JEMBER, Tugujatim.id – Pemkab Jember menorehkan capaian istimewa dalam penilaian kerukunan masyarakat tingkat nasional. Kementerian Dalam Negeri RI menganugerahkan penghargaan Indeks Harmoni Indonesia (IHaI) 2025 kepada daerah ini sebagai pengakuan atas upaya memelihara stabilitas sosial, ekonomi, budaya, dan ketahanan wilayah.
Penyerahan penghargaan digelar di kompleks Kemendagri, Gambir, Jakarta Pusat, 17 November 2025. Acara tersebut menghadirkan delegasi dari sejumlah provinsi dan daerah otonom di Tanah Air. Jember tampil sebagai contoh daerah yang berkomitmen kuat mengonsolidasikan kerukunan warga lewat berbagai inisiatif lintas bidang.
Baca Juga: Agenda Penting DPRD Jember Gagal: Dua Kepala Dinas Absen, Evaluasi APBD Tertunda
Kabid Politik Dalam Negeri Bakesbangpol Jember Dwi Handarisasi menerima piagam tersebut mewakili Pemkab Jember. Penghargaan ini mengakui kesuksesan Jember melampaui standar pengukuran IHaI sekaligus konsistensi membangun iklim sosial yang terbuka dan kondusif di tengah tantangan regional.
Menurut Kepala Bakesbangpol Jember Lingga Diputra, keberhasilan ini merupakan hasil dari antusiasme warga dan kesungguhan pemda dalam menguatkan kohesi sosial hingga level grassroot.
“Apresiasi ini membuktikan bahwa warga Jember memiliki kepedulian luar biasa terhadap kerukunan dan turut andil menjaga ketenteraman wilayah. Peran kami hanya sebagai fasilitator, sementara keberhasilan sesungguhnya datang dari masyarakat sendiri,” terang Lingga.
Warga Masif Menyokong Penguatan Indeks Harmoni
Dalam eksekusi pengukuran IHaI, Jember menunjukkan performa mengesankan. Survei dilakukan pada periode 3–24 Maret 2025 melalui distribusi kuesioner digital kepada publik. Dari sasaran awal 1.250 responden, Jember justru mengumpulkan 2.513 partisipan, setara 201,04 persen dari kuota yang ditetapkan.
Pencapaian ini menempatkan Jember di jajaran daerah dengan tingkat respons tertinggi nasional dalam akuisisi data IHaI. Berkat kontribusi masif tersebut, Jember menduduki posisi keenam dari 38 kabupaten/kota se-Provinsi Jawa Timur, menandakan eksistensi Jember yang kian kokoh dalam parameter keharmonisan regional.
Prestasi ini juga merefleksikan keterlibatan masif warga dalam menyokong penguatan indeks harmoni sebagai elemen pembangunan sosial berkesinambungan.
“Tingkat respons ini termasuk paling superior di Indonesia. Hal ini memperlihatkan bahwa masyarakat sangat konsen dan aktif terhadap persoalan kerukunan serta kebangsaan,” ungkap Lingga.
Pengesahan penghargaan dilakukan Dirjen Politik dan Pemerintahan Umum Kemendagri Dr Drs Bahtiar MSi yang bertindak sebagai representasi mendagri. Dia menekankan bahwa konsolidasi harmoni di level lokal merupakan pondasi krusial bagi stabilitas negara sehingga usaha dan prestasi daerah semacam Jember layak mendapat pengakuan.
“Kami tidak sekadar berhenti pada angka dan trofi. Tantangan utama adalah memastikan harmoni ini benar-benar termanifestasi dalam kehidupan masyarakat, khususnya di wilayah pedesaan dan zona yang rawan gejolak sosial,” jelasnya.
Lewat prestasi ini, Pemkab Jember diharapkan terus mengintensifkan program-program strategis multisektor yang fokus pada keamanan warga, ekuilibrium sosial, dan pembangunan daerah yang merangkul semua pihak. Capaian ini bukan sekadar validasi kinerja teknis dalam pengukuran indeks, tetapi juga representasi dedikasi Jember dalam memelihara harmoni sebagai pilar fundamental kehidupan bermasyarakat. (adv)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Writer: Diki Febrianto
Editor: Dwi Lindawati








