Emil Dardak Dorong Kerja Sama ‘Cable Car’ dengan Kolombia

  • Bagikan
Wakil Gubernur Jatim, Emil Dardak saat ditemui usai rapat paripurna, Kamis (17/12/2020). (Foto: Rangga Aji/Tugu Jatim)
Wakil Gubernur Jatim, Emil Dardak saat ditemui usai rapat paripurna, Kamis (17/12/2020). (Foto: Rangga Aji/Tugu Jatim)

SURABAYA, Tugujatim.id – Wakil Gubernur (Wagub) Jawa Timur (Jatim), Emil Dardak melakukan upaya pendorongan potensi kerja sama baik dagang, investasi atau transportasi antara Jatim dan Kolombia. Salah satunya yakni mengenai pengembangan cable car, yang sedang digarap di wilayah pegunungan di Jawa Timur.

“Jadi di Kolombia ini banyak cable car yang dipasang di daerah pegunungan Andes, salah satunya di Medelline. Kita melihat potensi masyarakat menginginkan adanya cable car di daerah-daerah pegunungan di Jatim ini tinggi. Jadi kita ingin agar pengembangan cable car seperti yang ada di Medelline yang bisa menjadi salah satu upaya pengentasan kemiskinan masyarakat di pegunungan ini, bisa kita ikuti,” terang Emil Dardak ketika menerima kunjungan kerja Dubes RI untuk Kolumbia di Ruang Kerja Wagub, Kantor Gubernur Jatim Jalan Pahlawan 110 Surabaya, Rabu (27/1).

Sumbangan Kemanusiaan Gempa Malang

Secara teknologi, cable car yang digagas PT INKA di Madiun sebenarnya telah mampu memproduksi gerbongnya. Jalinan kerja sama dengan Kolombia tidak hanya soal teknologi, namun bidang manajemen dan pemberdayaan masyarakat juga ikut digerakkan bersama oleh keduanya.

“Jadi kita tentunya juga terbuka apabila ada bahan baku terutama bahan baku industri yang bisa kita peroleh dari Kolombia. Walaupun sebenarnya juga masih banyak produk kita yang berpotensi kesana. Nanti Pak Dubes bisa menjelaskan seperti pupuk, farmasi itu juga masih potensial di sana,” terang Wagub Jatim pada pewarta di Surabaya.

Kolombia sendiri merupakan salah satu negara dengan ekonomi terbesar di Amerika Latin. Maka dari itu, Wagub Jatim berharap agar kerjasama tersebut terus di jalin, apalagi Jatim merupakan wilayah industri yang besar. Selain itu, sisi pendidikan dan budaya di Jatim juga turut dikembangkan oleh Emil Dardak, merujuk berbagai praktik kebijakan publik yang bagus dari Kolombia.

”Kita berharap bahwa ada kerjasama antar kampus, apalagi di UPN Veteran Surabaya telah ada Pusat Studi Amerika Latin tentunya harus kita dorong. Dan juga kita mengarah pada pusat studi untuk kebijakan publik di tingkat lokal government yang menjadi kolaborasi dengan perguruan tinggi kita dengan Kolombia,” jelas Emil melanjutkan.

Sebagai informasi, dalam upaya jangka pendek Wagub Jatim ingin mendorong potensi ekspor Jatim ke Kolombia terutama produk-produk yang dibutuhkan untuk tenaga medis, seperti Alat Pelindung Diri (APD) di tengah pandemi COVID-19. Tentu selama kebutuhan dalam negeri telah tercukupi. Lantaran Jatim sudah memiliki kenaikan produksi APD sendiri. (Rangga Aji/gg)

  • Bagikan