• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Haidir Algi G., mahasiswa Prodi Pendidikan Bahasa Inggris Jurusan Sastra Inggris Fakultas Sastra Universitas Negeri Malang (UM) yang lolos seleksi program pertukaran pelajar IISMA 2021. (Foto: Dokumen/Tugu Jatim)

Haidir Algi G., mahasiswa Prodi Pendidikan Bahasa Inggris Jurusan Sastra Inggris Fakultas Sastra Universitas Negeri Malang (UM) yang lolos seleksi program pertukaran pelajar IISMA 2021. (Foto: Dokumen)

Kisah Mahasiswa UM Belasan Kali Gagal Seleksi Pertukaran Pelajar, Tahun Ini Lolos IISMA

Dwi Lindawati by Dwi Lindawati
5 years ago
in Featured
0
Share on FacebookShare on Twitter

MALANG, Tugujatim.id – Namanya Haidir Algi G., mahasiswa Prodi Pendidikan Bahasa Inggris Jurusan Sastra Inggris Fakultas Sastra Universitas Negeri Malang (UM). Tahun ini Haidir telah lolos seleksi program pertukaran pelajar dalam program Indonesian International Student Mobility Awards (IISMA) 2021.

Haidir pun merasa senang sekali karena dia akan belajar di Palacky University Olomouc, Republik Ceko. Namun, kesuksesannya kali ini tak lepas dari tekad yang kuat karena belasan kali dia pernah gagal lolos seleksi program pertukaran pelajar.

You might also like

Malang

Kakao Malang Diam-Diam Punya Varietas Premium Langka

29/05/2026 7:00 AM
Ledakan balon udara.

Sosok Korban MD Ledakan Balon Udara Blitar di Mata Keluarga, Dikenal Pekerja Keras dan Pulang Kampung Melepas Rindu

27/05/2026 8:08 PM

Kepada Tugujatim.id, mahasiswa semester 6 ini menceritakan, dirinya melakukan persiapan sejak April 2021 atau saat jurusan menginformasikan adanya program IISMA.

“Ada sekitar 3.000 mahasiswa se-Indonesia yang daftar lho. Awalnya seleksi berkas, lalu setiap kampus ada seleksi internal di fakultas. Dan bersyukur saya bisa lolos dan mendapat bimbingan dari dosen,” kata mahasiswa kelahiran Tenggarong, Kaltim, ini.

Tentunya, karena lolos dalam program pertukaran pelajar ke luar negeri ini, Haidir sangat senang dan tak berhenti bersyukur karena belasan kali mencoba tapi selalu gagal. Bahkan, dia sudah mencobanya sejak masih duduk di bangku SMA, tapi tidak pernah berhasil untuk berangkat.

Haidir melanjutkan ceritanya, bahkan dia lolos seleksi program pertukaran pelajar ke Thailand. Namun, karena program tersebut tidak memberikan pembiayaan penuh, Haidir pun memilih mundur. Meski sebenarnya dia mengaku ingin sekali bisa lolos seleksi program belajar di Amerika Serikat. Tapi, menurut dia, belajar di Republik Ceko juga sangat keren.

“Saya senang sekali, semoga semua urusan visa dan lain-lainnya lancar karena agak ribet, ini musim pandemi Covid-19. Tapi, orang tua sangat bangga karena saya bisa lolos seleksi dan dapat pembiayaan penuh. Orang tua merestui saya,” kata Haidir.

Sementara itu berbeda dengan Haidir, Gebrilia Indra Parasanty, mahasiswi Prodi Pendidikan Bahasa Inggris Jurusan Sastra Inggris Fakultas Sastra UM, ini justru akan berangkat ke KU Leuven, Belgia. Bahkan, Gebril, sapaan akrabnya, baru kali ini ikut program pertukaran pelajar dan lolos. Mahasiswi asal Banyuwangi ini sangat senang bisa lolos seleksi program IISMA.

“Saya belum pernah ikut seleksi program seperti ini. Saya sangat senang sekali bisa lolos. Yang paling susah saat itu tes wawancara karena tidak tahu topik apa yang akan ditanyakan oleh kurator. Ya, nervous,” ujarnya.

Gebril memang sejak dulu bermimpi bisa belajar ke luar negeri. Dia mengaku ingin sekali belajar di New Zealand. Namun, di program IISMA ini, negara tersebut lagi tutup border. Akhirnya dia memilih belajar di Belgia.

“Di KU Leuven, mata kuliahnya juga menarik dan dosen saya merekomendasikan ke Belgia. Ya, kampusnya masuk Top 100 Dunia juga. Ini akan menjadi pengalaman penting dan berharga buat saya,” tambahnya.

Gebril pun mengaku tidak khawatir nantinya belajar di Belgia. Dia melanjutkan, karena ada 9 mahasiswa Indonesia lainnya yang juga lolos seleksi dan belajar di sana. Meski saat ini masih pandemi Covid-19, Gebril optimistis bisa berangkat ke Belgia.

“Saya di Malang juga hidup mandiri, jadi tidak khawatir nanti di Belgia. Saat ini Belgia tutup border untuk Indonesia, tapi saya optimistis bisa berangkat. Keluarga saya sangat mendukung dan tidak kalah excited dengan saya. Saya juga sekarang belajar bahasa Belanda (bahasa yang dipakai di Belgia),” tandasnya.

Untuk diketahui, IISMA 2021 adalah program pertukaran pelajar mahasiswa Indonesia ke luar negeri, diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI bekerja sama dengan LPDP sebagai salah satu program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM). Ada 1.000 mahasiswa dari berbagai kampus di Indonesia yang berhasil lolos seleksi program ini.

Tags: Indonesian International Student Mobility AwardsmahasiswaMahasiswa UMProgram IISMA 2021Program pertukaran pelajarUM
Dwi Lindawati

Dwi Lindawati

Related Stories

Malang

Kakao Malang Diam-Diam Punya Varietas Premium Langka

by Mochamad Abdurrochim
29/05/2026 7:00 AM
0

MALANG, Tugujatim.id – Kabupaten Malang ternyata tidak hanya dikenal lewat sektor pertanian hortikultura maupun wisata alam. Di balik hamparan kebun...

Ledakan balon udara.

Sosok Korban MD Ledakan Balon Udara Blitar di Mata Keluarga, Dikenal Pekerja Keras dan Pulang Kampung Melepas Rindu

by Dwi Linda
27/05/2026 8:08 PM
0

BLITAR, Tugujatim.id - Duka mendalam menyelimuti sebuah rumah sederhana di Desa Tambakan, Kecamatan Gandusari, Kabupaten Blitar, menyusul insiden ledakan balon...

Biya Agus.

Biya Agus, Magister Fisika yang Viral di TikTok Berkat Pembahasan soal Rezeki bersama Chatour Travel

by Dwi Linda
19/05/2026 4:41 PM
0

GRESIK, Tugujatim.id - Senin malam (18/05/2026), H Agus Rahman MPd atau yang populer dengan nama Biya Agus Chatour Gresik, sesenggukan...

Mie Cendana.

Atika C. Larasati, Owner Mie Cendana Viral di Malang Kolaborasi Unik bareng Pelaku UMKM Lokal Perempuan

by Dwi Linda
01/05/2026 7:27 PM
0

MALANG, Tugujatim.id - Siapa sih yang nggak mengenal Mie Cendana sebagai salah satu kuliner viral dari Malang, Jawa Timur? Bahkan,...

Next Post
Tangkapan layar video mahasiswi cantik yang nyaris melompat dari atas jembatan penyeberangan Alun-Alun Malang. Dia berusaha dibujuk agar mengurungkan niatnya. (Foto: Dokumen/Tugu Jatim)

Terus Diteror Pacar, Mahasiswi Cantik di Malang Nyaris Bunuh Diri dari Jembatan

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID