Tomatoes memberi skor 74 persen berdasarkan 303 ulasan dengan rata-rata 7,3 dari 10. Sementara Metacritic memberikan skor 68 dari 100 berdasarkan 51 kritik yang menunjukan ulasan baik. Film ini juga mendapat nilai B dari skala A+ sampai F berdasarkan penilaian penonton di CinemaScore.
Baca Juga: Tips dan Cara Efektif Membangun Komunikasi dengan Anak Sejak Usia Dini
Film The Hatefull Eight juga terbilang sukses apabila ditinjau dari segi pendapatan. Film yang menghabiskan anggaran 44 juta dolar Amerika ini mampu meraup penghasilan 115,7 juta dolar Amerika. 101 juta di antaranya berasal dari penayangan secara internasional.
Pada pembukaan akhir pekan secara terbatas, film The Hateful Eight ini mendapatkan menempati posisi ke-10 di box office, sementara pada pembukaan akhir pekan secara luas, film ini mendapatkan menempati posisi ke-3 di box office. Posisi pada akhir pekan itu menempatkan film ini di belakang film Star Wars: The Force Awakens dan Daddy’s Home. (Sindy Lianawati/gg)








