LUMAJANG, Tugujatim.id – Erupsi Gunung Semeru yang terjadi Rabu sore (19/11/2025) menimbulkan dampak serius bagi masyarakat di sekitar lereng gunung tertinggi di Pulau Jawa tersebut.
Berdasarkan pembaruan informasi dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lumajang hingga Kamis petang (20/11/2025), sekitar pukul 18.00 WIB, bencana alam ini telah menyebabkan kerusakan signifikan pada infrastruktur dan kerugian material yang tidak sedikit.
Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Jawa Timur Gatot Soebroto menyampaikan, sebanyak 21 hunian penduduk rusak akibat terjangan material vulkanik dari erupsi Gunung Semeru. Wilayah Dusun Sumbersari yang berada di Desa Supiturang, Kecamatan Pronojiwo, menjadi lokasi dengan tingkat kerusakan tertinggi karena terpapar timbunan abu dan debris vulkanik.
Petugas Fokus Pembersihan Abu Vulkanik
Korban jiwa juga terjadi pada hewan ternak warga, dengan 4 ekor sapi dan 139 ekor kambing mati akibat bencana ini. Sementara itu, sektor pertanian turut terdampak dengan luas lahan mencapai 52,83 hektare. Yang lebih mengkhawatirkan, satu gedung sekolah rusak parah tertimbun material letusan, memaksa para pelajar harus mencari lokasi belajar alternatif.
“Kami tengah mengupayakan relokasi kegiatan belajar-mengajar ke fasilitas pendidikan pengganti supaya aktivitas pembelajaran anak-anak dapat segera berjalan kembali,” terang Gatot.

Dampak letusan memaksa 1.116 jiwa harus meninggalkan tempat tinggal mereka dan mengungsi ke lokasi yang lebih aman. Untuk memenuhi kebutuhan dasar para pengungsi, pos dapur umum telah diaktifkan sejak malam pertama pascaletusan. Pada malam Rabu, telah disalurkan seribu porsi makanan siap santap kepada korban terdampak.
Operasi tanggap darurat masih berlangsung dengan melibatkan berbagai pihak termasuk warga setempat, personel TNI, kepolisian, serta dinas-dinas terkait. Prioritas saat ini difokuskan pada pembersihan material vulkanik dan pemulihan jalur akses agar warga dapat kembali menjalankan aktivitas normal mereka.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Writer: Diki Febrianto
Editor: Dwi Lindawati








