TUBAN, Tugujatim.id – Presiden RI, Prabowo Subianto dipastikan akan berkurban dua ekor sapi di Kabupaten Tuban pada momen Iduladha 1446/ 2025. Satu dari dua ‘Super Jumbo’ sapi kurban Presiden Prabowo Subianto akan disembelih di Masjid Agung Tuban.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP2P) Kabupaten Tuban, Eko Julianto mengatakan sapi-sapi yang akan dikurbankan memiliki bobot di atas rata-rata. Salah satu di antaranya bahkan sudah resmi dipesan dengan berat lebih dari satu ton dan harga mencapai Rp120 juta. Sementara satu lainnya masih dalam proses negosiasi oleh Sekretariat Negara (Setneg) dan diperkirakan berbobot sekitar 900 kilogram.
“Benar, ada dua ekor sapi yang rencananya akan dikurbankan Pak Prabowo di Tuban. Satu sudah deal, satu lagi masih proses nego,” terang Eko saat ditemui awak media di Kantor DKP2P Tuban, Sabtu (31/5/2025).
Lebih lanjut, Eko menjelaskan bahwa pembagian penyaluran dua sapi tersebut juga sudah diarahkan oleh pihak pusat. Satu ekor akan diserahkan langsung ke Masjid Agung Tuban sebagai bagian dari distribusi kurban di tingkat kabupaten.

Sementara satu ekor lainnya merupakan domain Sekretariat Presiden dan akan diserahkan sesuai kebijakan internal mereka.
“Yang untuk Masjid Agung ini memang jadi tanggung jawab kami di daerah, karena sudah diarahkan seperti itu oleh pimpinan,” imbuhnya.
Eko juga menyebut, proses pendataan dan seleksi sapi kurban ini melibatkan tim dari DKP2P bersama Dinas Peternakan Provinsi. Tim tersebut mencari sapi dengan kriteria fisik yang ideal untuk kurban presiden, mulai dari bobot, kesehatan, hingga kelayakan kandang dan perawatan dari peternaknya.
“Kami mulai mendata sejak beberapa bulan lalu, khusus sapi-sapi yang masuk kelas jumbo. Yang terpilih benar-benar dijaga kesehatannya dan sudah dicek oleh dokter hewan,” paparnya.
BACA JUGA: Presiden Prabowo Subianto Beli Moto Semar, Sapi Kurban dari Peternak Tuban
Satu sapi yang sudah resmi dipesan adalah jenis Simental dengan bobot lebih dari satu ton. Sapi ini berasal dari peternak lokal yang selama ini memang dikenal memiliki sapi-sapi dengan perawatan khusus.
Meski demikian, Eko menegaskan bahwa proses seleksi tidak hanya soal ukuran. Ada banyak aspek lain yang dipertimbangkan, termasuk riwayat perawatan hewan serta etika pemeliharaan.
“Bukan hanya soal besar saja. Kita juga nilai bagaimana kandangnya, cara memberi makan, dan apakah pemiliknya rutin memeriksa kesehatan hewan,” jelasnya.
Kepercayaan dari Presiden terpilih ini, kata Eko, menjadi kebanggaan tersendiri bagi dunia peternakan di Tuban. Selain memotivasi peternak lokal untuk terus meningkatkan kualitas ternaknya, momen ini juga membawa citra positif bagi sektor pertanian daerah.
“Kami bersyukur, karena ini menunjukkan bahwa sapi dari Tuban layak bersaing secara nasional. Apalagi bisa sampai dikurbankan langsung oleh Presiden,” pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Reporter: Mochamad Abdurrochim
Editor: Darmadi Sasongko








