• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Fakultas Kedokteran Unisma.

Para peserta kuliah tamu foto bersama narasumber di Gedung Pascasarjana Lantai 7, Senin (25/09/2023). (Foto: Alif Puji U/Magang)

Larang Generasi Muda Baperan, Fakultas Kedokteran Unisma Bangun SDM Miliki Resilience 2.0

Dwi Lindawati by Dwi Lindawati
3 years ago
in Advertorial, Pendidikan
0
Share on FacebookShare on Twitter

MALANG, Tugujatim.id – Fakultas Kedokteran Universitas Islam Malang (Unisma) menggelar kuliah tamu di Gedung Pascasarjana Lantai 7, Senin (25/09/2023). Acara Fakultas Kedokteran Unisma ini mengangkat tema “Peran Pendidikan Tinggi Dalam Mempersiapkan Sumber Daya Manusia Bidang Kesehatan Yang Memiliki Resilience 2.0”.

Istimewanya, Fakultas Kedokteran Unisma mengupas peran pendidikan untuk mempersiapkan SDM bidang kesehatan dengan memiliki Resilience 2.0. Tujuannya agar lulusan menjadi dokter yang profesional, humanis, dan dapat melihat dia manusia untuk manusia lain.

You might also like

Pemkab

Pemkab Jember Segera Launching Program Homecare, Permudah Akses Layanan Kesehatan

20/07/2026 9:45 AM
Pemkab

Pemkab Jember Hapus Denda Pajak bagi Pelaku Usaha Berizin

20/07/2026 9:00 AM

Kuliah tamu ini mengupas pentingnya SDM dalam bidang kesehatan yang memiliki resilence 2.0 yang bermanfaat bagi orang lain. Selain itu, juga tidak akan pernah menyerah setelah merasakan kegagalan dan tidak banyak mengeluh.

Berita Fakultas Kedokteran Unisma.
Peserta mahasiswa baru Fakultas Kedokteran Unisma. (Foto: Alif Puji U/Magang)

Selain mahasiswa baru dan dosen, juga hadir dekan Fakultas Kedokteran Unisma. Tidak hanya itu saja, kuliah tamu ini juga turut mengundang narasumber dr Arief Alamsyah MARS dan dr Abdul Rokhim MKes (MARS).

Dokter Arief Alamsyah MARS menyampaikan materi pertama dengan tema Membangun Reselience 2.0 (anti fragility mindset) saat menjalani pendidikan tinggi. Seorang yang berpengalaman di bidang ilmu perilaku kesehatan dan manajemen rumah sakit ini tentu sering menjadi pembicara di berbagai instansi hingga sebagai motivator yang dapat memotivasi pendidikan tinggi untuk lebih meningkatkan pikiran dan perasaan yang dapat dikendalikan.

Dia mengatakan peran penting untuk mempersiapkan SDM ini salah satunya dengan building resuliece. Yaitu bagaimana menjadi orang yang mempunyai daya lenting atau membangun ketangguhan mental mahasiswa.

Menurut dia, jika orang yang tidak memiliki resilience, orang akan kerap mengeluh. Resilience ini memberi motivasi agar tetap bangkit dari kegagalan dan tidak membesar-besarkan masalah.

“Resilience 2.0 itu tidak cuma akan balik, tapi bisa bertumbuh lebih baik daripada sebelumnya karena generasi sekarang mudah ngeluh,” jelasnya.

Untuk membangun Resilience 2.0, salah satunya jangan mudah baperan. Nah, untuk membangun resilience ada empat hal. Yaitu manajemen fisik, pikiran, perasaan, dan social emosion.

“Resilence ini sangat penting, orang yang mempunyai resilience akan membuat orang melihat masalah itu netral. Informasi ini juga memberikan untuk terus bergerak untuk ciptakan perasaan terhadap orang lain,” katanya.

Dia juga menjelaskan untuk bisa menilai perasaan dan menerima semua keadaan dengan baik, dalam pikiran juga harus bisa self talk untuk menyadari dari pikiran negatif. Tentu saja, kuliah tamu Fakultas Kedokteran Unisma ini memberikan pemahaman bagi mahasiswa untuk membangun dan bergerak. Mereka harus menciptakan perasaan yang lebih dalam, juga membuat motivasi dari kata Berperan bukan Baperan.

Kuliah tamu Fakultas Kedokteran Unisma.
Suasana kuliah tamu di Fakultas Kedokteran Unisma. (Foto: Alif Puji U/Magang)

Sedangkan dr Abdul Rokhim MKes (MARS) menjelaskan materi kedua untuk membangun peluang kerja yang bagus di pelayan primer dan sekunder. Dia memotivasi bagaimana agar menjadi manusia tangguh dan bermanfaat bagi orang lain.

Dalam membangun peluang kerja, reselience 2.0 ini dapat meningkatkan integritas yang lebih tinggi dari  orang yang awalnya dipandang rendah. Dia menjelaskan materi ini jadikan omongan orang lain menjadi motivasi untuk bisa meraih pendidikan lebih tinggi.

“Dan bisa membantu orang-orang di tempat terpencil seperti desa-desa yang belum ada tenaga kesehatannya,” katanya.

Harapannya, dia mengatakan, kuliah tamu ini meningkatkan kesadaran tentang pentingnya membangun reselience SDM dalam bidang kesehatan. Dengan adanya reselience ini, dapat membangun mindset dan perasaan agar tidak mudah baper terhadap apa pun, tapi juga harus lebih memberikan pikiran yang positif dan cermat. (adv)

Writer : Bunga Gadis (Magang)

Editor: Dwi Lindawati

Sambutan dekan Fakultas Kedokteran. (Foto: Alif Puji U)

Tags: Berita Fakultas Kedokteran UnismaBerita Kota Malang hari iniKota Malang hari iniKuliah tamu Fakultas Kedokteran Unisma
Dwi Lindawati

Dwi Lindawati

Related Stories

Pemkab

Pemkab Jember Segera Launching Program Homecare, Permudah Akses Layanan Kesehatan

by Mochamad Abdurrochim
20/07/2026 9:45 AM
0

JEMBER, Tugujatim.id - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember akan meluncurkan program pelayanan kesehatan berbasis kunjungan ke rumah atau Homecare, pada 24...

Pemkab

Pemkab Jember Hapus Denda Pajak bagi Pelaku Usaha Berizin

by Mochamad Abdurrochim
20/07/2026 9:00 AM
0

JEMBER, Tugujatim.id - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember resmi menghapus sanksi administratif berupa denda pajak bagi pelaku usaha yang memiliki izin...

Unesa

Diduga Lakukan Kekerasan Verbal di Grup Whatsapp, Unesa Nonaktifkan Enam Mahasiswa

by Mochamad Abdurrochim
19/07/2026 12:53 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id – Sebanyak 6 mahasiswa vokasi dinonaktifkan sementara selama proses investigasi yang dilakukan Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan...

Mahasiswa UM.

Mahasiswa UM Kembangkan GS-PBL, Strategi Pembelajaran Berbasis Game Tingkatkan Kolaborasi Siswa

by Dwi Linda
19/07/2026 12:00 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Mahasiswa Universitas Negeri Malang (UM) kembali menghadirkan inovasi di bidang pendidikan. Yonna Divanka Yuanvanelli, mahasiswa UM Program...

Next Post
Mayat bayi.

Terbungkus Kain Merah, Mayat Bayi Laki-Laki Ditemukan di Warung Kopi Prigen Pasuruan

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID