• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Erupsi Gunung Semeru.

Sejumlah warga kembali ke rumah yang diterjang erupsi Gunung Semeru di Dusun Sumbersari, Desa Sumberurip, Kecamatan Pronojiwo, Kabupaten Lumajang, Jumat (21/11/2025). (Foto: Diki Febrianto/Tugu Jatim)

Erupsi Gunung Semeru Rusak Puluhan Rumah dan Lahan Pertanian, Ratusan Hewan Ternak di Lumajang Mati

Dwi Linda by Dwi Linda
7 months ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

LUMAJANG, Tugujatim.id – Erupsi Gunung Semeru yang terjadi Rabu sore (19/11/2025) menimbulkan dampak serius bagi masyarakat di sekitar lereng gunung tertinggi di Pulau Jawa tersebut.

Berdasarkan pembaruan informasi dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lumajang hingga Kamis petang (20/11/2025), sekitar pukul 18.00 WIB, bencana alam ini telah menyebabkan kerusakan signifikan pada infrastruktur dan kerugian material yang tidak sedikit.

You might also like

Pasar Gadang.

Pembangunan Pasar Gadang Malang Dinilai Lambat, Warga Khawatir Pedagang Kembali ke Pinggir Jalan

13/06/2026 6:08 PM
Pemkot Malang.

Harga Pertamax Naik, Pemkot Malang Lirik Kendaraan Listrik Tekan Anggaran

13/06/2026 5:25 PM

Baca Juga: 187 Pendaki di Ranu Kumbolo Berhasil Dievakuasi, Jalur Pendakian Semeru Ditutup Menyusul Status Siaga Level 4

Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Jawa Timur Gatot Soebroto menyampaikan, sebanyak 21 hunian penduduk rusak akibat terjangan material vulkanik dari erupsi Gunung Semeru. Wilayah Dusun Sumbersari yang berada di Desa Supiturang, Kecamatan Pronojiwo, menjadi lokasi dengan tingkat kerusakan tertinggi karena terpapar timbunan abu dan debris vulkanik.

Petugas Fokus Pembersihan Abu Vulkanik

Korban jiwa juga terjadi pada hewan ternak warga, dengan 4 ekor sapi dan 139 ekor kambing mati akibat bencana ini. Sementara itu, sektor pertanian turut terdampak dengan luas lahan mencapai 52,83 hektare. Yang lebih mengkhawatirkan, satu gedung sekolah rusak parah tertimbun material letusan, memaksa para pelajar harus mencari lokasi belajar alternatif.

“Kami tengah mengupayakan relokasi kegiatan belajar-mengajar ke fasilitas pendidikan pengganti supaya aktivitas pembelajaran anak-anak dapat segera berjalan kembali,” terang Gatot.

Rumah rusak erupsi Semeru.
Kebun salak milik warga di Dusun Sumbersari, Desa Sumberurip, Kecamatan Pronojiwo, Kabupaten Lumajang, ini rusak tertimbun endapan vulkanik erupsi Gunung Semeru. (Foto: Diki Febrianto/Tugu Jatim)

Dampak letusan memaksa 1.116 jiwa harus meninggalkan tempat tinggal mereka dan mengungsi ke lokasi yang lebih aman. Untuk memenuhi kebutuhan dasar para pengungsi, pos dapur umum telah diaktifkan sejak malam pertama pascaletusan. Pada malam Rabu, telah disalurkan seribu porsi makanan siap santap kepada korban terdampak.

Operasi tanggap darurat masih berlangsung dengan melibatkan berbagai pihak termasuk warga setempat, personel TNI, kepolisian, serta dinas-dinas terkait. Prioritas saat ini difokuskan pada pembersihan material vulkanik dan pemulihan jalur akses agar warga dapat kembali menjalankan aktivitas normal mereka.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id

Writer: Diki Febrianto

Editor: Dwi Lindawati

Tags: Abu vulkanis Gunung SemeruBerita erupsi Gunung SemeruBerita Kabupaten Lumajang hari iniKabupaten Lumajang hari iniLumajangRumah dan lahan pertanian di Lumajang
Dwi Linda

Dwi Linda

Related Stories

Pasar Gadang.

Pembangunan Pasar Gadang Malang Dinilai Lambat, Warga Khawatir Pedagang Kembali ke Pinggir Jalan

by Dwi Linda
13/06/2026 6:08 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Warga Kota Malang mulai mempertanyakan kelanjutan proyek penataan Pasar Induk Gadang setelah proses relokasi pedagang dilakukan sejak...

Pemkot Malang.

Harga Pertamax Naik, Pemkot Malang Lirik Kendaraan Listrik Tekan Anggaran

by Dwi Linda
13/06/2026 5:25 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) non subsidi mulai berdampak pada biaya operasional pemerintah daerah. Di tengah...

Cuaca di Jawa Timur.

Hujan Ringan dan Udara Kabur Dominasi Cuaca di Jawa Timur 13 Juni 2026, Waspadai Kelembapan Tinggi dan Jarak Pandang

by Dwi Linda
13/06/2026 8:58 AM
0

Tugujatim.id - Cuaca di Jawa Timur pada Sabtu (13/06/2026) didominasi hujan ringan, udara kabur, dan kondisi berawan di berbagai wilayah....

Santri

Terkendala Gelombang Tinggi, Pencarian Hari Kedua Santri Terseret Ombak di Blitar Nihil

by Mochamad Abdurrochim
12/06/2026 8:54 PM
0

BLITAR, Tugujatim.id - Operasi pencarian terhadap santri asal Kabupaten Kediri yang terseret ombak di Pantai Pangi, Desa Tumpakkepuh, Kecamatan Bakung,...

Next Post
Jember.

Jember Raih Penghargaan Nasional: Partisipasi Masyarakat Capai 201 Persen, Sabet Posisi 6 Besar Se-Jatim

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID