• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Ersya Fikri Reihan Syahputra.

Ersya Fikri Reihan SyahPutra, santri asal Desa Sukorejo, RT 03, RW 01, Kecamatan Buduran, Kabupaten Sidoarjo, mendapatkan prestasi. (Foto: dok)

Ersya Fikri Reihan Syahputra, Santri Berprestasi asal Buduran Sidoarjo, Raih Beasiswa Studi ke Kerajaan Maroko Universitas Sidi Mohamed Ben Abdellah

Dwi Linda by Dwi Linda
10 months ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

SIDOARJO, Tugujatim.id – Semangat juang, ketekunan, dan doa orang tua menjadi kunci keberhasilan Ersya Fikri Reihan Syahputra, santri asal Desa Sukorejo, RT 03, RW 01, Kecamatan Buduran, Kabupaten Sidoarjo, yang berhasil meraih beasiswa pendidikan ke Kerajaan Maroko, melalui Menteri Agama RI.

Pemuda berusia 18 tahun ini merupakan lulusan Pondok Pesantren Nurul Qarnain yang diasuh KH. Yasid Karimullah, beralamat di Balet Baru, Sukowono, Jember.

You might also like

Pasar Gadang.

Pembangunan Pasar Gadang Malang Dinilai Lambat, Warga Khawatir Pedagang Kembali ke Pinggir Jalan

13/06/2026 6:08 PM
Pemkot Malang.

Harga Pertamax Naik, Pemkot Malang Lirik Kendaraan Listrik Tekan Anggaran

13/06/2026 5:25 PM

Ersya Fikri Reihan Syahputra adalah putra pertama pasangan Syaiful Rachman dan Ernawati. Ayahnya sehari-hari bekerja sebagai penjual es krim keliling yang biasa berjualan di sekolah-sekolah dasar sekitar desa, sementara sang ibu bekerja sebagai buruh harian lepas di pabrik kayu. Meski penghasilan keluarga pas-pasan, keduanya tidak pernah berhenti mendukung pendidikan anaknya.

Baca Juga: Pemkab Sidoarjo Tancap Gas Percepatan Digitalisasi Pembayaran Hingga Tingkat Desa

“Meskipun hasil dari berjualan es krim tidak seberapa, yang penting saya bisa terus mendukung pendidikan anak,” ujar Syaiful dengan mata berkaca-kaca.

Sejak tahun 2019, Ersya Fikri Reihan Syahputra memulai pendidikannya di Pondok Pesantren Nurul Qarnain, menempuh jenjang Madrasah Tsanawiyah (MTs) hingga Madrasah Aliyah (MA) di lingkungan pondok yang sama. Selama enam tahun di pesantren, dia konsisten mempertahankan prestasi akademik dengan peringkat pertama di setiap jenjang.

Selain gemilang di bidang akademik, dia juga berprestasi di berbagai ajang Musabaqah Qira’atul Kutub (MQK) Fathul Qorib, mulai dari tingkat kabupaten hingga provinsi. Di antaranya:

1. Juara 1 MQK Tingkat Provinsi Jawa Timur di PP At-Tanwir, Bojonegoro.

2. Juara 2 MQK Tingkat Provinsi Jawa Timur di IAI Tabah, Lamongan.

3. Juara 3 MQK Tingkat Provinsi Jawa Timur di PP Darul Istiqomah.

Kemahirannya dalam membaca dan memahami kitab kuning, ditambah penguasaan bahasa Arab yang diasah melalui kursus di Pare, Kediri, menjadi bekal utama saat dia mendaftar program beasiswa Kerajaan Maroko.

Kesempatan emas semula ini dia ketahui dari pengumuman resmi Kementerian Agama RI yang ditemukan di internet dan media sosial. Setelah mendapat restu dari kiai dan ustad pengasuh pondok, Ersya mendaftarkan diri secara online pada 2 Juni 2025.

Proses seleksi yang dia lalui tidak mudah. Tahapannya meliputi verifikasi dan validasi dokumen, Computer Based Test (CBT) beserta simulasi, wawancara, hingga pengumuman akhir. Seluruh proses berlangsung dari 26 Mei hingga 13 Juni 2025.

Pada tahap wawancara yang dilaksanakan di Universitas Islam Negeri Sunan Ampel (Uinsa) Surabaya, Ersya diuji secara langsung kemampuan bahasa Arabnya. Dari total 1.088 peserta, hanya 50 orang yang terpilih, dan Ersya menjadi salah satunya. Dia akan melanjutkan studi di Universitas Sidi Mohamed Ben Abdellah, Kota Fez, Kerajaan Maroko.

“Bukanlah jalan yang mudah untuk menempuh perjalanan ini, apalagi di tengah keterbatasan ekonomi ayah dan ibu saya. Tapi saya percaya bahwa tekad, doa, dan kerja keras bisa membawa hasil,” ujar Ersya dengan senyum penuh syukur.

Prestasi Ersya Fikri Reihan SyahPutra.
Ersya Fikri Reihan SyahPutra, santri asal Desa Sukorejo, RT 03, RW 01, Kecamatan Buduran, Kabupaten Sidoarjo, mendapatkan prestasi. (Foto: dok)

Perjuangan Ersya mendapat perhatian dari berbagai pihak. Baznas Sidoarjo memberikan bantuan pendidikan sebesar Rp7 juta untuk membantu biaya keberangkatan dan kebutuhan awalnya di Maroko. Bantuan tersebut diserahkan langsung pada Senin, 11 Agustus 2025, di kantor Baznas Sidoarjo.

Kisah Ersya menjadi inspirasi bagi generasi muda, khususnya di kalangan santri. Dia membuktikan bahwa keterbatasan ekonomi bukanlah penghalang untuk meraih mimpi. Dengan tekad, kerja keras, dan doa, pintu kesempatan akan terbuka, bahkan hingga ke tingkat internasional.

Meski prestasinya gemilang, Ersya tetap rendah hati. Dia menganggap pencapaiannya adalah buah kerja sama antara dirinya, keluarga, para guru, dan lingkungan yang selalu memberikan dukungan.

“Saya berharap bisa memanfaatkan kesempatan ini untuk menimba ilmu di Maroko sebanyak-banyaknya, lalu setelah pulang nanti bisa mengabdikan diri kepada masyarakat,” ucapnya.

Sebelum keberangkatan ke Kerajaan Maroko pada 8 September 2025, Ersya menyampaikan harapannya dapat bertemu langsung dengan bupati atau wakil bupati Sidoarjo beserta jajaran, untuk menambah semangat sekaligus memperoleh dukungan moral.

Keberhasilan Ersya menembus seleksi beasiswa Kerajaan Maroko menjadi bukti bahwa santri Sidoarjo memiliki potensi besar untuk bersaing di kancah internasional. Dengan bekal ilmu agama dan bahasa Arab yang mumpuni, dia siap membawa nama baik kampung halamannya di negeri para ulama, Afrika Utara.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id

Writer: Fauzan

Editor: Dwi Lindawati

Tags: Berita Kabupaten Sidoarjo hari iniKabupaten Sidoarjo hari iniPrestasi santri SidoarjoSantri Sidoarjo Ersya Fikri Reihan SyahputraSidoarjo
Dwi Linda

Dwi Linda

Related Stories

Pasar Gadang.

Pembangunan Pasar Gadang Malang Dinilai Lambat, Warga Khawatir Pedagang Kembali ke Pinggir Jalan

by Dwi Linda
13/06/2026 6:08 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Warga Kota Malang mulai mempertanyakan kelanjutan proyek penataan Pasar Induk Gadang setelah proses relokasi pedagang dilakukan sejak...

Pemkot Malang.

Harga Pertamax Naik, Pemkot Malang Lirik Kendaraan Listrik Tekan Anggaran

by Dwi Linda
13/06/2026 5:25 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) non subsidi mulai berdampak pada biaya operasional pemerintah daerah. Di tengah...

Cuaca di Jawa Timur.

Hujan Ringan dan Udara Kabur Dominasi Cuaca di Jawa Timur 13 Juni 2026, Waspadai Kelembapan Tinggi dan Jarak Pandang

by Dwi Linda
13/06/2026 8:58 AM
0

Tugujatim.id - Cuaca di Jawa Timur pada Sabtu (13/06/2026) didominasi hujan ringan, udara kabur, dan kondisi berawan di berbagai wilayah....

Santri

Terkendala Gelombang Tinggi, Pencarian Hari Kedua Santri Terseret Ombak di Blitar Nihil

by Mochamad Abdurrochim
12/06/2026 8:54 PM
0

BLITAR, Tugujatim.id - Operasi pencarian terhadap santri asal Kabupaten Kediri yang terseret ombak di Pantai Pangi, Desa Tumpakkepuh, Kecamatan Bakung,...

Next Post
gaji kerja di Australia

Peluang dan Gaji Kerja di Australia 2025 untuk WNI: Sektor, Visa, dan Fasilitasnya

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID