• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Pangsit Cwie Mie Soemarto di Jalan Jakarta, Kota Malang. (Foto: Feni Yusnia/Tugu Jatim)

Pangsit Cwie Mie Soemarto di Jalan Jakarta, Kota Malang. (Foto: Feni Yusnia/Tugu Jatim)

Cita Rasanya Maknyus, Pangsit Cwie Mie Soemarto Malang Jadi Tempat Bernostalgia Para Pengunjung

Redaksi by Redaksi
5 years ago
in News, Wisata
0
Share on FacebookShare on Twitter

MALANG, Tugujatim.id – Tak lengkap rasanya kalau ke Kota Malang tak mencicipi beragam kuliner yang menggoyang lidah penikmatnya. Meski Kota Malang terus berkembang dengan banyaknya kafe modern yang menjamur, tapi salah satu kuliner maknyus dan legendaris “Pangsit Cwie Mie Soemarto” ini barangkali dapat menjadi pengobat rindu kuliner tempo dulu yang masih menjaga cita rasanya hingga saat ini.

Sudah ada sejak 1965 silam, kuliner yang identik dengan gerobak berwarna hijau ini lama menempati lahan di kawasan Jalan Simpang Balapan Ijen. Lalu, baru-baru ini telah pindah ke Jalan Jakarta, Kota Malang.

You might also like

Bojonegoro.

Bojonegoro Terima DBH PBB Rp116,6 Miliar, Sektor Migas Jadi Penyumbang Terbesar

19/07/2026 2:05 PM
Unesa

Diduga Lakukan Kekerasan Verbal di Grup Whatsapp, Unesa Nonaktifkan Enam Mahasiswa

19/07/2026 12:53 PM

Meski begitu, kedai pangsit ini hampir tak pernah sepi dari pengunjung. Berbekal resep sedap yang dipertahankan turun temurun, pangsit ini tetap digandrungi banyak kalangan.

“Ini sudah generasi ketiga. Mungkin sejak 1965. Dulu kakek saya, Soemarto yang berjualan, lalu diteruskan oleh bapak, kemudian saya,” ujar Sutris, 55, pemilik Pangsit Cwie Mie Soemarto.

Harga Terjangkau dengan Beragam Pilihan Menu

Kuliner legendaris ini menawarkan 4 menu dengan dua jenis pilihan, yaitu basah alias berkuah atau kering. Sedangkan untuk banderol harga, Anda bisa menikmati pangsit cwie mie biasa cukup dengan Rp 9 ribu, pangsit cwie mie bakso Rp 11 ribu, pangsit cwie mie ampela Rp 14 ribu, dan pangsit cwie mie spesial Rp 16 ribu.

Harga terjangkau dan bikin kangen karena mienya lezat. (Foto: Feni Yusnia/Tugu Jatim)
Harga terjangkau dan bikin kangen karena mienya lezat. (Foto: Feni Yusnia/Tugu Jatim)

Soal rasa tak perlu diragukan lagi. Semangkuk cwie mie spesial disajikan sangat komplet. Mulai dari olahan mi tipis yang dibumbui dengan minyak ayam dan disajikan sederhana bersama daging ayam cincang, sawi rebus, bawang goreng, acar mentimun rawit, irisan daun bawang, dan kerupuk pangsit.

Belum lagi tambahan topping berupa bakso dan ampela, menu satu ini semakin menggugah selera.

Menurut Sutris, usaha keluarga ini dirintis dengan kesan tersendiri. Bahkan, awal berjualan semangkuk mi pangsit ini sempat hanya dibanderol Rp 15 saja.

“Dulu ya pernah cuma dijual Rp 15. Trus saya kelas 5 SD, itu sudah Rp 500, terus naik jadi Rp 750 sampai sekarang Rp 9 ribu,” tambahnya.

Saking lamanya berjualan dan cita rasanya yang terus melekat, Sutris mengaku mendapatkan banyak kesan menarik. “Banyak pelanggan lama yang suka kemari, kadang-kadang mereka (pembeli) inget zaman SMA waktu pacaran atau bolos sekolah, larinya ke tempat kakek saya (kedai) ini. Jadi, mereka makannya sambil bernostalgia,” sambung Sutris.

Sementara itu, Sulistyawati, 35, warga Merjosari, Kota Malang, ini mengaku gemar makan di kedai satu ini. Selain harganya yang terjangkau, rasanya juga tidak pernah berubah sejak dulu.

“Enak ya, mienya lembut karena saya suka yang berkuah, seger banget kuahnya. Kadang dilema juga sih ini, beli satu itu kurang, kalau beli dua kadang kenyang banget,” ujarnya sambil tertawa. (fen/ln)

Tags: Kota Malangkuliner di Malangkuliner legendariskuliner malangkuliner murahPangsit Cwie Mie Soemarto
Redaksi

Redaksi

Related Stories

Bojonegoro.

Bojonegoro Terima DBH PBB Rp116,6 Miliar, Sektor Migas Jadi Penyumbang Terbesar

by Dwi Linda
19/07/2026 2:05 PM
0

BOJONEGORO, Tugujatim.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro kembali menerima penyaluran Dana Bagi Hasil (DBH) Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) sebesar...

Unesa

Diduga Lakukan Kekerasan Verbal di Grup Whatsapp, Unesa Nonaktifkan Enam Mahasiswa

by Mochamad Abdurrochim
19/07/2026 12:53 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id – Sebanyak 6 mahasiswa vokasi dinonaktifkan sementara selama proses investigasi yang dilakukan Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan...

Gunung Penanggungan

Mengapa Gunung Penanggungan Disebut Miniatur Mahameru? Ini Sejarah, Bentuk, dan Keistimewaannya

by Mochamad Abdurrochim
19/07/2026 10:45 AM
0

Tugujatim.id – Di antara deretan gunung di Jawa Timur, Gunung Penanggungan memiliki julukan yang cukup populer, yakni Miniatur Mahameru. Sebutan...

Jawa Timur

Variasi Cuaca di Jawa Timur Mencolok, Dominasi Udara Kabur Berbanding Terbalik dengan Suhu Cerah yang Tinggi

by Mochamad Abdurrochim
19/07/2026 10:00 AM
0

Tugujatim.id - Cuaca di Jawa Timur pada Minggu (19/07/2026) menunjukkan dinamika atmosfer yang cukup kontras antara wilayah satu dengan lainnya....

Next Post
Ilustrasi pelaksanaan vaksinasi tahap kedua kepada guru dan jurnalis di Kota Malang. (Foto: Ben/Tugu Jatim)

Hingga Saat Ini, Kota Malang Sudah Memvaksinasi 25 Ribu Orang

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID