• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Banjir di Kota Malang yang terjadi Selasa (5/1/2021) sore. (Foto: Dokumen Tugu Malang/Tangkapan Layar)

Banjir di Kota Malang yang terjadi Selasa (5/1/2021) sore. (Foto: Dokumen Tugu Malang/Tangkapan Layar)

Diguyur Hujan Lebat, Kota Malang Banjir Setinggi Paha Orang Dewasa

Redaksi by Redaksi
5 years ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

MALANG, Tugujatim.id –  Intensitas curah hujan tinggi di Kota Malang pada Selasa (5/1/2021) sore menimbulkan banjir di mana-mana. Informasi dihimpun total ada 12 titik tergenang banjir. Terparah, titik banjir ada di Jalan Letjend Sutoyo, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang.

Tampak warga sekitar melalui video unggahannya menuturkan bahwa tinggi luapan air yang terjadi mencapai ukuran paha orang dewasa. Tampak juga mobil di jalan raya itu terendam hingga bagian bumper depan. Sementara, hujan terus turun hingga pukul 18.00 WIB.

You might also like

Surabaya

Dishub Surabaya Pasang Foto Jukir di Rambu Parkir Digital

04/06/2026 8:52 PM
Bayi Laki-laki

Penemuan Bayi Laki-laki Dalam Tas Gegerkan Warga Rengel Tuban

04/06/2026 3:30 PM

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Malang, Alie Mulyanto juga membenarkan informasi itu. Kata dia, penyebab banjir selain karena intensitas curah hujan yang tinggi juga akibat volume drainase (sungai) yang tidak memadai.

Baca Juga: Garap Mobil Listrik, Erick Thohir Janji Lobi Tesla Bulan Februari

“Intensitas hujan cukup deras. Selain itu, volume drainase juga tidak memadai. Meluber hingga jalan raya dan kampung sekitar,” kata dia, dikonfirmasi.

Selain itu, banjir juga terjadi di titik lain seperti di Malang Center Point, Jalan Bondowoso, Jalan Galunggung, Jalan Bareng, Kasin, Jalan Soekarno Hatta, Sulfat hingga Sawojajar.

”Di titik lain banjir akibat adanya sampah yang menutup saluran drainase,” terang dia.

Ia mengimbau kesadaran masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan agar bisa meminimalisir adanya banjir kembali.

 

Anggota DPRD Kota Malang Tinjau Langsung Lokasi Banjir

Anggota Komisi C Fraksi PKS DPRD Kota Malang Ahmad Fuad Rahman saat meninjau lokasi banjir di Jalan Letjend Sutoyo, Kota Malang, Selasa (5/1/2021). (Foto : Dok)
Anggota Komisi C Fraksi PKS DPRD Kota Malang Ahmad Fuad Rahman saat meninjau lokasi banjir di Jalan Letjend Sutoyo, Kota Malang, Selasa (5/1/2021). (Foto : Dok)

Mendengar laporan aduan dari warganya, Anggota Komisi C Fraksi PKS DPRD Kota Malang Ahmad Fuad Rahman langsung menuju lokasi melakukan peninjauan. Fuad pun turun serta merasakan banjir yang dialami warga di sekitar jalan protokol itu.

”Kami sangat menyayangkan banjir terjadi kembali. Bahkan sampai sepaha orang dewasa. Saya dapat aduan warga dan melihat langsung kondisinya,” tuturnya.

Secara umur, kata dia, banjir ini terjadi ketika ada saluran air yang tersumbat. Bisa juga karena volume saluran drainase yang kecil. ”Seharusnya ini tidak terjadi. Tapi kalau soal saluran drainase tidak ada masalah,” kata dia.

Sebab itu, Fuad mendorong agar Pemkot Malang segera bertindak cepat. Seperti melakukan pemantauan atau memasang alat deteksi dini di daerah rawan banjir atau genangan air misalnya.

Baca Juga: Tanaman Hias Paling Tren 2020 yang Bisa Ditanam Tanpa Bingung Lahan Luas

”Saran saya, kami minta kepada pemkot untuk menjebol dinding yang ada di dalam saluran air setebal 50-60 cm. Yang di depan kantor OJK dan saluran di depannya yang mengarah ke glintung,” sarannya.

Fuad mendesak agar dinas terkait agar lebih rutin melakukan pembersihan sampah. Selain itu, masyarakat juga diimbau menjaga kebersihan lingkungan dengan tidak membuang sampah sembarangan agar tidak menyumbat saluran air.

Terpisah, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Malang, Alie Mulyanto juga membenarkan informasi itu. Kata dia, penyebab banjir selain karena intensitas curah hujan yang tinggi juga akibat volume drainase (sungai) yang tidak memadai.

“Intensitas hujan cukup deras. Selain itu, volume drainase juga tidak memadai. Meluber hingga jalan raya dan kampung sekitar,” kata dia, dikonfirmasi.

Selain itu, banjir juga terjadi di titik lain seperti di Malang Center Point, Jalan Bondowoso, Jalan Galunggung, Jalan Bareng, Kasin, Jalan Soekarno Hatta, Sulfat hingga Sawojajar. ”Di titik lain banjir akibat adanya sampah yang menutup saluran drainase,” terang dia.

Ia mengimbau kesadaran masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan agar bisa meminimalisir adanya banjir kembali. (azm/gg)

Tags: Ahmad Fuad RahmanBanjirbanjir Kota MalangBencanaberita Malang hari iniDPRD Kota Malanghujanhujan lebatKota MalangMalang
Redaksi

Redaksi

Related Stories

Surabaya

Dishub Surabaya Pasang Foto Jukir di Rambu Parkir Digital

by Mochamad Abdurrochim
04/06/2026 8:52 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id- Sebagai upaya meningkatkan transparansi Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya, memasang foto juru parkir (jukir) pada rambu parkir digital di...

Bayi Laki-laki

Penemuan Bayi Laki-laki Dalam Tas Gegerkan Warga Rengel Tuban

by Mochamad Abdurrochim
04/06/2026 3:30 PM
0

TUBAN, Tugujatim.id – Warga Desa Rengel, Kecamatan Rengel, Kabupaten Tuban digegerkan dengan penemuan bayi laki-laki dalam kondisi meninggal dunia di...

Event tahunan di Banyuwangi.

Alasan Tak Pernah Sepi Wisatawan, 7 Event Tahunan di Banyuwangi Ini Selalu Jadi Magnet Pengunjung

by Dwi Linda
04/06/2026 1:57 PM
0

BANYUWANGI, Tugujatim.id – Event tahunan di Banyuwangi, Jatim, jadi salah satu magnet wisata yang selalu ramai dikunjungi wisatawan. Selain memiliki...

Jemaah haji Kabupaten Malang.

Update 2 Jemaah Haji Kabupaten Malang Wafat di Makkah, Sakit Sempat Dirawat di RS

by Dwi Linda
04/06/2026 1:00 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Kabar duka datang dari dua jemaah haji Kabupaten Malang yang meninggal dunia di Makkah, Arab Saudi. Mereka...

Next Post
Pabrik tahu tertua di Surabaya, UD Sumber Kencana yang mengaku omsetnya naik di tengah tingginya harga kedelai di pasaran. (Foto: Rangga Aji/Tugu Jatim)

Menengok Pabrik Tahu Tertua di Surabaya yang Sudah Berusia 70 Tahun

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID