Fakta di Balik Anjing "Thor" yang Mati di Malang Diduga Ditelantarkan Pemiliknya

Fakta di Balik Anjing “Thor” yang Mati di Malang Diduga Ditelantarkan Pemiliknya

  • Bagikan
Anjing yang disebut ditelantarkan pemiliknya di luar rumah. (Foto:Azmy/Tugu Jatim)
Anjing yang disebut ditelantarkan pemiliknya di luar rumah. (Foto:Azmy/Tugu Jatim)

MALANG, Tugujatim.id – Baru-baru ini, warganet di Kota Malang heboh dengan video yang beredar di media sosial . Video itu menunjukkan kondisi anjing yang telantar di depan rumah. Tampak dalam video itu, anjing dalam kondisi mengenaskan, tubuhnya kurus, dan dirantai.

Video yang diunggah oleh akun @malangraya_info repost dari akun tio_russ itu lengkap dengan tulisan caption “TOLONG BANTU ANJING INI. Bener² ya ownernya sudah tidak punya hati nurani, (anjing) diikat dan dibiarkan kelaparan serta sakit. Tidak takut dosa kah? Tidak takut karma kah? Please bantu mereka, anak-anak malang ini, lokasi di Taman Kolam Renang, Lembah Dieng, Kota Malang.”

Bahkan dalam perkembangannya, 1 dari 10 anjing itu mati. Namanya Thor, usia 15 tahun, anjing jenis pitbull EDBA berbulu hitam. Thor juga masuk video yang memakan nasi hingga kue dalam kardus styrofoam yang diberikan oleh pengunggah video.

Pemilik anjing, Indra Wardana. (Foto: Azmy/Tugu Jatim)
Pemilik anjing, Indra Wardana. (Foto: Azmy/Tugu Jatim)

Postingan ini mengundang kecaman dari pencinta hewan. Namun, ternyata ada fakta lain di balik isu yang berkembang. Hal itu diungkapkan langsung oleh pemilik anjing, Indra Wardana, 47. Berikut sejumlah faktanya.

1. Anjing Dirantai di Luar Rumah sedang Dalam Masa Terapi Khusus

Menurut Indra, anjing-anjing peliharaannya itu dalam masa terapi. Tahapan terapi untuk anjing memang faktanya dibiarkan di luar agar mereka memakan rumput. Sama halnya dengan kucing, makan rumput untuk mengembalikan metabolisme pencernaannya secara insting alaminya.

“Dia, (Thor) itu usianya sudah tua, memang rentan sakit. Dia sakit asam lambung sudah lama dan kalau kumat pasti waktunya terapi. Pola makannya saya jaga. Saya yang tahu porsinya,” terangnya kepada awak media, Selasa (16/02/2021), di kediamannya.

Dia menambahkan, kenapa anjing-anjing ini dirantai dengan rapat karena mereka termasuk anjing galak jenis petarung. Perawakan tubuh yang kurus kering juga memang ciri khas anjing jenis pitbull EDBA.

“Kekuatan anjing ini bisa menarik benda dengan berat kurang lebih 1 ton. Cuma saya rantai di tongkat besi yang dicor saja bisa lepas. Anjing ini memang galak, jadi harus dirantai rapet (kencang),” jelasnya.

2. Mati karena Diberi Makan Nasi hingga Kue

Anjing pitbull bernama Thor yang memiliki bulu hitam itu diketahui mati pada Selasa dini hari (16/02/2021). Indra selaku pemiliknya sudah sadar bahwa anjingnya salah makan. Nasi dan kue yang termakan itu berasal dari pengunggah video yang mengaku atas dasar rasa kasihan. Nasi justru membuat asam lambungnya semakin parah.

Tangkapan layar video anjing bernama Thor yang disebut ditelantarkan pemiliknya hingga mati di Malang. (Foto: Azmy/Tugu Jatim)
Tangkapan layar video anjing bernama Thor yang disebut ditelantarkan pemiliknya hingga mati di Malang. (Foto: Azmy/Tugu Jatim)

Indra menyayangkan pemberi makan tidak berusaha mengklarifikasi dulu terhadap pemiliknya. Padahal, porsi dan pola makan yang sesuai kebutuhan anjing mutlak hanya diketahui oleh pemiliknya. Terlebih, kondisi anjing sedang sakit dan butuh penanganan khusus (treatment) yang orang awam tidak banyak tahu.

“Terus terang saya sebagai pemiliknya merasa kecewa sekali. Tanpa konfirmasi, main kasih makan sembarangan. Yang tahu porsi, asupan gizi, dan kondisi anjingnya kan saya. Akhirnya kalau begini (mati), siapa yang dirugikan? Anjing kesayangan saya mati, saya juga yang kena bully,” ujarnya.

3. Thor Adalah Anjing yang Diselamatkan Pemilik karena Mau Disembelih

Pengakuan mengejutkan juga Indra sampaikan jika Thor adalah anjing yang dia selamatkan karena hendak dipotong pemiliknya. Pemiliknya dulu adalah warga Sumberpucung, Kabupaten Malang. Merasa miris mendengar itu, akhirnya Indra rela menguras kantongnya demi menebus Thor untuk diselamatkan.

“Saat saya adopsi itu usianya 13 tahun, sudah tua. Tapi saya gak tega, tetap saya ditebus. Dia juga sudah mulai sakit-sakitan, tapi tetap saya tebus dan dipelihara biar dia mati di sini, bukan mati di tangan orang lain atau disuntik mati,” bebernya.

Virtual Class Tugu Malang x Paragon, Tugu Jatim, Tugu Media Group
Ads.

4. Pemilik Adalah Pencinta Anjing Sejati

Indra menganalogikan, jika Anda dihadapkan pada kondisi sulit, apalagi saat pandemi. Suatu hari di mana Anda punya uang tinggal Rp 100 ribu dan dihadapkan pada pilihan uang segitu lebih baik dibelikan pampers anak atau makanan anjing?

“Saya memilih dogfood. Dengan alasan, kalau anjing ini tidak dikasih makan, justru akan menimbulkan masalah baru. Mulai menggonggong terus hingga sikapnya liar,” katanya.

Hal itu mencerminkan kesehariannya di mana dia memelihara banyak anjing. Bahkan, saat detik-detik meninggalnya Thor, dia juga berada di sampingnya. “Thor itu bahkan menjabat tangan saya. Saya sentuh dan tangannya gemetar. Sementara saat itu, saya di-bully habis-habisan di medsos,” kisahnya.

5. Pengakuan Pengunggah Video atas Dasar Kasihan

Pemberi makan nasi alias pengunggah video viral itu mengaku memberi makan karena rasa kasihan. Hal itu dikatakan mediator kasus ini, Fransiska. Dia mengatakan, mereka murni memberi makan karena kasihan. Tapi, itu juga salah karena mereka tidak mengklarifikasi dulu ke pemilik anjing.

“Mereka bilang soalnya kayak anjingnya gak terawat dan saat dipanggil-panggil pemilik rumah juga nggak ada yang keluar. Akhirnya mereka ngumpulin nasi dan kue untuk diberikan ke anjing ini,” ujar Fransiska menceritakan kronologinya. (azm/ln)

 

  • Bagikan