MALANG, Tugujatim.id – Malam ke-20 Ramadhan 2023, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Islam Malang (FEB Unisma) menggelar peringatan Nuzulul Qur’an 1444 H di gedung FEB lantai 1, Senin (10/04/2023). Kegiatan FEB Unisma Berbagi ini terlaksana usai salat Duhur dengan menghadirkan dekan dan seluruh civitas academica.
Rangkaian acara FEB Unisma Berbagi ini mulai dari pembacaan khotmil Qur’an, istighotsah, dan doa bagi pendiri, dan pengabdi kampus. Selain itu, juga santuni anak yatim piatu dan duafa se-Malang Raya.

Dekan FEB Unisma Nur Diana SE MSi beri pesan tentang hikmah dan keutamaan peringatan Nuzulul Qur’an 1444 H saat memberikan sambutannya. Di antaranya, pentingnya meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT, umat Islam memahami sejarah dan peristiwa turunnya Al-Qur’an, serta edukasi mendekatkan diri kepada Al-Qur’an, lebih mencintai, memahami, dan mengamalkannya.
“Bulan suci Ramadhan 1444 H yang saat ini hadir di tengah-tengah kita. Kami berharap semua umat Islam dapat meningkatkan ibadah sebagai ladang pahala. Di tengah-tengah bulan suci ini telah hadir peristiwa Nuzulul Qur’an di mana turunnya Al-Qur’an kali pertama kepada Nabi Muhammad SAW sebagai pedoman bagi seorang muslim untuk diterapkankan dalam kehidupan,” jelasnya.

Dia juga mengatakan, kegiatan FEB Unisma Berbagi ini bentuk manifestasi dengan sesama saat Ramadhan. Tujuannya untuk menumbuhkan rasa empati, kasih sayang dengan sesama, serta kepedulian terhadap masyarakat sekitar yang tidak mampu dengan menyisihkan sebagian rezeki.
“Ini salah satu bentuk manifestasinya yaitu kita melakukan kegiatan berbagi dengan sesama. Terpenting ini untuk menumbuhkan rasa empati, kasih sayang dengan sesama, serta kepedulian terhadap masyarakat sekitar yang tidak mampu dengan menyisihkan sebagian rezeki yang diterima untuk menjadi hak mereka,” ujar Diana.

Dia juga memberikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada para donatur dari keluarga besar FEB Unisma Peduli yang telah mendukung program santunan yatim piatu duafa sehingga dapat menjalin tali silaturahmi. Momentum ini membuat FEB Unisma akan selalu hadir di tengah-tengah anak yatim piatu dan duafa. Tujuannya agar mereka juga merasakan keberkahan dan suka cita di bulan suci ini.
“Kami berharap mampu merekatkan ukhuwah wathaniyah dan ukhuwah Islamiyah,” ujarnya.
Sementara itu, panitia FEB Unisma Berbagi Khalikussabir SE MM sekaligus Wakil Dekan menjelaskan, acara menyantuni anak yatim dan duafa ini perwakilan saja. Dia menargetkan ada sekitar 200 anak yatim dan duafa yang disantuni, untuk yang hadir perwakilan saja.
Setelah prosesi santunan di kampus, panitia akan meluncur ke berbagai tempat untuk menyalurkan santunan dan sembako. Mulai dari di Kecamatan Ampeldento, Kecamatan Dau, Dinoyo, dan lain-lainnya. (adv)








