• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Dosen UM. (Foto: dok dosen Kimia UM/Tugu Jatim)

Materi blended learning dalam Workshop Pengembangan Bahan Ajar Kimia bersama dosen UM dan guru SMA se-Malang Raya. (Foto: dok dosen Kimia UM)

Workshop Pengembangan Bahan Ajar, Dosen UM Sukses Ajarkan Metode Blended Learning bagi Guru Kimia SMA Se-Malang Raya

Dwi Lindawati by Dwi Lindawati
4 years ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

MALANG, Tugujatim.id – Departemen Kimia Universitas Negeri Malang (UM) sukses menyelenggarakan Workshop Pengembangan Bahan Ajar Kimia berbasis blended learning kepada lebih dari 30 guru SMA se-Malang Raya. Acara dosen UM ini diselenggarakan selama dua hari, yaitu 20 dan 22 Oktober 2022 secara online melalui Zoom Meeting.

Workshop untuk guru kimia SMA se-Malang Raya ini juga dihadiri Prof Hadi Nur, Dr Sumari MSi, dan Indah Nur Pramesti SSi MEng, serta bersama Endang Ciptawati SSi MSi sebagai ketua pelaksana dengan dibantu mahasiswa UM.

You might also like

Muktamar

Pesantren Tambakberas Jombang Disterilkan, Golf Cart dan Becak Listrik Disiagakan untuk Muktamar NU

21/07/2026 11:17 AM
Jawa Timur

Cuaca Jawa Timur Hari Ini Bikin Waspada, Dari Kabut Pekat hingga Hujan dan Angin Kencang Mengintai

21/07/2026 10:00 AM

Gambar1 1 1

Workshop ini digelar karena dari hasil konsultasi dan survei tim pelaksana kegiatan pengabdian dengan mitra pelaksana lapangan yakni para guru kimia se-Malang Raya. Untuk penerapan blended learning sulit dilaksanakan karena keterbatasan internet para siswa. Kurangnya bahan ajar yang digunakan untuk melaksanakan proses pembelajaran kimia juga menjadi alasan mengapa workshop ini diadakan. Hal ini karena mempelajari kimia selain bermain dengan materi yang abstrak, juga memerlukan fakta atau data untuk menjelaskan fenomena kimia.

Selain itu, workshop dosen UM ini juga digelar sebagai salah satu kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang merupakan Tri Dharma Perguruan Tinggi. Di sisi lain, penyelenggaraan workshop ini juga dapat mengenalkan cara pembelajaran yang menggabungkan pembelajaran online dan pembelajaran konvensional/tradisional yang sudah banyak diterapkan. Hasilnya, penggunaan blended learning memengaruhi persepsi terhadap aktivitas pembelajaran.

Dosen UM. (Foto: dok dosen Kimia UM/Tugu Jatim)

Penggunaan metode blended learning memiliki sisi yang positif, yakni mampu meningkatkan nilai akhir pada berbagai karakteristik siswa. Pelatihan dan pendampingan pengembangan bahan ajar ini dilakukan hingga diperoleh pilot project. Tujuannya untuk membantu para guru, khususnya guru kimia, dalam meningkatkan kualitas pembelajaran di sekolah. Sebagai tambahan, guru pun diberikan pelatihan menyusun instrument tes untuk mengukur keterampilan proses sains dan self regulated learning siswa.

Pemanfaatan media bahan ajar yang memadukan teks, grafik, dan gambar dengan menambahkan beberapa video animasi ke dalam pembelajaran dapat menggunakan bantuan teknologi internet. Beberapa aplikasi yang nantinya akan digunakan dalam metode pembelajaran adalah Mentimeter dan Quizziz.

Harapannya, kegiatan yang digelar tim dosen dan mahasiswa Universitas Negeri Malang tersebut dapat merancang pembelajaran blended learning, menyusun instrument self regulated learning, dan menerapkan pembelajaran blended learning dengan lebih kreatif dan inovatif pada pembelajaran kimia. (adv)

Tags: Berita dosen UM gelar workshopBerita Kampus UM terbaruBerita Kota Malang hari iniDosen UMDosen UM ajarkan blended learningGuru kimia di Malang RayaGuru Kimia SMA se-Malang RayaKampus UMKota Malang hari iniMahasiswa UMWorkshop Pengembangan Bahan Ajar guru Kimia
Dwi Lindawati

Dwi Lindawati

Related Stories

Muktamar

Pesantren Tambakberas Jombang Disterilkan, Golf Cart dan Becak Listrik Disiagakan untuk Muktamar NU

by Mochamad Abdurrochim
21/07/2026 11:17 AM
0

JOMBANG, Tugujatim.id – Alih-alih kendaraan bermotor, panitia gelaran Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas Jombang...

Jawa Timur

Cuaca Jawa Timur Hari Ini Bikin Waspada, Dari Kabut Pekat hingga Hujan dan Angin Kencang Mengintai

by Mochamad Abdurrochim
21/07/2026 10:00 AM
0

Tugujatim.id - Cuaca di Jawa Timur pada Selasa (21/07/2026) bergerak dinamis dengan pola yang tidak merata di banyak daerah. Sejumlah...

Rumah doa.

DPRD Kabupaten Pasuruan Terima Aduan Warga Tolak Dugaan Rumah Doa Ilegal di Bangil

by Dwi Linda
20/07/2026 9:04 PM
0

PASURUAN, Tugujatim.id - Perwakilan warga Lingkungan Sukalipura, Kelurahan Dermo, Kecamatan Bangil, mendatangi kantor DPRD Kabupaten Pasuruan untuk audiensi pada Senin...

Piala Dunia 2026.

Spanyol Juara Piala Dunia 2026, Ribuan Warga Nobar di Sidoarjo Senang Berhadiah Umrah hingga Sepeda Gunung

by Dwi Linda
20/07/2026 6:05 PM
0

SIDOARJO, Tugujatim.id – Ribuan warga memadati Jalan Cokronegoro di depan Pendopo Delta Wibawa, Kabupaten Sidoarjo, Senin dini hari (20/07/2026). Mereka...

Next Post
Hari Pahlawan. (Foto: dok. warga Jetak Tuban)

Unik Peringati Hari Pahlawan, 500 Warga Desa Jetak Tuban Bentangkan Bendera Merah Putih 77 Meter

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID