JEMBER, Tugujatim.id – Menghadapi tantangan penurunan kunjungan wisatawan di wilayah Jember, pemerintah daerah melalui dinas pariwisata dan kebudayaan gencar mengoptimalkan potensi objek wisata unggulan. Salah satu upaya konkret adalah pengembangan destinasi Air Terjun Antrokan yang berlokasi di Kampung Manggisan, Kecamatan Tanggul.
Destinasi wisata alam yang baru diresmikan ini mengusung konsep ekowisata dengan kombinasi pembelajaran lingkungan untuk menarik perhatian para pelancong. Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Jember Bambang Rudy menyampaikan pada hari Minggu (25/05/2025) bahwa lokasi wisata ini memiliki keunggulan aksesibilitas yang prima.
Baca Juga: Air Terjun Antrokan: Permata Tersembunyi di Balik Hutan Jember
“Curug Antrokan memiliki keistimewaan berupa kemudahan pencapaian lokasi karena kondisi jalur transportasi yang relatif baik, memungkinkan kendaraan bermotor dan mobil mencapai area dekat dengan air terjun,” terang Bambang Rudy.
Pejabat tersebut memaparkan bahwa pengalaman wisata yang disuguhkan berupa trekking singkat menuju lokasi curug yang akan memberikan kesan mendalam bagi pengunjung. Infrastruktur pendukung telah disiapkan berupa area parkir, dilanjutkan dengan jalur pedestrian sepanjang sekitar 300 meter menggunakan paving block untuk memudahkan akses pejalan kaki.
Dari segi spesifikasi alam, curug ini memiliki ketinggian sekitar 50 meter dengan volume aliran air mencapai 10.000 meter kubik. Area pengembangan seluas 5 hektare sepenuhnya merupakan tanah milik desa, sehingga memberikan fleksibilitas tinggi untuk ekspansi dan pengembangan fasilitas di masa mendatang.
Pengelolaan Siapkan 35 Anggota Kelompok Sadar Wisata
Untuk meningkatkan kualitas pengelolaan, sebanyak 35 anggota kelompok sadar wisata setempat telah mendapat pelatihan khusus mengenai konsep sapta pesona pariwisata dan teknik penanganan limbah. Program pembinaan ini juga mencakup peningkatan kemampuan pelayanan prima dan pengembangan jiwa kewirausahaan.
“Kami juga fokus mendorong pertumbuhan usaha kuliner lokal dan kerajinan tangan di sekitar kawasan Curug Antrokan untuk memperkuat ekonomi masyarakat,” ungkap Rudy.
Meskipun berjarak sekitar 35 kilometer dari pusat Kabupaten Jember, destinasi ini tetap mudah dicapai berkat kondisi jalan yang memadai. Daya tarik tambahan berupa warung makan dan spot memancing tradisional turut memperkaya pengalaman wisata di lokasi tersebut.
Berdasarkan data kunjungan, Air Terjun Antrokan telah menarik ratusan wisatawan sejak pembukaan. Antusiasme masyarakat terhadap destinasi baru ini diharapkan dapat menjadi katalis kebangkitan industri pariwisata daerah.
“Statistik menunjukkan rata-rata 300 hingga 500 orang berkunjung setiap pekan. Kualitas air yang sangat bening dan sejuk, ditambah formasi batuan alami yang menawan, menjadi magnet utama destinasi ini,” pungkas Rudy. (adv)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Writer: Diki Febrianto
Editor: Dwi Lindawati








