Ciptakan Laut Tanpa Sampah Dengan LACTAMPLAS

Ciptakan Laut Tanpa Sampah Dengan LACTAMPLAS

  • Bagikan
Aditya Eka Nurfitrah, member Pondok Inspirasi/tugu jatim
Aditya Eka Nurfitrah, member Pondok Inspirasi. (Foto: Dokumen)

RIAU, Tugujatim.id. Semua percaya bahwa Indonesia adalah negara maritim dengan laut dan pantai terpanjang di dunia. Ini suatu yang membanggakan. Tapi dibalik itu, ada hal yang mencemaskan negara kepulauan ini, yaitu tentang sampah.

Persoalan sampah inilah yang menjadi sorotan Aditya Eka Nurfitrah, mahasiswa Universitas Riau, dalam lomba esai yang diselenggarakan oleh Universitas Negeri Jakarta (UNJ), pada 25 Juli 2021 lalu. Essay salah satu member komunitas Pondok Inspirasi tersebut berhasil masuk dalam top 10 artikel terbaik.

Dalam artikel ini, Aditya, sapaan akrabnya, mengangkat tema “Mempersiapkan Generasi LETS (Love the Sea) untuk Menciptakan LACTAMPLAS (Laut Cantik Tanpa Sampah Plastik) Menggunakan Media Sosial.” Tema ini secara spesifik mencari solusi atas persoalan sampah di laut nusantara.

atau yang lebih akrab dipanggil Aditya merupakan salah satu member Pondok Inspirasi Regional Riau

Inovasi yang dibuat Aditya bertujuan untuk menumbuhkan pemahaman dan kesadaran terhadap sampah plastik di kawasan maritim Indonesia serta berkolaborasi dengan pemerintah dalam membangun generasi emas tahun 2045.

Menurutnya selama ini, meskipun Indonesia dikenal sebagai negara maritim dengan potensi sumberdaya perikanan yang sangat melimpah. Namun, negeri tercinta ini memiliki permasalahan yang sangat besar yang bisa saja mengancam sumber daya di laut tersebut. Salah satunya banyaknya sampah plastik.

Hal ini dikarenakan masih kurangnya kesadaran akan hal itu. Aditya memberikan inovasi ini untuk menumbuhkan kesadaran terhadap sampah dengan melakukan sosialisasi LACTAMPLAS (Laut Cantik Tanpa Sampah Plastik) dan kampanye #MariCintaiLaut.

Soso kmuda ini menilai bahwa jika inovasi ini terlaksana maka akan mewujudkan harapan pemerintah yaitu para pemuda akan mendapatkan pelajaran tentang caranya menjaga laut dari sampah plastik dan mendukung Gerakan Indonesia Bersih (GIB).

Perlu diketahui Aditya saat ini merupakan mahasiswa Universitas Riau yang sedang melaksanakan kegiatan belajar mengajar melalui daring. Dia mempunyai hobi menulis, banyak sekali karya tulisan yang dia ciptakan.

Mulai dari karya tulis ilmiah dan membuat karya buku antologi. Tahun lalu menjadi  mahasiswa berprestasi 3 di Fakultas Fisika Universitas Riau dan merupakan salah satu member dari Pondok Inspirasi regional Riau.

  • Bagikan