TUBAN, Tugujatim.id – Presiden Prabowo Subianto membeli Moto Semar, sapi kurban Iduladha 2025 dari peternak Tuban, Jawa Timur. Sapi jenis Simental berbobot hampir satu ton itu dipelihara oleh Anis Aigiri, pengusaha peternakan sejak 2016.
Sapi berusia empat tahun itu dikenal dengan nama Moto Semar, sebuah julukan yang diberikan karena ada corak hitam menyerupai topeng Semar di sekitar matanya. Anis menyebut sapinya memang sejak awal dirawat secara istimewa, walau bukan dengan teknologi canggih, melainkan ramuan tradisional.
“Setiap bulan kami kasih jamu, isinya susu, telur lima butir, madu, sama jahe. Seperti STMJ buat manusia,” ujar Anis saat ditemui di kandangnya, Jumat (31/5/2025). Selain itu, Moto Semar dimandikan dua kali sehari dan kandangnya selalu dijaga kebersihannya.
Sapi itu memiliki bobot sekitar 900 kilogram dan termasuk kategori B dalam klasifikasi hewan kurban. Meski bukan kategori A (di atas 1 ton), sapi ini terpilih karena sehat, jinak, dan memiliki penampilan yang istimewa.

Anis mengaku tak menyangka sapinya bakal dibeli untuk kurban Presiden. Ia awalnya hanya berharap sapinya dilirik pejabat atau tokoh besar, namun ternyata langsung dipilih oleh tim dari Prabowo Subianto.
“Jujur mas, saya kaget campur senang. Rasanya seperti mimpi. Dari sekian banyak peternak, saya termasuk yang terpilih. Ini kebanggaan luar biasa,” ungkapnya haru.
Proses pemilihan sapi kurban ini dilakukan melalui pendataan oleh Dinas Peternakan Tuban. Mereka mendata sapi-sapi dengan bobot besar yang tersebar di berbagai kandang peternak lokal. Dari hasil penyaringan, hanya dua yang masuk kriteria, salah satunya milik Anis Aigiri.
BACA JUGA: Gus Baha: Kurban Kambing Itu Lebih Sakral, Punya Nilai Keberanian Serta Kemandirian
Setelah dilakukan pengecekan kesehatan dan pengukuran ulang bobot, sapi Moto Semar dinyatakan layak untuk menjadi hewan kurban Presiden. Rencananya, sapi ini akan disalurkan ke Pondok Pesantren Langitan, salah satu pondok terbesar dan tertua di Tuban.
Harga sapi Moto Semar ditaksir sekitar Rp90 juta. Bagi Anis, harga tersebut sepadan dengan dedikasi dan perhatian yang ia berikan selama empat tahun merawat hewan itu.
“Ini bukan soal harga, tapi rasa bangga karena bisa menyumbangkan hasil ternak untuk kurban Presiden. Anak-anak saya sampai ikut senang,” katanya.
Selain Prabowo, beberapa tokoh dan institusi besar juga disebut-sebut rutin membeli sapi dari Tuban, salah satunya PT Semen Indonesia (SIG). Namun, bagi Anis, penjualan kali ini terasa paling berkesan sepanjang kariernya sebagai peternak.
Moto Semar kini tak hanya menjadi kebanggaan Anis, tetapi juga simbol semangat peternak lokal yang tekun dan konsisten. Di tengah tantangan dunia peternakan, kisah ini menjadi bukti bahwa keberhasilan bisa datang dari kandang kecil di desa yang sederhana.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Reporter: Mochamad Abdurrochim
Editor: Darmadi Sasongko








