• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Dai dan khatib. (Foto: Laoh Mahfud/Tugu Jatim)

Suasana kegiatan silaturahmi dai dan khatib dalam rangka Penguatan Islam Wasathiyah yang digelar Densus Direktorat Pencegahan Densus 88 Anti Teror Polri di ruang serbaguna sekretariat Pemerintah Kabupaten Pasuruan, Senin (17/10/2022). (Foto: Laoh Mahfud/Tugu Jatim)

Cegah Paham Radikalisme, Densus 88 Polri Bina Dai dan Khatib Kabupaten Pasuruan melalui Pendekatan Hati

Dwi Lindawati by Dwi Lindawati
4 years ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

PASURUAN, Tugujatim.id – Demi mencegah munculnya bibit-bibit radikalisme, Direktorat Pencegahan Densus 88 Anti Teror Polri melakukan pembinaan kepada para dai dan khatib di Kabupaten Pasuruan. Pembinaan tersebut dilakukan lewat kegiatan Silaturrahmi Dai dan Khatib Dalam Rangka Penguatan Islam Wasathiyah di ruang serbaguna sekretariat Pemerintah Kabupaten Pasuruan, Senin (17/10/2022).

Dalam kegiatan pembinaan kepada para dai dan khatib ini diikuti ratusan peserta serta tokoh masyarakat dari berbagai kecamatan se-Kabupaten Pasuruan. Acara pembinaan ini dibuka langsung oleh Kanit 1 Subdit Kontra Ideologi dan Intoleran Direktorat Pencegahan Densus 88 AT AKBP Moh. Dofir bersama Waka Polres Pasuruan Kompol Edith Yuswo Widodo, Sekda Kab. Pasuruan, dan jajaran forkopimda.

You might also like

Pemkot Surabaya.

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir, Area tanpa Izin Terancam Ditutup

21/07/2026 8:30 PM
Gus Kikin.

Gus Kikin Siap Maju sebagai Calon Ketua Umum PBNU, Ngaku Terima Penugasan PWNU Jatim

21/07/2026 7:17 PM

AKBP Mohammad Dofir berpesan kepada seluruh dai dan khatib agar bisa ikut mencegah dan mewaspadai paham-paham radikalisme di masing-masing wilayahnya. Sebab, potensi paham radikalisme pada era modern ini semakin mudah dan cepat berkembang dengan adanya media sosial.

“Memang radikal itu agak susah diprediksi, makanya kami antisipasi dengan pendekatan hati dan manajemen qalbu. Semoga para dai dan khatib membantu pemerintah dan ulama supaya Indonesia tidak pecah belah terkena hasutan-hasutan,” ujar Dofir.

Dai dan khatib. (Foto: Laoh Mahfud/Tugu Jatim)
Dai dan khatib menjadi peserta dalam rangka Penguatan Islam Wasathiyah yang digelar Densus Direktorat Pencegahan Densus 88 Anti Teror Polri di ruang serbaguna sekretariat Pemerintah Kabupaten Pasuruan, Senin (17/10/2022). (Foto: Laoh Mahfud/Tugu Jatim)

Selain mengajak peran serta dai dan khatib, Direktorat Pencegahan Densus 88 Anti Teror Polri juga menggencarkan pembinaan dan pendekatan secara humanis kepada para eks napiter. Menurut Dofir, secara nasional, ada beberapa wilayah yang menjadi fokus utama pengawasan paham-paham radikal. Di antaranya, wilayah Jawa, Sulawesi, NTB, hingga beberapa daerah di wilayah timur Indonesia.

“Kemarin di Kota Mojokerto ada 6 kelompok radikal JAD dan JAT yang mencabut baiat menjadi cinta tanah air dan NKRI. Kalau dulu Densus seringnya menangkap, sekarang pendekatan hati untuk menumbuhkan persatuan dan kedamaian bangsa,” ungkapnya.

Meski begitu, Dofir mengungkapkan, sejauh ini di wilayah Kabupaten Pasuruan belum ditemukan adanya potensi kuat kemunculan gerakan dan paham radikalisme. Namun, pihak Densus 88 tetap melakukan pengawasan dan pembinaan secara intens kepada para ulama, dai, khatib, hingga eks napiter untuk membasmi habis paham-paham radikal.

“Pembinaan ini akan dilanjutkan provinsi lain dan daerah-daerah lain. Untuk Kabupaten Pasuruan ini daerah yang ke-20 di Indonesia yang kami bina. Semoga paham radikal ini tidak masuk kepada anak muda. Karena itu, peran tokoh agama sangat penting langsung bersangkutan ke jamaahnya,” ujarnya.

Tags: Berita Kabupaten Pasuruan hari iniCegah radikalismeDensus 88Densus 88 Anti Teror PolriDensus 88 PolriKabupaten PasuruanPaham radikalPaham radikalismePerangi radikalismeradikalisme
Dwi Lindawati

Dwi Lindawati

Related Stories

Pemkot Surabaya.

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir, Area tanpa Izin Terancam Ditutup

by Dwi Linda
21/07/2026 8:30 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya terus mengawasi dengan ketat terhadap pengelolaan parkir. Pemkot Surabaya mengawasi berbagai tempat mulai...

Gus Kikin.

Gus Kikin Siap Maju sebagai Calon Ketua Umum PBNU, Ngaku Terima Penugasan PWNU Jatim

by Dwi Linda
21/07/2026 7:17 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id – Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur Abdul Hakim Mahfudz atau yang akrab disapa Gus Kikin...

Angkot pelajar gratis.

80 Angkot Pelajar Gratis Segera Hadir di Malang, Pemkot Tunggu Audit 4 Koperasi Rampung

by Dwi Linda
21/07/2026 6:45 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Malang melalui dinas perhubungan (dishub) terus mematangkan pelaksanaan program angkot pelajar gratis. Saat ini,...

Penjual kambing.

Viral Penjual Kambing Kota Batu Disebut Mirip Yesus, Ternyata Niat Awalnya untuk Berdakwah

by Dwi Linda
21/07/2026 6:33 PM
0

BATU, Tugujatim.id – Seorang penjual kambing Kota Batu, Jawa Timur, mendadak viral menjadi perbincangan di media sosial. Faiq Muhammad Alkhatiri...

Next Post
Kelompok ternak kambing. (Foto: dok. Diskominfo Tuban/Tugu Jatim)

Kelompok Ternak Kambing di Kabupaten Tuban Jawara di Jatim, Jalankan Manajemen Peternakan dengan Baik

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID