SURABAYA, Tugujatim.id – Libur Lebaran 2025 membawa lonjakan besar wisatawan ke berbagai destinasi di Kota Pahlawan, terutama Kebun Binatang Surabaya (KBS). Diketahui, ada ribuan pengunjung dari dalam dan luar kota memadati tempat wisata edukatif dan ikonik ini untuk menikmati suasana liburan bersama keluarga.
Mengantisipasi kepadatan yang berlebihan, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi secara khusus menginstruksikan Direktur Utama (Dirut) Kebun Binatang Surabaya untuk menerapkan sistem buka tutup jika jumlah pengunjung sudah terlalu penuh. Menurut dia, langkah ini diambil demi kenyamanan dan keamanan wisatawan.
Baca Juga: Disbudporapar Surabaya Perketat Awasi Tempat Wisata saat Libur Lebaran
“Wisata di Kota Surabaya, terutama Kebun Binatang Surabaya, kami jaga betul. Jika sudah penuh, harus ada pembatasan. Tunggu sampai sedikit longgar, agar pengunjung tetap bisa menikmati wahana dan melihat satwa dengan nyaman,” kata Eri dari keterangan yang diterima Tugujatim.id pada Rabu (02/04/2025).
Lonjakan Pengunjung Jadi Perhatian Khusus Pemkot
Pemkot Surabaya memperkirakan jumlah wisatawan yang mengunjungi KBS selama libur Lebaran bisa mencapai hingga puluhan ribu orang. Tentunya dengan lonjakan ini menjadi perhatian serius mengingat durasi libur panjang yang menarik lebih banyak pengunjung dibanding tahun sebelumnya.
“KBS bisa puluhan ribu pengunjung, kami berharap lebih dari itu. Makanya, kami antisipasi karena libur panjang ini memengaruhi jumlah orang yang datang,” tutur Eri.
Tidak hanya KBS, pengawasan juga ditingkatkan di destinasi wisata lain seperti Romokalisari, Kota Lama Surabaya, dan Jalan Tunjungan. Pemkot terus berkoordinasi dengan berbagai pihak guna memastikan kenyamanan dan keamanan para wisatawan.
“Kami ingin warga yang menikmati wisata di Surabaya merasa nyaman dan aman. Karena itu, koordinasi intensif terus dilakukan untuk memastikan semua berjalan dengan baik,” pungkas Eri.
Atasi Kemacetan, Dishub Surabaya Siapkan Skema Parkir di Berbagai Tempat Wisata
Selain itu, sebagai upaya menghindari kemacetan, Dinas Perhubungan (Dishub) Surabaya juga telah menyiapkan berbagai skema parkir.
Kepala Dishub Surabaya Tundjung Iswandaru menyebutkan, beberapa area parkir alternatif telah disediakan, termasuk di Terminal Intermoda Joyoboyo (TIJ) dan area sekitar KBS.
“Jika parkir di KBS penuh, kami telah menggandeng Surabaya Town Square (Sutos) sebagai area parkir tambahan. Pengunjung bisa menggunakan shuttle bus gratis dari Sutos menuju KBS. Shuttle ini beroperasi mulai pukul 08.00 WIB hingga KBS tutup,” terang Tundjung.
Dishub Surabaya memperkirakan puncak lonjakan pengunjung akan terjadi antara 1-13 April 2025. Untuk memastikan kelancaran arus wisatawan, koordinasi dilakukan dengan berbagai instansi, termasuk kepolisian dan Kogartap.
“Semua ini demi memastikan masyarakat bisa berwisata dengan aman dan nyaman,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Writer: Layla Aini
Editor: Dwi Lindawati







