BATU, Tugujatim.id – APBD Kota Batu 2026 resmi diketok palu oleh DPRD Kota Batu. Pemkot Batu menegaskan rancangan APBD nanti akan menyasar empat sektor yang menjadi prioritas pembangunan daerah.
Rapat Paripurna Persetujuan Bersama terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang APBD Tahun Anggaran 2026 di DPRD Kota Batu sepakat Kamis (13/11).
Dalam struktur rancangan APBD 2026, Pendapatan Daerah diproyeksikan sebesar Rp 926,52 miliar, terdiri dari Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp 345,40 miliar dan Pendapatan Transfer sebesar Rp 581,11 miliar. Sementara itu, Belanja Daerah direncanakan sebesar Rp1,016 triliun.
Wali Kota Batu, Nurochman menjelaskan bahwa fokus dan prioritas alokasi belanja daerah tahun 2026 diarahkan pada 4 bidang utama, yakni Peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM); Pengembangan UMKM, Pertanian, Perdagangan, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif; Pembangunan Infrastruktur Berwawasan Lingkungan; Peningkatan Kemandirian Fiskal, dengan optimalisasi PAD.
Cak Nur menegaskan bahwa Raperda APBD 2026 akan menjadi landasan hukum dan pedoman penyelenggaraan pemerintahan serta pembangunan daerah. Selanjutnya, dokumen tersebut akan disampaikan kepada Gubernur Jawa Timur untuk dievaluasi.
”Kami memastikan keselarasan program Kota Batu dengan prioritas pembangunan provinsi dan nasional,” ungkapnya.
Sebab itu, ia mengajak seluruh perangkat daerah untuk terus berinovasi dan bekerja profesional dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Menurutnya, setiap bentuk pengabdian yang dilakukan merupakan bagian dari tanggung jawab moral dan komitmen untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang profesional, akuntabel, dan berorientasi pada kepentingan publik.
”Kami berharap APBD 2026 menjadi instrumen penting untuk menghadirkan kesejahteraan bagi seluruh warga Kota Batu,” harapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Reporter : M Ulul Azmy
Editor: Darmadi Sasongko








