MALANG, Tugujatim.id – Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Islam Malang (FEB Unisma) makin moncer di penghujung 2023 ini. Bahkan, FEB Unisma makin dipercaya kampus internasional dalam menggelar program Inbound Mobility Student & Lecturer 2023 bersama Fakultas Entrepreneurship & Business Universiti Malaysia Kelantan.
Proses program FEB Unisma ini, sebanyak 15 mahasiswa hingga dosen University Malaysia Kelantan memadati ruang pertemuan lantai 7 Gedung Usman Bin Affan dalam acara Welcome Session pada 11 Desember 2023. Rombongan Universiti Malaysia Kelantan hadir berlangsung seminggu (10 -17 Desember 2023) untuk menjalankan berbagai program internasional. Mulai dari visiting industry, international community service, conference bersama, visiting scholar, visiting lecturer, classmeeting, performance culture, thesis examiner, design kurikulum, hingga gala dinner.

Salah satu upaya kedua belah pihak ini untuk saling mempererat hubungan antar universitas. Selain itu, juga memberikan wawasan global di bidang entrepreneurship, business, dan pengembangan lembaga.
Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Islam Malang Nur Diana SE MSi CBV CERA dalam sambutannya mengapresiasi dalam menyambut para mahasiswa asing ini.
“Kami sangat senang dengan kehadiran mahasiswa hingga dosen Universiti Malaysia Kelantan selama seminggu. Mereka akan mengikuti berbagai program internasional yang telah di-planning 3 bulanan. FEB Unisma merupakan kampus yang masuk 100 besar perguruan tinggi terbaik di Indonesia telah terakreditasi unggul dari LAMEMBA dan terakreditasi internasional FIBAA Jerman,“ ungkapnya.
Dia melanjutkan, program internasional ini juga melibatkan berbagai mitra lintas negara sehingga mencapai prestasi dan recognized internasional yang telah diraih FEB Unisma.

Untuk diketahui, program Inbound Mobility Program Student bersama University Malaysia Kelantan ini merupakan event kali keempat setelah pada akhir Februari 2020 telah menggelar program yang sama. Tujuannya untuk peningkatan kinerja kedua lembaga ini, dilanjutkkan dengan berbagai program kerja sama dalam joint research, kurikulum, join conference, dan lain sebagainya.
“Saat ini FEB Unisma menjalankan milestone entrepreneurs university sehingga kolaborasi program peningkatkan bidang entrepreneur tampaknya selaras dengan visi dan misi kedua lembaga ini. Harapan kami ke depannya, kerja sama ini akan terus meningkat dalam skema kerja sama akademik yang lebih luas, seperti program dual degree yang segera dilakukan pada 2024,” tambahnya.
Untuk beberapa pint kerja sama yang telah disepakati di antaranya Unisma dan Univeristy Malaysia Kelantan berupa collaborative research para dosen, pertukaran dosen, dan berbagai kegiatan keilmuan lainnya yang mendukung FEB Unisma menjadi salah satu universitas unggul dalam skala internasional.
Diana juga menyampaikan komitmennya untuk membuat soft skill mahasiswa sebagai kompetensi utama yang dipetakan dalam empat kategori.
“Academic knowledge, communication skill, management skill, dan skill of thinking. Jadi, Anda tidak hanya akan memperoleh hard skill, tapi juga soft skill untuk masa depan yang sukses,” ujarnya.

Dalam kegiatan pertukaran pelajar ini, dia berharap makin memperkaya pengalaman akademik mahasiswa agar terbiasa dengan budaya dan lingkungan sosial yang beragam. Jadi, mereka terlatih menjadi masyarakat inklusif dan multikulturalistik.
International Inbound Mobility Program yang digelar FEB Unisma ini digelar kegiatan yang bertema “Establishing International Collaboration to Generate World Class Entrepreneurs” dibuka oleh dekan FEB Unisma.
Sementara itu, pihak Universiti Malaysia Kelantan Dr Zulfaris mengatakan, sangat mengapresiasi yang tinggi buat FEB Unisma yang telah merancang berbagai kegiatan inovatif selama program dan hospitality yang sangat istimewa telah diberikan bagi mahasiswa dan dosen.
“Kami menunggu kunjungan balasan dari mahasiswa dan dosen FEB Unisma untuk hadir di UMK Malaysia dalam menjalankan program yang sama,” katanya (adv)
Editor: Dwi Lindawati








