Evolusi Teknologi Pendidikan dan Pembelajaran di Masa Pandemi

Evolusi Teknologi Pendidikan dan Pembelajaran di Masa Pandemi

  • Bagikan
Ilustrasi pembelajaran saat pandemi di era berkembangnya teknologi pendidikan/tugu jatim
Ilustrasi pembelajaran saat pandemi di era berkembangnya teknologi pendidikan. (Foto: Pixabay)

Oleh : Salsabila*

Tugujatim.id – Setiap manusia pasti memiliki potensi atau bakat yang berbeda. Manusia membutuhkan pendidikan untuk mengasah potensi yang dimiliki dengan adanya pengarahan, bimbingan, dan pengajar agar potensi diri semakin berkembang.

Pendidikan juga bertujuan untuk memperluas ilmu pengetahuan, menanamkan jiwa berkarakter, dan mengubah mindset atau pola pikir seseorang agar bisa berinteraksi dan mengeksplor kehidupannya di masa mendatang.

Sebagaimana yang telah dikemukakan oleh UNESCO education is now engaged is prepared for a life Society which does not yet exist (pendidikan sekarang dipersiapkan untuk kehidupan masyarakat yang belum eksis). Konsep sistem pendidikan mungkin saja berubah sesuai dengan perkembangan masyarakat dan pengalihan nilai-nilai kebudayaan (transfer  of culture value).

Konsep pendidikan saat ini tidak dapat dilepaskan dari pendidikan yang harus sesuai dengan tuntutan kebutuhan pendidikan di masa lalu, sekarang, dan masa yang akan datang.

Konsep sistem pendidikan tersebut berkaitan dengan pengertian teknologi pendidikan menurut Kandung (2014), yaitu suatu teori dan praktik dengan maksud membantu jalannya pembelajaran serta meningkatkan performa dengan menyusun, memanfaatkan, dan mengolah terkait proses serta sumber teknologi yang memadai. Teknologi pendidikan menjadi perantara dalam membantu jalannya proses pendidikan dengan maksud mencapai efektifitas, efisien, dan keberhasilan.

Pada hakikatnya teknologi pendidikan memuat upaya yang dapat bermanfaat untuk menciptakan proses pembelajaran jarak jauh yang efisien. Hal ini serupa dengan definisi teknologi pendidikan yang dikemukakan oleh The Association for Educational Communications and Technology (AECT).

Bahwa teknologi pendidikan dapat didefinisikan sebagai “sebuah studi dan praktik etis yang digunakan untuk memfasilitasi berlangsungnya proses belajar dan memperbaiki kinerja melalui penciptaan, penggunaan, pengelolaan proyek, teknologi, dan sumber daya yang tepat.”

“Teknologi dari hari ke hari semakin tidak bisa dipisahkan dari dunia pendidikan. Kami merespon hal tersebut dengan menjadikan digitalisasi sekolah sebagai salah satu prioritas dari Merdeka Belajar,” ujar Nadiem dalam konferensi pers virtual, Kamis (15/4/2021).

“Selain itu terdapat pemahaman berbeda mengenai literasi digital di antara para guru di beberapa daerah yang harus belajar cepat untuk menggunakan teknologi dan bagaimana beradaptasi dengan pandemi untuk proses belajar mengajar,” ujar Nadiem dalam seminar internasional yang diadakan oleh SEAMOLEC untuk memperingati hari Pendidikan Nasional pada hari Senin (3/5/2021)

Peran teknologi sangat penting dalam proses pembelajaran jarak jauh, ditambah lagi dengan keadaan di masa pandemi saat ini. Karena adanya Covid-19, semua aktivitas atau kegiatan yang dilakukan di luar rumah menjadi terhenti, sehingga mengharuskan masyarakat untuk melakukan semua aktivitas di rumah sebagai upaya untuk memutus rantai penularan Covid-19, salah satunya dengan pembelajaran secara daring.

Dulu, biasanya para pelajar bangun pagi lalu mandi dan sarapan kemudian berangkat ke sekolah, saat ini hanya bangun pagi, mandi, dan sarapan kemudian duduk di depan laptop atau handphone untuk mengikuti Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ). Dengan begitu, para pelajar masih bisa melaksanakan kewajibannya untuk belajar dan menuntut ilmu meskipun berada di masa pandemi seperti ini tidak memutus harapan para pelajar untuk tetap semangat menempuh pendidikannya.

Seiring dengan berkembang pesatnya teknologi, pembelajaran daring di masa pandemi ini dengan memanfaatkan beberapa platform seperti Google Classroom, e-learning, Google Drive, dan sebagainya.

Selain itu juga pembelajaran daring bisa dilakukan dengan video conference sehingga bisa berinteraksi dengan pengajar agar pembelajaran semakin efisien, seperti aplikasi google meet, zoom, dan yang lainnya.

Dan, juga terdapat beberapa aplikasi yang bisa membantu para pelajar untuk mengeksplor wawasan dan pengetahuan, seperti Google, Youtube, Ruangguru, Pahamify, Zenius, dan sebagainya. Selain sebagai sarana pengetahuan, teknologi juga berperan sebagai sarana informasi di kalangan pelajar agar tidak tertinggal mengenai arahan pembelajaran dengan pengajar, seperti Whatsapp Group, Telegram, Line, dan yang lainnya.

Teknologi pendidikan termasuk salah satu penyelesaian masalah pendidikan yang terjadi pada proses pembelajaran online atau daring agar sistem pembelajaran menjadi lebih efektif dan efisien. Memperbaiki mutu pendidikan di Indonesia, juga menanamkan sikap yang kritis dan kreatif.

Peran teknologi dalam pembelajaran di era pandemi seperti ini sangat penting dan bermanfaat untuk para pelajar sebagai fasilitator, pendukung penunjang materi pembelajaran, dan untuk menunjang sistem pembelajaran yang dilaksanakan.

*Penulis adalah anggota Garuda Literasi

  • Bagikan