Eri Cahyadi Sebut Kebahagiaan Hati Bisa jadi Obat Kanker

  • Bagikan
Caption Foto: Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi memberi bingkisan dan/atau penyerahan simbolis sembako kepada pasien di Taman Paliatif, Kamis (01/04/2021) siang. (Foto: Rangga Aji/Tugu Jatim) obat kanker
Caption Foto: Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi memberi bingkisan dan/atau penyerahan simbolis sembako kepada pasien di Taman Paliatif, Kamis (01/04/2021) siang. (Foto: Rangga Aji/Tugu Jatim)

SURABAYA, Tugujatim.id – Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi menyampaikan bahwa salah satu obat kanker yang baik yakni kebahagiaan hati. Menurutnyam hal tersebut bisa meningkatkan imun sehingga perkembangan sel kanker bisa dihambat.

Hal itu disampaikan Eri Cahyadi dalam agenda memperingati tahun ke-20 Yayasan Paliatif Surabaya. Dalam momen tersebut, Eri menyerahkan secara simbolis sembako pada pasien kanker di Taman Apliatif, Jalan Kesumba Tambaksari Surabaya.

“Obat kanker itu salah satunya bahagianya hati. Imunnya naik, sehingga perkembangan kanker bisa dihambat. Semua dari hati. Inshaaallah, mulai hari ini, kegiatan Yayasan Kanker Paliatif akan didukung penuh oleh Pemkot Surabaya. Saya bergerak di sini, selanjutnya bisa bergerak di masing-masing wilayah,” terang Eri, Kamis (01/04/2021) siang.

Selain itu, Eri Cahyadi juga menegaskan bahwa tidak bisa melakukan semua hal di Surabaya secara sendirian, sehingga perlu saling ‘support’, termasuk dalam kegiatan paliatif. Karena penyakit kanker, jelas Eri, kesembuhannya dari hati yang bahagia.

“Pemerintah Kota Surabaya akan ‘support’ sepenuhnya kegiatan paliatif, karena penyakit kanker ini sembuhnya dari hati yang bahagia, yang tenang. Karena itu, saya berterima kasih betul dengan dokter-dokter. Yayasan ini bisa memberikan kegiatan terus kepada pasien yang ada di kota Surabaya,” tegasnya.

Mengenai tujuan dari yayasan sendiri, Eri menyampaikan, perlunya memberi ketenangan dan kebahagiaan sehingga imun pasien-pasien bisa ‘increase’ atau naik. Kanker bisa sembut dengan cepat, jelas Eri, tidak mengalami perkembangan memburuk.

“Tujuannya memberi ketenangan dan kebahagiaan, sehingga imun pasien meningkat, inshaaallah, penyembuhan kankernya juga bisa cepat, kalau tidak bisa sembuh total, (paling tidak, red) tidak berkembang kanker itu,” pungkasnya. (Rangga Aji/gg)

  • Bagikan