• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Thabed Tholib Baladraf, peneliti limbah jerami jadi masker/tugu jatim

Thabed Tholib Baladraf, peneliti limbah jerami jadi masker. (Foto: Dokumen)

Thabed Tholib Baladraf Berhasil Ubah Limbah Jerami Jadi Lapisan Masker

Herlianto A by Herlianto A
5 years ago
in Featured
0
Share on FacebookShare on Twitter

JEMBER, Tugujatim.id – Bagi sebagian orang limbah jerami tak memiliki manfaat apapun, tetapi tidak bagi Thabed Tholib Baladraf, salah satu member Pondok Inspirasi. Dia berhasil mengubah limbah jerami menjadi lapisan masker yang aman dan nyaman.

Keberhasilan Thabed ini, membuat dirinya meraih juara dalam kompetisi National Social Masterpiece 2021 sebagai juara satu.

You might also like

Malang

Kakao Malang Diam-Diam Punya Varietas Premium Langka

29/05/2026 7:00 AM
Ledakan balon udara.

Sosok Korban MD Ledakan Balon Udara Blitar di Mata Keluarga, Dikenal Pekerja Keras dan Pulang Kampung Melepas Rindu

27/05/2026 8:08 PM

Mahasiswa program studi teknologi industri pertanian Universitas Jember ini mengangkat judul “Inovasi Masker Nanofilter Berbasis Membran Biodegradable Berbahan Dasar Limbah Jerami Padi Dengan Metode Transmission Electron Microscope Sebagai Masker Masa Depan”.

Motivasinya mengangkat topik ini, dia merasa bahwa limbah jerami padi sangat jarang dimanfaatkan. Padahal setiap 1 hektar sawah menghasilkan 7 ton jerami. Di sisi lain jerami bukan hanya limbah biasa karena memiliki kandungan lignoselulosa yang tinggi. Ini berpotensi untuk digunakan sebagai lapisan masker nanofilter.

Lapisan nanofilter ini nantinya digunakan untuk menggantikan masker yang sudah ada di lapangan. Karena masker yang ada sekarang butuh waktu ratusan tahun untuk terurai. Sedangkan dengan menggunakan jerami padi ini hanya butuh waktu singkat dengan efektifitas yang tinggi.

“Hal ini tentu dapat menjaga lingkungan sekaligus memenuhi kebutuhan masyarakat,” ujar pemuda asal Pasuruan itu.

Perjuangan yang sangat hebat telah dilalui Thabed dalam menyelesaikan paper untuk kompetesi ini.

“Dalam merealisasikan ide ini benar-benar perlu perjuangan dan kesabaran. Di awal saya mengobservasi terlebih dahulu permasalahan masker yang sulit terurai,” paparnya

Setelah itu melakukan kajian literatur dengan menggunakan kurang lebih 30 literatur untuk mendapatkan data yang akurat.

“Dalam hal ini saya begadang setiap hari hingga pagi, setelah itu baru melakukan riset. Pada masa seperti ini (pandemi) sangat sulit melakukan riset namun di sisi lain kita sebagai kaum akademisi harus tetap produktif,” jelas Thabed.

Harapan mulia yang dibawa Thabed saat meneliti ide ini adalah bisa segera mengkomersialkan produk masker ini sehingga dapat memberikan manfaat bagi kesehatan lingkungan sekaligus memenuhi kebutuhan masyarakat.

“Masa pandemi bukan halangan untuk kita bermalas-malasan. Justru masa pandemi menjadi peluang kita untuk berakselerasi dan mengembangkan potensi diri yang dimiliki dengan berani mencoba hal-hal baru,” pesannya untuk pemuda-pemudi Indonesia.

Perlu diketahui, tak hanya satu atau dua prestasi yang telah ditorehkan Thabed dalam dunia kepenulisan pada masa pandemi ini. Ada puluhan prestasi nasional dan internasional telah ia raih.

Adapun beberapa prestasi yang pernah diraih diantaranya medali emas International Science and Invention Fair Jakarta 2020, medali emas Global Youth Science Challenge India 2021.

Medali emas 1Idea 1World International Innovation Design Start up Turkey 2021, medali emas Moscow International Salon of Invention and Innovation Technologies “Archimedes” 2021 Rusia, dan juara satu International Essay Competition PPI UK 2021, dan Mahasiswa Berprestasi Utama Universitas Jember.

Tags: Jeramilimbahmahasiswamaskerpenelitian
Herlianto A

Herlianto A

Related Stories

Malang

Kakao Malang Diam-Diam Punya Varietas Premium Langka

by Mochamad Abdurrochim
29/05/2026 7:00 AM
0

MALANG, Tugujatim.id – Kabupaten Malang ternyata tidak hanya dikenal lewat sektor pertanian hortikultura maupun wisata alam. Di balik hamparan kebun...

Ledakan balon udara.

Sosok Korban MD Ledakan Balon Udara Blitar di Mata Keluarga, Dikenal Pekerja Keras dan Pulang Kampung Melepas Rindu

by Dwi Linda
27/05/2026 8:08 PM
0

BLITAR, Tugujatim.id - Duka mendalam menyelimuti sebuah rumah sederhana di Desa Tambakan, Kecamatan Gandusari, Kabupaten Blitar, menyusul insiden ledakan balon...

Biya Agus.

Biya Agus, Magister Fisika yang Viral di TikTok Berkat Pembahasan soal Rezeki bersama Chatour Travel

by Dwi Linda
19/05/2026 4:41 PM
0

GRESIK, Tugujatim.id - Senin malam (18/05/2026), H Agus Rahman MPd atau yang populer dengan nama Biya Agus Chatour Gresik, sesenggukan...

Mie Cendana.

Atika C. Larasati, Owner Mie Cendana Viral di Malang Kolaborasi Unik bareng Pelaku UMKM Lokal Perempuan

by Dwi Linda
01/05/2026 7:27 PM
0

MALANG, Tugujatim.id - Siapa sih yang nggak mengenal Mie Cendana sebagai salah satu kuliner viral dari Malang, Jawa Timur? Bahkan,...

Next Post
Muhammad Nasruddin ikuti konferensi MUI/tugu jatim

Kritik Fatwa MUI, Mahasiswa STAI Sunan Pandanaran Jadi Pembicara Di Konferensi MUI

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID