MOJOKERTO, Tugujatim.id – Dua jamaah haji asal Kabupaten Mojokerto berangkat lebih awal ke Tanah Suci. Keduanya bernama Ngadiyo Purnadi dan istrinya Yugiartik Tutik Suhartiningsih.
Kedua warga Penjalinwakul, Jerukseger, Gedeg, Kabupaten Mojokerto, tersebut dijadwalkan masuk Asrama Haji Surabaya pada Selasa sore (21/05/2024) sesuai terbitnya surat panggilan masuk asrama dari Kemenag Kabupaten Mojokerto.
Pasca bermalam di Asrama Haji Surabaya, Ngadiyo Purnadi dan Yugiartik Tutik Suhartiningsih dijadwalkan bertolak menuju Tanah Suci pada Rabu sore (22/05/2024). Pasangan suami istri (pasutri) tersebut satu kelompok terbang (kloter) dengan 198 jamaah haji asal Kota Probolinggo.
Baca Juga: Kabupaten Jember Jadi Pemilih Pemula Terbanyak Kedua di Jatim, Urutan Pertama Surabaya
“Dua jamaah dari Mojokerto tersebut ikut kloter 43 yang terdiri dari Kota Probolinggo, Mojokerto, Sidoarjo, dan Jember. Setelah sehari di asrama haji, besoknya langsung menuju ke Arab Saudi,” terang Kasi Penyelengaraan Haji dan Umroh (PHU) Kemenag Kabupaten Mojokerto Nur Rokhmad pada Selasa (21/05/2024).
Nur Rokhmad menuturkan, pasutri tersebut menyatakan kesiapan pelunasan jauh-jauh hari. Selain itu, kedua jamaah asal Jerukseger tersebut berstatus jamaah reguler cadangan lunas sehingga berubah status siap berangkat.
“Karena sebagai daerah penyangga, maka harus ada yang sewaktu-waktu siap berangkat. Sama seperti tahun-tahun sebelumnya,” tambah Nur Rokhmad.
Seperti 2023 lalu, lima jamaah haji asal Kabupaten Mojokerto berangkat terlebih dahulu. Tepatnya pada Jumat (09/06/2023), dua jamaah berangkat menuju Tanah Suci serta mendarat di Bandara Internasional King Abdul Aziz, Jeddah, Arab Saudi. Diketahui, kedua jamaah haji tersebut bernama Sukirno dan istrinya Suwinah. Jamaah asal Batankrajan, Gedeg, Kabupaten Mojokerto, ini mendaftar dan memperoleh nomor porsi pada Oktober 2011.
Baca Juga: Terobsesi hingga Lecehkan Nimas selama 10 Tahun, Polda Jatim Tetapkan Adi sebagai Tersangka
Kemudian, tiga jamaah lain asal Kabupaten Mojokerto juga masuk ke Asrama Haji Surabaya lebih awal. Ketiga jamaah haji tersebut tergabung dalam kloter 46 Surabaya. Ketiganya bernama Sirojuddin dan istrinya Uswatun Hasanah, serta Djamilah.
Sirojuddin dan istrinya merupakan warga asal Gading, Jatirejo, Kabupaten Mojokerto. Sementara Djamilah merupakan jamaah haji asal Kenanten, Puri, Kabupaten Mojokerto. Ketiga jamaah haji tersebut pada Sabtu (10/06/2023) bertolak menuju Tanah Suci.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Writer: Hanif Nanda Zakaria
Editor: Dwi Lindawati








