Demi Kualitas Pendidikan, DPRD Dorong Disdik Kota Batu Bikin Terobosan Pembelajaran Online

  • Bagikan
Ilustrasi siswa-siswi melaksanakan pembelajaran tatap muka di Kota Batu. (Foto: Sholeh/Tugu Jatim)
Ilustrasi siswa-siswi melaksanakan pembelajaran tatap muka di Kota Batu. (Foto: Sholeh/Tugu Jatim)

BATU, Tugujatim.id – Lantaran ada kebijakan PPKM Darurat, rencana pembelajaran tatap muka di Kota Batu harus kembali ditunda. Demi menjaga kualitas pendidikan, DPRD Kota Batu pun mendorong dinas pendidikan (disdik) Kota Batu untuk merancang strategi terobosan.

Kepala Disdik Kota Batu Eny Rachyuningsih menuturkan, seluruh kegiatan akademik dari jenjang SD-MI hingga SMA-MA wajib menerapkan pembelajaran secara daring.

“Pembelajaran tatap muka terpaksa harus ditunda. Kota Batu masuk zona penularan level 4, jadi kami menyesuaikan kondisi,” ujarnya Selasa (06/07/2021).

Sebelumnya, rencana pembelajaran tatap muka di Kota Batu juga sempat ditunda dalam PPKM Mikro jilid III pada akhir Februari 2021. Jadi, kegiatan akademik tetap dilakukan secara daring.

Ketua Komisi C DPRD Kota Batu Khamim Tohari mendorong Disdik Kota Batu untuk merancang strategi terobosan demi meningkatkan kualitas pendidikan di Kota Batu.

Baca Juga:

Dengan demikian, daya serap peserta didik terhadap materi pembelajaran bisa lebih optimal selama tak ada sekolah tatap muka.

“Selama ini dalam sekolah daring, para guru hanya memberi tugas lewat online, lalu nanti siswa-siswi mengumpulkannya. Seharusnya tidak seperti itu,” ujarnya.

Dia juga menyarankan kepada tenaga pendidik agar lebih kreatif dalam membangun pembelajaran yang menyenangkan. Dengan demikian, antusias peserta didik semakin meningkat sehingga serapan materi pembelajaran lebih optimal.

Selain itu, tenaga pendidik juga harus bisa membangun hubungan emosional sebagai perhatian yang tak ada di sekolah daring.

“Saat ini peran orang tua menjadi vital, mau tak mau harus terlibat. Mereka jadi harus turut mengawasi dan mengontrol anak-anaknya,” ucapnya.

 

  • Bagikan