Diduga Maling Kotak Amal Masjid, Satu Keluarga di Malang Ditangkap Warga

  • Bagikan
kasus dugaan maling kotak amal masjid di malang
Kasus dugaan maling kotak amal masjid di Malang yang tertangkap kamera CCTV masjid. (Foto: Dokumen)

Malang – Satu keluarga diduga maling kotak amal yang tengah viral di media sosial, tertangkap. Mereka diamankan oleh warga setempat di Masjid Miftahul Jannah, Kanigoro, Pagelaran, Kabupaten Malang, pada Sabtu (21/11/2020).

Sebelumnya, sebuah video pencurian kotak amal masjid berhasil terekam CCTV di Masjid Darul Khoirot, Jalan KH Hasyim Asyari, Banjarejo, Pagelaran, Kabupaten Malang, pada Kamis sore (19/11/2020).

Sumbangan Kemanusiaan Gempa Malang

Baca Juga: Motif Pelaku Pembacokan Teman Dekat di Malang: Cinta Segitiga

Pelaku yang diduga terdiri atas bapak, ibu, dan anak laki–laki ini, mendatangi masjid dengan mengendarai sepeda motor, kemudian melanjutkan aksinya dengan membobol kotak amal saat suasana masjid sedang sepi.

Berdasarkan informasi yang dihimpun tugumalang.id, partner Tugu Jatim, penangkapan dilakukan oleh beberapa jamaah salat. Saat warga akan salat, pelaku keluar dari masjid. Karena curiga, warga mengambil karung yang dibawa pelaku.

Siapa sangka, saat dibongkar, isinya adalah mukenah masjid Miftahul Jannah. Lantas jamaah langsung memberitahu takmir serta menghubungi polisi.

Sementara itu, Kapolsek Pagelaran, Iptu Sugik Hernawan, mengatakan bahwa pencurian tersebut dilakukan oleh satu keluarga. “Diduga pencurian itu dilakukan oleh satu keluarga berdasarkan hasil rekaman CCTV masjid tersebut,” katanya.

Dari proses penyidikan, lanjut Sugik, langsung ditangani oleh Polres Malang lantaran melibatkan anak dibawah umur.
Lewat video penangkapan yang tersebar di facebook, nampak satu keluarga tersebut hanya bisa pasrah usai terciduk. Bahkan sang anak nampak menangis histeris dipelukan ibunya.

Baca Juga: Orang Kaya Punya Kesempatan Lebih Sukses? Apa Benar?

Tak sedikit warganet yang turut berkomentar. Di antaranya justru gemas melihat kedua orangtua yang berani melibatkan anaknya untuk hal yang tidak baik.
Disisi lain, Kapolres Malang, AKBP Hendri Umar, membenarkan soal penangkapan mereka. “Benar, sudah diamankan. Sekarang masih proses pemeriksaan. Besok (23/11/2020) akan kita rilis ya,” tambahnya. (fen/zya/gg)

  • Bagikan