• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Egrang.

Salah satu peserta unjuk tarian di Festival Egrang Jember. (Foto: Diki Febrianto/Tugu Jatim)

Jadi Bagian Kurikulum, Festival Egrang sebagai Arena Kreasi Pendidikan di Jember

Dwi Linda by Dwi Linda
1 year ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

JEMBER, Tugujatim.id – Permainan tradisional egrang kini memiliki peran baru di dunia pendidikan. Di Kecamatan Ledokombo, Kabupaten Jember, permainan ini telah diintegrasikan ke dalam modul ajar kurikulum di 12 sekolah, baik tingkat dasar maupun menengah.

Langkah ini merupakan hasil kolaborasi Tanoker Ledokombo bersama PLN Peduli, Dinas Pendidikan Kabupaten Jember, dan berbagai pihak lainnya. Egrang tidak hanya diajarkan sebagai keterampilan, tetapi juga sebagai medium pendidikan berbasis kearifan lokal.

You might also like

Jemaah haji Kabupaten Malang.

Update 2 Jemaah Haji Kabupaten Malang Wafat di Makkah, Sakit Sempat Dirawat di RS

04/06/2026 1:00 PM
Probolinggo.

Lukai Diri Sendiri, Perawat RS di Probolinggo Rekayasa Dibegal demi Tutupi Jual Motor sang Ayah

04/06/2026 12:32 PM

Implementasinya beragam, mulai dari kegiatan ekstrakurikuler, materi kearifan lokal dalam Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5), hingga menjadi mata pelajaran muatan lokal.

Baca Juga: Persela Lamongan Tundukkan RANS Nusantara FC 3-0, Geser Persibo dari Puncak Klasemen Grup 3 Liga 2

Sebagai wujud apresiasi terhadap kreativitas siswa, Festival Egrang yang selama ini rutin diselenggarakan, kini bertransformasi menjadi “Arena Gelar Karya”. Festival ini menampilkan berbagai kreasi tari egrang dari 12 sekolah prototipe yang meliputi enam sekolah dasar dan enam sekolah menengah pertama.

Founder Tanoker Ledokombo Farha Ciciek Abdul Kadir Assegaf menjelaskan, tujuan diadakan Festival Egrang tradisi lokal untuk memperkuat kolaborasi antar sekolah di Kabupaten Jember.

“Membangun jaringan antar Lembaga sekolah se-Kabupaten Jember, terutama sekolah yang menaruh perhatian khusus pada pengembangan permainan tradisi egrang dan menanamkan cinta tanah air di kalangan anak-anak melalui permainan tradisi tari egrang,” ujar Farha Ciciek pada Sabtu (14/12/2024).

Festival Egrang sebagai ruang inklusi budaya, menampilkan berbagai pertunjukan, seperti defile kolaborasi peserta egrang dengan tim Tanoker, pertunjukan seni budaya seperti statue show dan tarian khas pasar lumpur.

Baca Juga: Hadapi Puncak Hujan Februari 2025, BPBD Jember Siapkan Strategi Penanggulangan Bencana Hidrometeorologi

Tidak hanya itu, juga ada lomba edukatif, seperti lomba mewarnai dan tumpeng mini dan pameran budaya seperti Galeri Egrang, kerajinan lokal, dan poster ide sosial. Di momen tersebut, pengunjung juga dapat menikmati kuliner khas Ledokombo, permainan tradisional seperti polo lumpur dan bakiak, hingga fasilitas layanan kesehatan gratis.

Festival ini dirancang sebagai perayaan budaya yang inklusif, menghormati keberagaman, dan keindonesiaan ala Pandalungan.

“Kearifan lokal adalah warisan berharga. Melalui egrang, kami berharap generasi muda tidak hanya mengenal budaya tradisi, tetapi juga menjadikannya bagian dari kehidupan sehari-hari,” jelas Farha Ciciek.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id

Writer: Diki Febrianto

Editor: Dwi Lindawati

Tags: Berita Kabupaten Jember hari iniFestival egrang di JemberKabupaten Jember hari iniPermainan egrang
Dwi Linda

Dwi Linda

Related Stories

Jemaah haji Kabupaten Malang.

Update 2 Jemaah Haji Kabupaten Malang Wafat di Makkah, Sakit Sempat Dirawat di RS

by Dwi Linda
04/06/2026 1:00 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Kabar duka datang dari dua jemaah haji Kabupaten Malang yang meninggal dunia di Makkah, Arab Saudi. Mereka...

Probolinggo.

Lukai Diri Sendiri, Perawat RS di Probolinggo Rekayasa Dibegal demi Tutupi Jual Motor sang Ayah

by Dwi Linda
04/06/2026 12:32 PM
0

PROBOLINGGO, Tugujatim.id - Kasus dugaan pembegalan yang sempat menghebohkan warga Kabupaten Probolinggo akhirnya terungkap. Seorang perawat RSUD Waluyo Jati Kraksaan...

Harga telur di Bojonegoro.

Harga Telur di Bojonegoro Merosot 3 Hari Berturut-turut, Pedagang Untung Peternak Buntung

by Dwi Linda
04/06/2026 12:03 PM
0

BOJONEGORO, Tugujatim.id – Harga telur ayam di sejumlah pasar tradisional di Kabupaten Bojonegoro merosot dalam beberapa hari terakhir. Kondisi harga...

Pameran Seni Surabaya.

Catat Tanggalnya! Ini Deretan Pameran Seni Surabaya yang Digelar Sepanjang Juni 2026

by Dwi Linda
04/06/2026 11:07 AM
0

SURABAYA, Tugujatim.id - Memasuki bulan Juni 2026, acara-acara yang diselenggarakan di Surabaya banyak macamnya, salah satunya pameran seni. Mau tahu...

Next Post
Salafiyah Shirothul Fuqoha.

Grand Final Festival MQKK Ponpes Salafiyah Shirothul Fuqoha’ Malang, Wadah Pengkaderan Ulama dan Tokoh Masyarakat di Masa Depan

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID